Share

Chapter 39

Author: Atieckha
last update publish date: 2026-06-18 21:31:47

Begitu pintu ruangannya tertutup dan Salsa keluar, Nathan langsung melonggarkan dasinya yang terasa mencekik leher. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi. Dia tidak membuang waktu untuk memikirkan hal lain dan langsung meraih ponsel pribadinya di atas meja kerja. Targetnya sudah jelas, yaitu menghancurkan Aditya hari ini juga tanpa perlu mengotori tangannya sendiri.

Nathan membuka ruang obrolan rahasia dengan kepala keamanan pribadinya. Pria itu langsung mengetikkan nama lengkap Aditya beserta al
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Najwa Alhuda
semangatttt Thor 🫰🏻🫶🏻🫰🏻
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 53

    Pagi harinya, Nyonya Abimanyu sudah berdandan sangat cantik. Meskipun tidak ada agenda keluar rumah, wanita paruh baya yang sangat menyukai penampilan glamor dan barang-barang mewah itu tetap tampil modis. Pagi ini, dia turun tangan langsung ke dapur, ikut menyiapkan sarapan untuk keluarga tercinta, termasuk untuk Raka dan Salsa.Di sela-sela kesibukan itu, tiba-tiba kepala pelayan mendekat ke arahnya. Pelayan itu bermaksud untuk memberikan laporan bahwa tugas rahasia tadi malam telah berhasil dilaksanakan, sembari menyodorkan ponselnya untuk memperlihatkan rekaman video saat dia memergoki Nathan melangkah masuk ke kamar tamu yang ditempati Salsa.“Jadi, kamu benar-benar melihat putraku masuk ke kamar tamu tempat Salsa tidur?” tanya Mommynya Nathan, memastikan dengan mata berbinar saking iya sangat penasaran.“Benar, Nyonya. Saya melihat sendiri Tuan Muda Nathan masuk ke dalam kamar itu. Bahkan, beliau berada di sana hampir lima belas menit,” adu si kepala pelayan dengan bangga, meras

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 52

    “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu dan tidak akan pernah membiarkanmu berjuang sendirian untuk balas dendam,” ujar Zara, suaranya terdengar begitu meyakinkan, seolah dia adalah malaikat penolong untuk Aditya.Namun, Aditya bukanlah orang bodoh. Dia tahu persis bahwa wanita di hadapannya ini tidak mungkin melakukan pengorbanan sebesar itu secara cuma-cuma. Zara juga memiliki dendam pribadi yang jauh lebih mengerikan terhadap Salsa. Meski begitu, Aditya sama sekali tidak berniat mempermasalahkannya. Siapa pun dalang di balik kebencian itu tidaklah penting. Hal utama yang ada di benaknya saat ini adalah kepastian bahwa begitu ia keluar dari penjara nanti, dia sudah memiliki uang untuk mewujudkan keinginannya dan tempat untuk berteduh. Dia tahu Zara tidak sedang membual.“Thanks,” jawab Aditya, matanya menyipit penuh keyakinan kalau kemenangan akan berpihak pada mereka.Mendengar respons itu, Zara tersenyum hangat pada sang mantan. Dia menyentuh kedua tangan Aditya yang terhalang pemba

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 51

    Ketika jarum jam di London baru menunjukkan pukul tiga dini hari—waktu di mana Salsa terpaksa terjaga demi melayani nafsu Nathan di atas ranjang—di belahan bumi yang lain, matahari sudah meninggi. Waktu telah bergeser ke pukul sembilan pagi, jam sibuk di mana Zara sudah tampil nyentrik dan bersiap melangkahkan kaki menuju Rumah Tahanan untuk menemui Aditya. Hubungan masa lalu mereka memang sudah lama kandas, namun belakangan ini Zara sengaja membuka kembali jalinan komunikasi yang sempat terputus. Ada satu tujuan besar yang menyatukan mereka berdua, keinginan menggebu untuk membalas dendam dan menghancurkan Salsa.Di dalam sel tahanannya, Aditya sering sekali teringat pada hari kelam saat hidupnya dihancurkan dalam hitungan hari. Dia masih ingat betul bagaimana segerombolan preman berbadan tegap tiba-tiba merangsek masuk ke ruang kerjanya, mengobrak-abrik tempat itu, dan merampas paksa ponselnya serta benda-benda elektronik miliknya. Saat tubuhnya dihajar habis-habisan, sayup-sayup A

