ホーム / Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 174: Pria Aneh

共有

CHAPTER 174: Pria Aneh

作者: Heiho
last update 公開日: 2026-03-30 21:01:09
“O-oh, hai om Leo!” sapa Hani kaku.

“Apa yang anda lakukan di sini?” Leo berjalan mendekati Hani, “Barang pak direktur di kamar VIP sudah diambil?”

“Oh, sudah!” balas Hani cepat, “Aku–aku di sini karena mencari om! Aku cari keliling koridor eh terus ketemu di sini tapi ternyata om ketemu temen ya tadi?”

Hani tertawa kaku. Ucapannya tadi berantakan, tapi harusnya sudah cukup untuk meyakini Leo. Pria itu bukan orang yang curigaan seperti Jefri, jadi harusnya aman, kan?

“Oh, benarkah begitu?”
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 174: Pria Aneh

    “O-oh, hai om Leo!” sapa Hani kaku. “Apa yang anda lakukan di sini?” Leo berjalan mendekati Hani, “Barang pak direktur di kamar VIP sudah diambil?” “Oh, sudah!” balas Hani cepat, “Aku–aku di sini karena mencari om! Aku cari keliling koridor eh terus ketemu di sini tapi ternyata om ketemu temen ya tadi?” Hani tertawa kaku. Ucapannya tadi berantakan, tapi harusnya sudah cukup untuk meyakini Leo. Pria itu bukan orang yang curigaan seperti Jefri, jadi harusnya aman, kan? “Oh, benarkah begitu?” tanya Leo memastikan. Hani mengangguk cepat. Leo menghela napas. “Maaf karena telah membuat nona mencari saya,” desah Leo merasa bersalah, “Nona seharusnya menelpon saya saja tadi kalau sudah di lantai ini lagi. Saya pasti akan segera datang,” “Oh, tidak apa-apa,” Hani kembali tertawa kaku, “Omong-omong, tadi benar teman om?” Leo mengangguk, “Mereka adalah teman-teman SMA saya. Mereka sudah menginap sejak kemarin di sini. Jadi, saya mengajak mereka bertemu mumpung sedang di sini,” “Oh,” Ha

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 173: Tidak Mungkin, Kan?

    ‘Ini arah ke gudang,’ batin Hani yang masih membuntuti Leo dari belakang, ‘Apa mereka akan bertemu di gudang?’Gudang memang tempat yang sangat pas untuk pertemuan rahasia. Apalagi, tunangan Leo yang merupakan seorang staf pasti lebih mudah juga menyelinap kesana. Sesampainya di sana, apa yang akan mereka lakukan?Hani menggeleng-gelengkan kepalanya. Tidak, bukan itu yang penting. Pertanyaan paling besar adalah apa yang akan ia lakukan kalau Leo benar bertemu dengan tunangannya nanti?Ia datang kesini untuk membuktikan ucapan Septa. Lalu, kalau ucapan Septa memang benar, apa yang harus ia lakukan?Pikiran Hani terhenti ketika Leo tiba-tiba berhenti di depan sebuah kamar. Ia buru-buru bersembunyi di balik tembok lalu mengintip. Kamar itu terletak tidak jauh dari gudang. Kenapa Leo menghentikan langkahnya di sana?‘Apa dia sebenarnya bukan ke gudang tapi ke kamar itu?’ ba

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 172: Bertemu Tunangan Leo?

    “Oh, iya, tidak masalah,” balas Leo sebelum wajahnya berubah cemas. “Omong-omong nona Hani, mata anda–” “Aku tidak apa-apa,” sela Hani, “Ini bengkak karena aku menangis saat menonton film sedih kemarin,” Leo terlihat sangsi. Sebanyak apa film sedih yang Hani tonton hingga membuat matanya sebengkak ini? Tapi, Hani sepertinya tetap akan berkata hal yang sama jika bertanya lagi. Jadi, Leo akhirnya mengangguk. “Om kesana siang nanti?” tanya Hani. Leo mengangguk, “Sebenarnya, saya baru akan ke hotel lain setelah membantu nona Hani menyelesaikan dokumen–” “Kalau begitu, aku akan menyelesaikannya dengan cepat!” seru Hani kemudian segera fokus dengan berkas di depannya. Leo mengerjapkan mata. Merasa bingung dengan sikap Hani yang tiba-tiba. ‘Mungkin dia hanya ingin cepat kabur,’ batin Leo. Mengingat Hani selalu mengeluh tiap bekerja dengan dokumen, sepertin

