LOGINSebelum jam pulang kerja di Hari Raya, adikku mengirimkan pemberitahuan pindah rumah di grup keluarga. Setelah aku mengikuti alamat itu dan berganti bus lima kali, yang ada di depanku hanya pegunungan dan hutan belantara. Di telepon, adikku berbicara dengan nada yang sangat puas. "Berhasil! Ngerjain dia, sukses! Bus terakhir sudah jalan, lihat saja kamu mau gimana!" Aku membatu di tempat, sementara orang tuaku tertawa terbahak-bahak. "Kata-kata begitu saja, dia percaya. Nurun dari siapa sifat bodohnya itu?" "Kami mau makan malam keluarga. Kamu pulang sendiri, jalan kaki saja." Setelah itu, ayah ibuku malah berdebat sifatku lebih mirip siapa di telepon. Saat merasa putus asa, aku menggunakan sisa baterai terakhir ponselku untuk menelepon pacarku. Saat telepon terhubung, suara latar yang familier terdengar lagi. Tawa pacarku terdengar santai, diiringi nada ejekan dia berkata, "Vinka, tadi Tante sama Paman sudah bilang, kamu pulang sendiri saja." "Ini ‘kan bukan pertama kalinya kamu dikerjain, jangan baper!" Telepon pun dimatikan dengan kejam. Kalau dulu, aku pasti akan menangis sambil menelepon balik, memohon agar mereka menjemputku. Tapi kali ini, melihat ribuan lampu rumah di kejauhan, aku mendadak merasa lelah. Adikku suka permainan prank saat Hari Raya, dan keluargaku ikut bermain dengannya. Dua tahun lalu, dia memasukkan bulu buah rambutan ke dalam gelasku hingga asmaku kumat. Tahun lalu, dia mengganti sampoku dengan krim pembersih bulu, hingga aku gagal wawancara kerja. Tahun ini ... keluargaku jelas-jelas tahu kalau aku takut gelap. Tapi mereka malah bekerja sama membohongiku, hingga aku sampai ke pinggiran kota. Sementara mereka di meja makan, bertaruh berapa menit lagi aku akan memohon mereka. Aku tidak menangis atau mengamuk. Di dalam kegelapan, aku melangkah menuju arah yang berlawanan dari rumah. Permainan ini, aku nyatakan selesai secara sepihak.
View MoreYudis tidak mengucapkan sepatah kata pun.Akhirnya dia sadar bahwa aku bukannya sedang melampiaskan emosi, melainkan sudah benar-benar melepaskannya dari lubuk hati yang paling dalam.Jadi, sebanyak apa pun hal yang dia lakukan, sebanyak apa pun pengorbanannya, dan serendah apa pun dia menurunkan gengsinya, aku tidak akan pernah berbalik lagi.Keesokan paginya, kamar apartemen di seberang sudah kosong.Sebelum pulang, Yudis meninggalkan sebuah memo kertas untukku.Di atasnya hanya tertulis, [Aku menunggumu.]Tanpa melihatnya lagi, aku langsung melempar memo itu ke tempat sampah.Namun, baik aku maupun dia, tidak menyangka bahwa setelah dia pulang, masalah yang sebenarnya baru saja dimulai.Milla, yang sudah tidak mengontrol emosinya lagi, melampiaskan seluruh obsesinya kepada Yudis.Dia memang menyukai Yudis dari dulu. Sekarang, para kerabat bilang dia iri padaku sampai sengaja merusak acara pertunanganku.Oleh karena itu, Milla yakin bahwa asal bisa menikah dengan Yudis, kehidupannya
Yudis berdiri seorang diri di jalanan kota asing, menarik sebuah koper sederhana dengan penampilan yang tampak sangat lelah.Dia kelihatan jauh lebih kurus, dagunya ditumbuhi janggut tipis.Matanya cekung, seperti sudah lama tidak tidur dengan nyenyak.Kelihatan sekali, kalau dia baru saja melakukan penerbangan transit semalaman untuk sampai di Kota Gilan.Demi bisa berbicara denganku secara langsung, dia rela menempuh ribuan kilometer mengejarku sampai ke kota ini.Saat melihatku, Yudis melangkah cepat ke arahku dan berbicara dengan nada rendah hati."Vinka, maafkan aku karena lancang ke sini. Kamu blokir aku, aku benar-benar kangen banget sama kamu ...."Dia mengulurkan tangan hendak menarikku.Aku mundur satu langkah sambil mengerutkan dahi dalam-dalam."Kamu pulang saja, di sini cuma buang-buang waktu."Namun, Yudis sama sekali tidak mau mendengarkanku."Vinka, beri aku waktu."Sejak hari itu, tanpa memedulikan laranganku, Yudis tetap bertahan di Kota Gilan.Dia menyewa rumah tepat
Setelah hidup stabil selama tiga bulan di Kota Gilan, aku perlahan mulai terbiasa dengan kehidupan di sini.Sejak saat itu, Papa dan Mama tidak pernah berani menghubungiku lagi.Kekacauan tentang keluarga itu ... sudah terputus sepenuhnya dariku.Kecuali Yudis.Setelah acara pertunangan itu, dia tidak pernah berhenti mengirimkan pesan padaku.Awalnya dia bersikap keras dan dingin.[Kamu mau tinggal di Kota Gilan sampai kapan?][Urusan orang tuamu itu nggak ada hubungannya sama kita berdua, kamu benaran nggak mau memberi penjelasan padaku?]Kemudian setelah tahu aku tidak kunjung membalas, dia mulai panik.[Vinka, kantor bilang kamu ambil kontrak sepuluh tahun, bahkan berniat menetap di sana.][Kamu benaran nggak mau balik lagi? Sudah lama nggak menghubungiku, kamu mau benar-benar putus?][Vinka, aku tahu aku salah, oke? Dulu aku yang salah, aku nggak seharusnya ikut-ikutan bilang kamu baperan, nggak seharusnya cuma diam saat melihat kamu dikerjain.][Aku kira mereka cuma bercanda biasa
Setelah rekaman suara di acara pertunangan itu terbongkar, keadaan di rumah benar-benar kacau balau.Status tanpa hubungan darah, hingga rencana jahat untuk memberi obat bius, menjadi bahan gunjingan para kerabat setiap hari.Papa dibawa oleh polisi untuk diselidiki, sedangkan Yudis memutuskan hubungan secara sepihak.Rentetan kejadian ini menghancurkan rasa superioritas Milla selama ini.Hanya dalam waktu singkat selama setengah bulan, Milla yang dulunya bersikap seenaknya dan menjadikan kegiatan mengerjaiku sebagai hiburan, berubah total.Dia mengunci diri di kamar, tidak mau keluar, tidak bersosialisasi, dan emosinya menjadi sangat tidak stabil.Selain mengalami insomnia sepanjang malam, dia juga sering menangis dan mengamuk tanpa alasan. Dia juga membanting barang-barang.Dokter bilang, ini adalah depresi berat.Kalau dulu, Mama pasti sudah panik dan keliling mencari obat ke mana-mana.Tapi sekarang, Mama punya hal lain yang lebih penting untuk diurus.Tanpa memedulikan emosi Milla






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.