/ Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 280: Permintaan Merphilus

공유

CHAPTER 280: Permintaan Merphilus

작가: Heiho
last update 게시일: 2026-08-02 15:00:36

Merphilus mengerjapkan mata. Alisnya terangkat, terlihat terkejut dengan ucapan perempuan di hadapannya.

“Sekarang?” ulang Merphilus, “Sepertinya ini bukan waktu yang tepat. Sebaiknya kamu beristirahat lagi—”

“Saya ingin mengetahuinya sekarang,” potong Hani tegas.

Merphilus menatap Hani sejenak. Memerhatikan kesungguhan di wajah perempuan itu. Seulas senyum geli kemudian terukir di wajahnya.

“Sepertinya saya memang tidak bisa mengalahkanmu,” kekeh Merphil
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 281: Interogasi

    Entah bagaimana situasi yang hangat tadi berubah menjadi menegangkan begini.Hani duduk mengkerut. Kepalanya tertunduk, tidak berani melihat Jefri duduk bersedekap di depannya. Aura tidak mengenakkan menguar dari dirinya, bersamaan dengan tatapan tajamnya yang terus menghujam.Di sebelahnya, Merphilus justru duduk tegak. Posturnya terlihat begitu meyakinkan. Meski nyatanya ia juga tegang seperti Hani. Setelah kejadian terpergok tadi, Jefri dengan cepat menjadikan kamar Hani sebagai ruang interogasi. Hani lagi-lagi harus duduk sebagai pesakitan di depannya. Dipikir-pikir, ini sudah kesekian kalinya ia mengalami hal seperti ini.Tapi, tidak seperti biasanya yang langsung dimulai, dari tadi belum ada sepatah kata pun keluar baik dari Jefri maupun Rara. Keheningan yang menyesakkan menggantung di langit-langit kamar. Hani awalnya menduga kalau ia perlu menunggu sampai Jefri berbicara. Tapi, setelah beberapa saat berlalu, Hani mulai berpikir

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 280: Permintaan Merphilus

    Merphilus mengerjapkan mata. Alisnya terangkat, terlihat terkejut dengan ucapan perempuan di hadapannya.“Sekarang?” ulang Merphilus, “Sepertinya ini bukan waktu yang tepat. Sebaiknya kamu beristirahat lagi—”“Saya ingin mengetahuinya sekarang,” potong Hani tegas. Merphilus menatap Hani sejenak. Memerhatikan kesungguhan di wajah perempuan itu. Seulas senyum geli kemudian terukir di wajahnya. “Sepertinya saya memang tidak bisa mengalahkanmu,” kekeh Merphilus membuat Hani memerah samar.Tangan Merphilus yang bebas masuk ke bagian dalam jasnya. Merogoh sesuatu di saku dalam. “Hani, kamu masih ingat dengan percakapan kita waktu itu, kan?” buka Merphilus, “Sebagai balasan rahasia kita di bar, kamu bersedia memenuhi permintaan saya apa pun itu.”Hani mengangguk, “Saya masih ingat.”Bagaimana mungkin ia lupa? Pertemuan itu saja masih sangat membekas bagi Hani. Baginya, permintaan Merphilus adalah teka-teki terbesar

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 279: Tunjukkan Sekarang

    Malam sudah sangat larut ketika Hani terbangun dari tidurnya. Kamarnya gelap, padahal seingat Hani lampunya masih menyala ketika ia tidur.Apa Rara yang mematikannya?Hani perlahan bangkit duduk. Tenggorokannya terasa kering. Ia mengambil botol air di atas nakas lalu segera menegaknya rakus. Usai minum, perempuan itu berusaha mencerna situasinya sejenak.Terakhir yang ia ingat adalah menangis di dekapan Rara. Setelah itu, ia sempat bercerita tentang peristiwa mengerikan tersebut sebelum tertidur karena lelah dan kantuk yang tiba-tiba menyerangnya.Rara dan Leo pasti pergi setelah ia tidur. Apa mereka ikut mengurus Michael?Hani mengambil ponselnya di dekat bantal. Ia menyalakannya dan segera muncul berbagai notifikasi pesan dari Rara dan Jefri. [Maaf meninggalkanmu saat tidur, Hani. Aku dan om Leo perlu membantu Mas Jefri mengurus masalah Michael di kantor polisi. Segera hubungi aku kalau terjadi sesuatu.][Ayah sedang di kantor polisi. Hubungi segera kalau ada apa-apa]Itu isi pesan

