共有

BAB 265

作者: Rainina
last update 公開日: 2026-04-10 23:32:09

Sienna membuka mulutnya, bersiap melontarkan bantahan atau alasan logis tentang betapa gentingnya situasi mereka saat ini. Namun, kata-kata itu mati di ujung lidahnya.

Ia menatap mata merah suaminya yang meredup, lalu tanpa sadar memutar kembali ingatannya selama beberapa hari terakhir.

Sejak insiden demam itu, isi kepala dan setiap kalimat yang keluar dari mulut Sienna memang tidak pernah jauh dari kecurigaan, penyelidikan, dan strategi.

Ia memperlakukan pria yang berdiri di hadapannya ini l
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 265

    Sienna membuka mulutnya, bersiap melontarkan bantahan atau alasan logis tentang betapa gentingnya situasi mereka saat ini. Namun, kata-kata itu mati di ujung lidahnya.Ia menatap mata merah suaminya yang meredup, lalu tanpa sadar memutar kembali ingatannya selama beberapa hari terakhir. Sejak insiden demam itu, isi kepala dan setiap kalimat yang keluar dari mulut Sienna memang tidak pernah jauh dari kecurigaan, penyelidikan, dan strategi. Ia memperlakukan pria yang berdiri di hadapannya ini layaknya seorang jenderal perang, melupakan fakta bahwa pria ini adalah suaminya yang baru saja melewati hari-hari yang melelahkan.Sadar akan kesalahannya, perlahan Sienna kembali menutup mulutnya. Bahunya yang tegang sedikit menurun.Melihat istrinya terdiam, pria itu menghela napas panjang dan berat. Ia melangkah maju, memangkas jarak di antara mereka, lalu merengkuh tubuh ramping Sienna ke dalam pelukannya yang hangat dan protektif. Lucian membenamkan wajahnya di perpotongan leher Sienna, me

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 264

    Di ruang kerja pribadi Kaisar, Lucian duduk dalam keheningan yang mencekam. Mata merahnya yang tajam menatap lurus ke arah seorang pria berpakaian serba hitam yang tengah berlutut dengan satu kaki di atas karpet. Pria itu adalah salah satu ksatria bayangan elitnya, anjing pelacak paling mematikan yang diutus secara khusus untuk membuntuti kepergian mendadak Lady Lesley tempo hari."Laporanmu." titah Lucian.Ksatria bayangan itu menundukkan kepalanya semakin dalam. "Sesuai perintah Anda, Yang Mulia. Saya mengikuti kereta kuda keluarga Saxony yang ditumpangi oleh Lady Lesley tanpa terdeteksi."Ksatria itu mengambil napas sejenak, suaranya terdengar sangat serius dan tegang."Alasan tentang Count Saxony yang sakit keras murni sebuah kebohongan, Yang Mulia. Count dan Countess dalam keadaan sehat. Namun, yang paling krusial adalah... saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa Pangeran Arthur berada di sana."Keheningan seketika membungkus ruangan tersebut. Rahasia terbesar yang di

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 263

    Dua hari kemudian, langit ibu kota tertutup awan kelabu, seolah mencerminkan suasana pekat yang kini mengungkung kamar utama kekaisaran.Di sekeliling meja teh bundar berukir emas di dekat jendela, tiga wanita duduk dalam keheningan yang luar biasa mencekik. Lady Lesley telah kembali ke istana pagi ini. Di balik gaun sutranya yang mengembang, perban ketat masih membalut betisnya yang terkoyak akibat pecutan ayahnya. Setiap kali ia memindahkan berat badannya, rasa perih yang luar biasa menyengat sarafnya. Namun, ia menahan rasa sakit itu mati-matian, memaksakan wajahnya untuk terlihat normal.Matanya yang gelisah sesekali melirik tajam ke arah Lady Elizabeth dari balik cangkir tehnya. Pikiran Lesley berkecamuk penuh kecurigaan. Apakah Elizabeth pion baru yang dimaksud Pangeran Arthur? batin Lesley. Arthur mengatakan ada dayang lain yang akan ditanam bersamanya. Jika Elizabeth benar-benar bekerja untuk Arthur juga, maka putri Duke itu adalah ancaman langsung bagi kelangsungan hidupn

