/ Romansa / Sentuhan Manja Sang CEO Arogan / Bab 23. Rencana Lintang

공유

Bab 23. Rencana Lintang

작가: ZeeHyung
last update 게시일: 2026-03-20 12:00:48

"Dengar ya apa yang aku katakan ini," ucap Lintang ke Hana.

"Ok, Sayang. Tapi, kamu jangan jahil ya mereka itu orang yang kita kenal. Termasuk Azizah. Dia sahabat baikku dan sudahku anggap sebagai keluarga jangan sampai kamu membuat dia membenciku karena idemu itu," ucap Hana yang membuat Lintang tertawa.

"Tenanglah, Sayang. Aku tidak akan membuat dia membencimu malah nanti dia akan berterima kasih kepadamu dan aku. Aku yakin ideku ini sangat baik untuk kelangsungan kehidupan dari asistenku ya
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 45. Aku Juga Mencintaimu

    Hana terharu mendengar apa yang dikatakan oleh dua bocil tersebut. "Tidak bisa makan hanya dengan kuah saja. Kamu harus makan pakai lauk. Kalian tunggu saja nanti kakak belikan untuk kalian makanan istimewa." Hana tidak tega untuk meminta pelayan memberikan nasi sama kuah. Hana meminta makanan dengan lauk. Hana merasa di dunia ini masih ada yang butuh dirinya. Dalam artian membutuhkan bantuan dia. Selesai memesan makanan Hana menyerahkan kepada keduanya. "Ini untuk kalian. Sekarang, kalian temui ibu kalian ya. Jangan kemana-mana lagi. Sudah malam dan kalian ini untuk kalian." Hana menyerahkan uang yang tadi dia janjikan sebagai pembelian jualan mereka. Hana lega karena dirinya bis meringankan keduanya. Kedua bocil pun mengambil pemberian Hana dan tak lupa mencium punggung tangan Hana dan Lintang. "Terima kasih banyak. Semoga kakak diberikan rezki yang berlimpah," balas salah satu bocil ke Hana dan Lintang. Hana mengangguk dia mengiyakan apa yang dikatakan oleh dua bocil itu. "S

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 44. Bapak Bocil

    Lintang memandang orang yang bertanya padanya siapa yang mau menang dalam permainan ranjang. "Oh, Hana. Dia yang mau menang sendiri. Papa kenapa tanya? Apa Papa kalah juga dari Mama? Apa mama seperti Hana?" tanya Lintang. "LINTANG!!!!" Teriakkan Bu Ami menggelegar mendengar Lintang berkata seperti itu. Hana menghela napas mendengar apa yang Lintang katakan. Dan suara ibu mertuanya mampu membuat Lintang kicep. "Papa sih. Kenapa sebut Mama. Marah kan mama. Mama, papa yang katakan seperti itu. Ayo sayangku, cintaku kita pergi. Biarkan mereka selesaikan semunya. Nanti mau makan apa?" tanya Lintang tidak peduli dengan ayah dan ibunya yang sudah menahan amarah dengan kelakuan Lintang. Lintang keluar dari rumah di susul asisten Lintang dan sahabatnya. Dan baru kedua orang tuanya yang masuk ke dalam mobil. "Ma, aku harap Mama dan juga Papa tidak percaya dengan apa yang wanita itu katakan. Dan juga pria yang bersama dengan wanita itu dia itu ingin merebut Hana. Aku juga berharap kamu tid

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 43. Ngidam Es Krim

    Lintang menceritakan semuanya apa yang terjadi. Dia tidak mau ada salah paham antara dia dan Hana. Dia mau Hana itu percaya dengan dia. Tapi, selesai bicara dan menjelaskan semuanya Hana malah diam dan dia tidak komentar seperti ayah, ibunya yang terus menerus menasehati dia dan marah padanya. Lintang hanya melihat Hana yang fokus pada makanannya. "Sayang, kamu lapar?" tanya Lintang yang tidak tahan lagi. Hana tersentak dan menatap Lintang. Sorot mata Hana berkaca-kaca seperti ingin menangis. Dan benar saja hitungan tiga Hana menangis. "Huaaa, aku mau es krim. Kenapa tidak ada yang kasih aku es krim," jawab Hana membuat Lintang panik. Lintang berdiri dan mendekati Hana. Dia memeluk Hana dengan erat. Kedua orang tua Lintang juga panik. "Lintang, belikan segera. Dia ngidam itu. Ayo cepat," pinta Bu Ami ke Lintang. Lintang pun mengajak Hana pergi ke luar untuk membeli es krim untuk Hana. Semuanya ikut bersama Hana dan Lintang. "Kalian kenapa ikut?" tanya Lintang ke orang tuanya, a