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 278: Ingin Tahu

    “Tu-tukar nyawa?” Michael mengulang dengan gemetar, “Ma-maksudmu … mati?”Jefri tidak menjawab. Tapi, tatapan mengintimidasinya sudah cukup membuat Michael mengerti. Tubuh pria itu gemetar. Wajahnya pias. Ia pelan-pelan menundukkan kepalanya dengan ngeri.Di sebelahnya, Tiara dan Alexander ikut tercekat. Wajah Tiara bahkan sampai putih saking memucatnya. “Je-Jefri, tidakkah kamu berpikir itu berlebihan?” Alexander takut-takut menjawab, “Ha-Hani …. Putrimu … bukankah dia sudah baik-baik saja sekarang? Dia sudah di tempat aman—”“Lalu bagaimana kalau Tuan Merphilus tidak segera datang kesana tadi?” potong Jefri tajam, “Paman tahu hal yang akan terjadi padanya, kan?”Alexander mati kutu. Tidak mampu lagi menjawab. Ia kini ikut menundukkan kepalanya dengan gemetar.Jefri menghela napas berat. “Kalau kalian tidak siap bertukar nyawa, terima saja hukuman penjara itu,” ucapnya dingin. “Lagipula hukuman itu juga masih terlalu ringan untuknya.”Jefri kemudian membuang pandangannya dari mer

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 277: Sebagai Gantinya

    “Hani!” Hani yang daritadi melamun di atas kasur, menoleh ke arah pintu. Matanya melebar melihat Rara berlari ke arahnya dengan mata berkaca-kaca. Sebelum ia sempat bereaksi, Rara sudah menubruknya cepat. Memeluknya erat-erat hingga Hani merasa sedikit sesak. Ia meringis. “Ra, pelukanmu terlalu kencang–” “Aku benar-benar khawatir!” potong Rara. Ia melonggarkan pelukannya. Matanya sudah bersimbah air mata. “Tuan Merphilus tiba-tiba saja datang dan bilang Michael hampir memperkosamu! Bagaimana bisa aku tidak cemas?!” seru Rara dengan suara serak. Hani menelan ludah. Ia memang sudah menduga Merphilus melakukannya. Meski ia tidak melihat ketika pria itu pergi ke aula karena sudah lebih dulu ke kamar ini bersama staf hotel. “Untung saja Tuan Merphilus sudah membuat bajingan itu babak belur sebelumnya! Kalau tidak, aku akan—” “Tunggu, kamu bilang apa tadi?” Hani mengernyitkan alisnya, “Michael babak belur? Benarkah? Dan bagaimana kamu bisa tahu?” Rara menghela napas pelan.

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 276: Kedatangan Merphilus

    “Hani masih belum kembali?”Leo menggeleng untuk menjawab pertanyaan Jefri. Hal itu membuat wajah Jefri seketika mengerut.“Ini sudah hampir 20 menit. Apa dia kabur lagi?” sungutnya. “Saya tidak yakin soal itu,” balas Leo. Kalau Merphilus ada di sini, ada kemungkinan Hani memang kabur. Mengingat selama ini kaburnya Hani ada sangkut pautnya dengan pria itu. Tapi, Merphilus tidak ada di sini sekarang. Leo juga sangsi pria itu akan muncul mengingat ini adalah acara keluarga Nickelson. Dengan kata lain, Hani mungkin hanya tengah berkeliaran atau mampir di bar lantai atas. ‘Atau pria itu memang tiba-tiba datang dan membawa Hani?’ duga Leo dalam hati yang buru-buru ditepisnya.Dia sudah bertekad untuk tidak memedulikan mereka lagi. Rahasia hubungannya sudah digenggam Merphilus sehingga ia harus berhati-hati agar tidak menyinggung pria itu lagi.Karena jika Leo melakukannya, hubungannya dengan Grace bisa terancam bubar. Ia tidak menginginkannya.“Mungkin ada sesuatu terjadi?” tebak Rara

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 7: Enak, kan?

    Rara memejamkan matanya ketika bibir Jefri kembali menempel. Sama seperti sebelumnya, lidah Jefri kembali menyapu bibir Rara, meminta perizinan untuk masuk ke dalamnya. Rara membuka mulutnya ragu-ragu. Lidah Jefri seketika masuk ke dalam. Ia menyapu seisi mulut Rara, mulai dari langit-langitnya, d

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 11: Apa Benar Ia Sebaik Itu?

    Hembusan napas hangat Jefri yang menggelitik telinga Rara membuat tubuh perempuan itu bergetar. Ada gejolak aneh yang ia rasakan di perutnya. Terasa seperti mulas tapi tidak juga. Entahlah, ia sendiri juga tidak tahu kenapa tubuhnya bereaksi seperti ini. “Om, jangan aneh-aneh,” ucap Rara pelan set

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 13: Waktunya Kelas Lagi

    “Ra?” “Om Jefri?” Rara menggeleng dan buru-buru mengoreksi ucapannya, “Pak direktur, selamat malam,” Rara membungkukkan badan sopan yang dibalas anggukan Jefri. Meski sebelum bekerja Jefri telah mewanti-wantinya untuk bebas memanggil dia dengan sebutan apa pun kalau mereka bertemu di hotel, tapi

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 9: Hadiah Jefri

    Rasanya semua ini salah, batin Rara ketika teringat perbuatannya bersama Jefri selama beberapa hari terakhir.Sudah hampir seminggu berlalu sejak insiden di kamar mandi. Dan selama itu pula, Rara rut

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status