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 262

    "Kau sudah gila." ucap Elizabeth dingin . Ia menatap lekat-lekat wanita bergaun merah di hadapannya, mencari sisa-sisa kewarasan dari teman masa kecilnya itu, namun yang ia temukan hanyalah kegilaan di matanya.Mendengar perkataan itu, Alexandria justru memiringkan kepalanya. Senyum di bibirnya perlahan melebar, diiringi tawa pelan yang mengalun memuakkan."Gila?" ulang Alexandria, seolah kata itu adalah sebuah pujian yang manis. Ia melangkah maju, memaksa Elizabeth untuk mundur hingga punggungnya nyaris menabrak pintu yang menjadi pembatas antara balkon dan aula pesta. "Di Kekaisaran yang dikuasai oleh seorang tiran berdarah dingin dan seorang wanita sihir yang manipulatif, menjadi gila adalah hal yang normal, Elizabeth."Alexandria mencondongkan tubuhnya, menatap Elizabeth dengan sorot mata yang menguliti. "Buka matamu lebar-lebar. Kau pikir kau aman dengan terus menunduk dan berpura-pura bodoh di hadapan Sienna?”“Kau pikir pelacur itu tidak tahu bahwa ayahmu mengirimmu untuk men

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 261

    Mata Elizabeth membelalak sempurna, seolah baru saja melihat hantu di hadapannya. Napasnya tercekat di tenggorokan. Nama itu... nama yang seharusnya sudah terkubur bersama sejarah berdarah perebutan takhta berbulan-bulan yang lalu."Apa... apa maksudmu?" tanya Elizabeth, suaranya bergetar hebat, nyaris tenggelam dalam deru angin malam di balkon. Ia melangkah mundur satu tindak, menjauh dari Alexandria. "Apa kau gila? Apa kau menemui mantan Putra Mahkota di penjara bawah tanah? Menghubungi tahanan politik kekaisaran adalah tindakan pengkhianatan berat, Alexandria!"Elizabeth benar-benar terguncang. Pelarian Pangeran Arthur dari penjara terdalam istana adalah rahasia tingkat tinggi yang dijaga ketat oleh Lucian dan Damien. Bahkan seorang putri Duke seperti dirinya pun tidak mengetahui fakta tersebut. Baginya, Arthur masih membusuk di kegelapan bawah tanah.Alexandria justru tertawa kecil melihat kepanikan Elizabeth. Tawa yang terdengar sangat merdu namun mengerikan di tengah kesunyia

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 260

    "Lexy." jawab Elizabeth pelan. Suaranya nyaris tenggelam oleh alunan musik orkestra, namun cukup jelas untuk menggemakan kepingan masa lalu di antara mereka. Dulu, bertahun-tahun yang lalu sebelum bayang-bayang kekuasaan dan ambisi membutakan mata, mereka adalah teman dekat. Mereka kerap menghabiskan waktu bersama, berbagi teh, tawa, dan rahasia layaknya gadis bangsawan pada umumnya. Namun, semua itu perlahan hancur ketika Alexandria resmi ditetapkan sebagai tunangan Duke of Lorraine.Kesombongan sebagai calon istri penguasa utara itu benar-benar mengambil alih kewarasan Alexandria. Wanita itu mulai merasa dirinya memiliki status yang jauh lebih tinggi dari siapapun di kekaisaran. Alexandria bahkan mulai bertingkah angkuh dan merendahkan Elizabeth, seolah lupa bahwa Elizabeth adalah seorang putri Duke yang memiliki kedudukan tak kalah tinggi. Persahabatan mereka pun menguap tanpa sisa, digantikan oleh dinding arogansi yang dibangun Alexandria sendiri.Mendengar nama kecilnya dipa

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 17

    Di luar sana, suasana hening kembali tercipta, namun kali ini aroma darah memenuhi udara.Para bandit itu... mereka benar-benar telah membuat kesalahan terakhir dalam hidup mereka. Mereka mengira kereta mewah yang melintas tanpa iring-iringan bendera besar itu adalah milik pedagang kaya yang lemah.

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 18

    Sienna memekik tertahan saat kakinya tiba-tiba menjauh dari tanah. Dalam satu gerakan cepat, Lucian telah mengangkatnya ke dalam gendongan, seolah berat badan Sienna tidak berarti apa-apa."T… Tuan Duke! Apa yang Anda..." Sienna yang panik, melingkarkan tangannya ke leher Lucian secara refleks.Waj

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 20

    Damien membuka mulutnya, hendak menjawab pertanyaan itu. Tapi sebelum ia bisa mengatakan apapun, suara roda kereta dan derap langkah kuda yang berat tiba-tiba memecah keheningan malam, menarik perhatian semua orang di perkemahan itu.Rombongan kedua telah tiba. Itu adalah kereta logistik yang memba

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 12

    "Tu... Tunggu..."Sienna bicara dengan suara tergagap. Ia memberanikan diri mengangkat wajahnya sedikit, menatap sosok menjulang yang siap menyeretnya pergi itu."Tolong... berikan saya satu malam lagi."Mendengar itu, Lucian mengangkat alisnya, menunjukkan ketidaksenangan. "Satu malam?""Saya..."

    last update最終更新日 : 2026-03-17
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status