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 42. Aku Tidak Bertemu Dia

    Lintang pergi begitu saja dia tidak mau memandang Mala. Walaupun dia jatuh cinta dengan Mala ugal-ugalan tapi sekarang tidak lagi. Cinta dia hanya untuk Hana seorang. "Wanita itu selalu saja muncul. Dia sudah seperti jelangkung. Entah apa yang dia mau dariku. Apa tidak bisakah dia cari pria lain selain aku ? Apa setampan itukah aku hingga dia tidak mau melupakan aku?" tanya Lintang pada dirinya. Lintang heran dengan Mala. Kenapa selalu ingin menjadi kekasihnya. Dia itu sudah punya istri dan dia sayang sama istrinya tapi kenapa Mala tidak paham juga. Di vila Hana mencari Lintang. Dia sebenarnya sedih Lintang tidur di luar tapi entah kenapa mood dia semalam tidak baik. Kemungkinan bawaan bayi. "Kamu cari siapa, Sayang?" tanya Bu Ami ke menantunya. "Cari Mas Lintang. Apa Mama lihat Mas Lintang ?" tanya Hana yang mulai memanggil Lintang dengan sebutan Mas. Bu Ami tersenyum mendengar Hana menyebut nama Lintang Mas. Dan mencarinya. Dia tahu semalam keduanya bertengkar tapi itu hal bia

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 41. Mulai Rencana Penjebakan

    Arya melepaskan rahang Mala dan pergi dari hadapan Mala. Arya menyesal sudah percaya dengan Mala. Dia harus bercinta dengan Mala. Mala menatap Arya yang pergi dari hadapannya. "Pria tidak tahu diri sudah syukur aku bantu dia. Malah marah dengan aku," gumam Mala yang menyibak selimut. Mala memakai pakaian dan berjalan ke arah jendela. Melihat suasana diluar yang begitu damai. Dia dulu berkhayal kalau Lintang ada di sisinya menikmati pemandangan ini pasti menyenangkan. "Kenapa kamu melupakan aku. Aku sudah serahkan semuanya kepadamu tapi kamu malah melupakan aku. Apa salah aku padamu? Kenapa kamu meninggalkan aku. Kenapa?" tanya Mala pada dirinya sendiri kenapa Lintang meninggalkan dia. Lintang yang dulu perhatian kepadanya apapun yang dia inginkan selalu dituruti kini malah tidak sedikitpun memandang dia. Seolah-olah dia jijik dengan dirinya. Air mata Mala jatuh dia tidak tahan menahan semua rasa di dalam dirinya. Tangannya gemetar saat menghapus air matanya. Di kamar mandi Arya

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 40 Kembali Mengulangi Percintaan (21+)

    "Akh, Mala ... Bangun kamu! Bangun!!!" Pekikan dari Arya begitu kencang hingga Mala yang tidur dalam pelukkan Arya tersadar dan langsung terduduk. Mala menatap Arya yang wajahnya memerah dan napasnya naik turun. Mala berdecih melihat reaksi Arya seperti orang yang kesurupan. "Kenapa denganmu? Apa kamu kesurupan? Ini masih pagi tolong jangan teriak-teriak kamu. Aku benci dengan orang yang teriak-teriak di pagi hari. Padahal malamnya sudah teriak dan minta lagi," ejek Mala yang menyibakkan selimut untuk turun. Tapi, tangannya ditahan Arya. Tatapan mata Arya begitu tajam ke Mala. Mala yang ditahan oleh Arya ikut memandang Arya. "Kenapa menahanku, masih mau kamu?" tanya Mala dengan nada suara mengejek. Mala berbalik dan merangkak mendekati Arya yang terdiam terpaku melihat Mala berbalik. "Mau apa kamu? Mundur kamu. Cepat mundur," usir Arya yang langsung melepaskan tangan Mala. Arya marah dengan Mala karena sudah merebut kepercayaan dia. Dia sekarang sudah tidak perjaka lagi. Padah

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 35. Ngidam Pertama Hana

    Hana makin suka menggoda Lintang yang malu. Dia tidak segan-segan mencolek pinggang Lintang dan mencubit dadanya Lintang di depan mertua, asistennya dan Azizah. Hingga mereka yang melihat aksi Hana tercengang. Apalagi Lintang yang reaksinya seperti anak gadis yang baru beranjak dewasa dan dia digo

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 32. Kejutan

    "Aku benar-benar tidak tahu," balas Lintang. Mario berbisik ke Lintang maksud dari ayahnya itu apa. Lintang menaikkan alisnya dia baru tahu kalau ayahnya bertanya mengenai Mala. "Tidak ada wanita itu dalam hidupku. Aku sekarang sudah bahagia dengan istriku dan juga ... Rahasia nanti aku sampai

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 31. Menabrakan Diri Sendiri

    Lintang langsung memeluk Hana. Dia begitu bersalah dengan Hana. Cukup lama mereka berpelukan. Hingga akhirnya, Lintang melepaskan pelukannya dan menatap ke arah Hana. Mengusap pipi Hana dengan lembut. "Aku baik, Sayang. Kamu jangan khawatir. Semuanya akan baik. Kamu jangan dengarkan apa yang merek

  • Sentuhan Manja Sang CEO Arogan   Bab 28. Aku Akan Merebut Priaku Kembali

    "Aku suka," jawab Azizah dengan lantang yang membuat Mario terdiam dan tiba-tiba saja ada perasaan yang berbeda saat Azizah mengatakan kalau dia suka. Mario mengecup punggung tangan Azizah dan dia bertanya apakah Azizah suka atau dia keberatan, karena dia takut Azizah akan seperti waktu itu. Jadi

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status