Share

280. Ceraikan Aku!

Author: LilyLembah03_
last update Last Updated: 2026-02-28 15:28:58

"APA SEKARANG KAU MULAI MENYESAL KARENA SUDAH MENJADIKANKU ISTRI?!"

"APA YANG KAU BICARAKAN, LILY!" Benji ikut membentak begitu melihat istrinya yang kini mulai bicara melantur.

"Lalu aku harus bilang apa?! Kenapa aku tidak boleh bicara seenaknya padamu?!" tanya perempuan itu kali ini sambil merangsek maju dan mendorong dada suaminya dengan tenaganya yang tidak seberapa.

"Kalau aku tidak bersikap baik, apa kau akan menceraikanku? Kalau aku tidak bersikap sesuai keinginanmu, apa kau akan mencari
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
LilyLembah03_
ternyata marah-marah bukan karena pms, tapi hamil wkwkwkww
goodnovel comment avatar
LilyLembah03_
yeayyyy authornya jadi nenek hahahaha
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
nah ..bila wanita uring uringan.. sensitive.kamu harus curiga Benji.. terimakasih Lily sudah hamil lagi.jaga istrimu dengan baik.jangan hanya Nana menantu yg di sayang Geo.lily lebih ber hak drpd Nana
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Sentuhan Candu Tuan Benji   300. Hanya Aku

    Benji terbangun dengan sebelah tangannya yang terasa berat.Begitu berhasil membuka mata dengan sempurna, Benji tersenyum lega melihat kehadiran perempuan cantik yang kini tengah terlelap sambil menenggelamkan wajah di sisi tubuhnya. Dia menggenggam tangan besar Benji yang terbebas dari infus begitu erat, seolah takut jika sang suami akan kabur."Sejak kapan dia tidur di sini? Pasti tidak nyaman ...," gumam Benji sambil memandang lekat istrinya yang kini setengah wajahnya tertutup rambutnya sendiri.Belum lama memperhatikannya, Lily yang tiba-tiba mengerjap dan membuka mata membuat senyum Benji sontak tersungging lebar. Dan Lily yang menyadari suaminya telah bangun, sontak duduk dengan tegak sambil mendelik terkejut."Kapan Mas Benji sadar?" tanya perempuan itu tidak santai."Belum lama ...," jawab pria itu sedikit serak."Kenapa tidak membangunkanku?!" bentak Lily tiba-tiba dengan wajah marah sambil bangkit berdiri."Aku pikir kau masih mengantuk ...," jawab Benji sedikit terkejut de

  • Sentuhan Candu Tuan Benji   299. Berhak Tahu

    Firasat buruk Lily rupanya menjadi kenyataan.Mimpi buruk itu tersuguh di depan mata begitu Lily terbangun dari tidur. Datang bersama kabar dari Kiello bahwa suaminya sedang berada di rumah sakit sejak tengah malam tadi.Benji tertembak oleh Abia. Pria sipit itu dijebak di rumahnya sendiri bersama sang ayah oleh mantan istrinya. Entah bagaimana bisa perempuan itu masuk ke rumah mereka, yang jelas suaminya kini berada dalam bahaya.Bagaimana bisa Lily bisa tidur nyenyak sejak semalam dan baru diberitahu sekarang?Natsuki dan Akane bahkan sudah ada di rumah sakit. Seluruh keluarga berkumpul di sana untuk melihat keadaan suaminya. Hanya Lily yang baru dikabari pagi ini."Tidak bisakah kau menyetir sedikit lebih cepat?!" Rasa kesal yang bersarang di dada membuat Lily menegur ketus Kiello yang kini duduk di kursi kemudi untuk menjemputnya."Tidak perlu buru-buru, Lily. Bahaya ...," sahut Kiello lembut sambil sejenak melirik raut wajah ipar sekaligus sahabatnya yang tampak marah."Kalau kau

  • Sentuhan Candu Tuan Benji   298. Perempuan Gila

    Mobil Benji tiba-tiba mogok di jalan menuju rumah ayahnya.Entah apa yang salah dari mobil yang baru diservice beberapa hari lalu tersebut, yang jelas mesinnya mati total di jalan yang sepi. Beruntung ada Geovano yang lewat memang untuk menemuinya ke rumah. Atas usulan Geovano, Benji pun tidak jadi menemui sang istri yang kini telah aman di rumah ayahnya. Pria sipit itu memilih fokus mencari siapa pelaku di balik teror cukup berani di rumahnya sambil menunggu mobil yang diperiksa oleh montir.Namun, belum lama berada di sana, Benji mendapat telepon dari salah satu pembantu di rumahnya. Siska, salah satu pelayan yang selama ini juga sudah lama bekerja padanya, menginformasikan bahwa pelaku telah tertangkap dan diamankan di rumah.Namun, perempuan itu bilang tidak ada yang mengenalinya. Jadi, tanpa pikir panjang, Benji dan Geovano yang sudah kelewat penasaran segera ke rumah Benji untuk mengeceknya.Siapa sangka, sesaat ayah dan anak itu memasuki rumah, pintu tiba-tiba terkunci dari lu