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 171: Ikut, Om

    Jantung Rara berdebar kencang saat mulai merasakan hembusan napas Jefri mengenai wajahnya. Ia memejamkan mata lebih erat, pasrah dengan hal yang akan terjadi– CUP Alis Rara mengernyit dalam. Bibir Jefri tidak ia rasakan di bibirnya, tapi di …. dahi? Pria itu mencium dahinya? Rara seketika membuka matanya. Ia sekarang bisa melihat dengan jelas kalau Jefri tengah mencium dahinya. Pria itu tak lama menjauhkan dirinya. Ia menyeringai lebar ke Rara yang masih terbengong-bengong. Melihat seringai Jefri, wajah Rara seketika memerah padam. Ternyata ia salah paham! Memalukan sekali! Rara rasanya ingin mengubur dirinya sekarang. “Kenapa? Kamu terlihat sangat terkejut?” tanya Jefri berpura-pura bingung. Ia lalu memasang wajah baru tersadar. “Oh, kamu mengira om ingin menciummu di bibir, ya?” “Nggak!” bantah Rara cepat, “Udah om pulang aja! Aku udah selesai ngomong sama om!” Jefri tertawa. Ia masih ingin menggoda Rara lagi, tapi wajah perempuan itu sudah sangat merah. Sepertinya kalau

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 170: Mau Menciumku?!

    Jefri segera mengatur wajahnya dengan tersenyum tipis, “Iya, saya akan pergi sejenak,”“Kemana?”Bukankah wanita ini terlalu ingin tahu?Jefri menimbang-nimbang sejenak perlu memberitahu secara jujur atau tidak. Tapi, mengingat kelakuan Sandra tadi pagi, mungkin wanita itu akan melakukan sesuatu lagi jika Jefri berkata akan bertemu Rara sekarang. “Bertemu kolega di hotel saya,” balas Jefri ringan, “Sebentar lagi ada acara kembang api saat malam tahun baru, kan? Saya harus mengatur hotel sebagai persiapan menyambut para tamu,”Sandra masih menatapnya curiga. Tapi, ia akhirnya mengangguk-angguk. “Baiklah. Kalau begitu, hati-hati, tuan,” Jefri hanya mengangguk sekilas. Ia akhirnya berjalan menuju mobil di bawah tatapan Sandra. Begitu masuk mobil, Jefri menatap Sandra dingin dari jendela depan. Ia mencengkram kemudi mobil dengan erat lalu mulai mengeluarkan mobilnya dari motel.Jefri melirik Sandra yang masih menatapnya dari depan motel. Pria itu berdecak pelan. Ia lalu melajukan mobil

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 169: Rara Mengundang Jefri

    “Om Leo, orang yang kamu sukai itu, sudah memiliki tunangan,”“Bohong,” ucap Hani, suaranya sedikit bergetar. “Kamu pasti bohong,”Septa mengalihkan pandangannya dan menggelengkan kepala pelan. Hani menggeram. “Aku tidak pernah mendengar soal itu,” desis Hani, “Bagaimana mungkin kamu bisa tahu sedangkan aku, orang yang sudah mengenalnya sejak lama, tidak tahu apa-apa?!”“Om Leo memang sengaja menyembunyikannya,” balas Septa, “Walaupun aku tidak tahu apakah om Jefri mengetahui itu atau tidak,”“Menyembunyikan? Kenapa dia harus menyembunyikannya?” desak Hani, “Tidak, tunggu, kalau dia memang menyembunyikannya lalu kenapa kamu tahu?!”“Aku pernah melihatnya,”Napas Hani tercekat mendengar jawaban Septa. Dadanya sesak. “Melihatnya?” tanyanya dengan suara yang semakin bergetar. Septa mengangguk pelan. Ia merasa semakin tidak tega melihat Hani sekarang. Tapi, ia harus melakukannya. “Aku pernah me

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 98: Rara Melawan Rachel

    ‘Apa dia baru saja menghancurkan pintu?!’ seru Rara tak percaya dalam hati. Ia segera menarik kepalanya lagi dan duduk dengan tegang di belakang sofa.Tangannya menutup mulut rapat-rapat

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 97: Bahaya

    “Apa Septa baik-baik saja?” “Dia baik-baik saja,” ucap Jefri sambil mematikan ponselnya. Ia baru saja menelepon Septa untuk menanyakan keadaannya setelah artikel tentang perundungan Rachel ke Rara dirilis. “Dia sedang menyiapkan diri untuk menghadapi reporter yang mulai datang,” lanjut Jefri.

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 95: Aku Akan Melindungimu

    HEBOH! RACHEL SULLIVAN DIDUGA MELECEHI JEFRI NICELSON! KATANYA DILAKUKAN SAAT MENDIANG ISTRI JEFRI MASIH ADA?!Rara menelan ludah membaca judul artikel itu. Judul artikel itu benar-benar sensasional. Reporter yang membuatnya pasti sangat profesional di bidang gosip.Rara melirik Hani yang duduk di

    last update最終更新日 : 2026-03-28
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 96: Serangan Kedua

    Septa tercenung membaca artikel di layar ponselnya. Ia mengscroll ke bawah, membaca isi artikel itu dengan cermat karena berpikir judulnya hanya click bait. Tapi nyatanya, isi artikel itu mendukung judulnya. Artikel itu memang menceritakan tentang kasus pelecehan Jefri oleh Rachel.

    last update最終更新日 : 2026-03-28
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status