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 50

    “Om,” Salsa spontan menegakkan tubuhnya di atas ranjang, ia terkejut bukan main begitu mendapati sosok Nathan tiba-tiba melangkah masuk ke dalam kamar yang ia tempati.“Aku mau bicara, kemarilah,” panggil Nathan datar. Pria itu langsung berjalan menuju sofa di dekat layar besar yang ada di dalam kamar itu.Salsa yang tadinya sedang berbaring sambil memainkan ponsel di atas ranjang terpaksa meletakkan gawainya di atas ranjang. Dia turun dari tempat tidur, lalu melangkah mendekat untuk ikut duduk di sofa yang posisinya tepat berhadap-hadapan dengan Nathan. Salsa yakin ada hal penting yang akan dibicarakan oleh pria ini. Jika dia datang hanya untuk minta jatah darinya, kemungkinan besar Nathan langsung akan menyentuhnya. Meskipun Salsa sekarang mengenakan gaun tidur yang sangat seksi. Tapi nyatanya Nathan sama sekali tidak tergoda untuk menyentuhnya.“Ada apa, Om?” tanya Salsa, berusaha menjaga agar sikap dan suaranya terdengar biasa saja di telinga Nathan. Padahal jantungnya menggedor-g

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 49

    “Nathan, kamu tidak pernah membawa perempuan ke rumah ini, terutama ke hadapan Mommy dan Daddy. Apa ini artinya Salsa gadis yang spesial di hatimu?” tanya sang Mommy menyelidik.Malam itu, mereka akhirnya memutuskan untuk menginap di kediaman megah kedua orang tua Nathan Abimanyu. Baik Salsa maupun Raka langsung diantarkan ke kamar tamu masing-masing untuk beristirahat. Namun, begitu kedua bawahannya itu masuk ke kamar, Nathan tidak bisa langsung melarikan diri ke kamarnya sendiri. Dia mendadak dipanggil untuk pergi ke kamar orang tuanya. Ada sesuatu yang berbeda dari sosok Salsa yang langsung mencuri perhatian dan membuat kedua orang tua Nathan penasaran setengah mati. Di mata mereka, meski jarak usia Nathan dan Salsa terpaut sangat jauh, aura matang Nathan sama sekali tidak terlihat jomplang saat bersanding dengan kepolosan Salsa. Mereka justru terlihat sangat serasi.“Mom, jangan mulai lagi, ya. Berapa kali Nathan harus bilang kalau Salsa itu cuma bawahan Nathan di kantor. Dia itu

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 48

    Jet pribadi tipe Bombardier Global 7500 milik Nathan memang merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya. Memiliki jangkauan terbang luar biasa yang mampu menempuh rute antarbenua, pesawat mewah ini dapat langsung melesat tanpa perlu transit ataupun singgah sekadar untuk mengisi bahan bakar. Selama hampir lima belas jam berikutnya, burung besi itu membelah langit malam, membawa mereka langsung menuju London.Namun, kejutan pertama langsung menyambut Salsa begitu mereka mendarat di kota tujuan. Alih-alih mengarahkan kendaraan menuju hotel mewah, iring-iringan mobil yang menjemput mereka justru melaju menuju kediaman pribadi milik kedua orang tua Nathan. Bagi Raka, menginap di rumah keluarga atasannya mungkin sudah menjadi hal biasa. Namun bagi Salsa, situasi ini seketika memicu kepanikan di dalam hatinya. Bagaimana dengan dirinya? Apa yang akan dipikirkan oleh orang tua Nathan saat melihat putra mereka membawa seorang wanita untuk menginap di tempat ini? Apa jangan-jangan mereka hanya

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Janjian di Hotel

    “Keluar kamu dari sini!” bentak Salsa sambil mendorong tubuh pria tinggi itu.Dia bahkan nekat memukulkan baskom yang selalu ia pakai untuk mengambil air saat lap badan ayahnya ke dada Aditya. Adit yang terkejut langsung melangkah mundur untuk menghindari amukan Salsa.“Jawab pertanyaanku,” tuntut

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Siapa Pria itu?

    Pria berjaket kulit hitam dan bertubuh kekar itu berdiri di depannya, membuat Aditya langsung mati kutu. Postur tubuh pria itu benar-benar berbanding terbalik dengan postur tubuh Aditya yang tinggi dan kurus, sementara pria berjaket kulit hitam itu mirip sekali dengan tukang pukul yang biasa ada di

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ciuman Panas di Ruang CEO

    “Kenapa sudut bibirnya terluka?” tanya Nathan. Dia akan merasa sangat bersalah jika luka itu diakibatkan oleh ciuman panas mereka. Kalau saja Salsa tidak merintih kemungkinan Nathan tidak akan tahu ada luka kecil tapi dalam di sudut bibir gadis ini.“Tadi ditampar sama Ibu. Soalnya Salsa disuruh j

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Berkabut Hasrat

    Tanpa memedulikan Salsa, wanita itu langsung membalikkan badan dan pergi begitu saja dari kamar rawat. Pintu ditutup dengan kasar sampai bunyi keras. Salsa masih berdiri di tempatnya sambil memegangi pipinya yang terasa kebas akibat tamparan tadi. Rasa perihnya masih sangat terasa, tapi dia langsun

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status