  • Sentuhan Candu Tuan Benji   297. Masih Terlalu Nyaman

    Suasana di kediaman Benjamin Kaisar terasa mencekam. Apalagi setelah Lily diantar ke rumah mertuanya.Kini, sang tuan rumah tidak lagi berusaha menahan amarahnya. Karena sebelum hadirnya Lily di rumah ini, Benjamin Kaisar memang bukan tipe majikan yang disukai para pekerjanya."Sebenarnya untuk apa aku menggaji kalian? Tidak ada yang bekerja dengan becus di sini!"Seperti sore ini, Benji memaki para penjaga baru yang belum genap dua hari bekerja di rumahnya. Tidak terkecuali para pelayan yang juga jadi sasaran kemarahan."Kemarin kalian lihat sendiri, ada yang meneror istriku dengan bangkai tikus dan darah. Barang itu berhasil masuk ke rumah dengan mudah.""Aku sudah memperingati, memerintahkan kalian untuk lebih waspada.""LALU BAGAIMANA BISA TEROR ITU SEKARANG BISA MASUK KAMARKU?!""Apa gunanya aku menambah penjaga? Kalian semua tidak bekerja!" Benji memaki orang-orang yang bahkan tidak tahu harus membela diri dengan kalimat macam apa. Karena bersuara pun rasanya sangat menakutkan,

  • Sentuhan Candu Tuan Benji   296. Aku Mau Pulang

    "Kenapa kau memecat mereka?!"Pagi-pagi sekali, Lily sudah mendapati kabar bahwa Benji sudah memecat lima penjaga yang sudah bekerja bertahun-tahun padanya. Hal yang tentu saja langsung membuat perempuan itu tidak suka."Mereka tidak berguna. Untuk apa aku melihat mereka di sini?" sahut Benji santai sambil memakai dasi guna siap-siap berangkat kerja.Lily yang baru saja kembali dari dapur setelah membantu pembantu yang lain membereskan meja makan, sontak berjalan mendekat dan berdiri di depan suaminya sambil menyorot tajam."Mereka tidak tahu soal paket itu karena biasanya aku memang sering menerima paket, Mas. Kenapa kau marah sekali?" tanya Lily tidak habis pikir.Namun, Benji malah mengabaikannya dan sibuk berkaca."Kau tidak memikirkan para penjaga itu yang mungkin saja susah mendapat pekerjaan baru di luar sana? Kau tidak memikirkan anak istri mereka? Mereka sudah lama bekerja padamu, bagaimana kau bisa begitu mudah memecat mereka, Masss?" rengek Lily sambil menarik lengan suamin

  • Sentuhan Candu Tuan Benji   295. Belum Bisa Menjaga

    Benji berlari turun dengan handuk yang hanya menutupi hingga pinggang sesaat mendengar teriakan istrinya.Jatung pria itu berpacu kencang karena panik. Namun, melihat Lily yang kini tengah duduk di sofa ruang tengah sambil meringkuk, pria itu jadi sedikit lebih tenang. "Ada apa, Lily? Kenapa kau berteriak?" tanya Benji terkejut sambil berlari menghampiri istrinya.Di saat yang sama, Bu Anin juga keluar dari dapur dan berjalan cepat menuju perempuan itu. "Iya, Nak. Kau kenapa?" tanya Bu Anin ikut khawatir setelah tadi meninggalkan masakannya buru-buru, takut sang majikan kenapa-kenapa.Lily yang masih meringkuk sambil menenggelamkan wajah di balik lipatan lututnya hanya diam dengan tubuh gemetar. Melihat tingkah aneh istrinya, Benji pun segera mendekat dan duduk di samping Lily."Kenapa ada bau darah ya, Tuan?" tanya Bu Anin saat berdiri di dekat sofa yang ada di depan kedua majikannya.Benji yang juga sadar dengan bau anyir yang menyengat tersebut, sontak menatap sekitar cemas."Lil

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status