Setelah Dikhianati, Nona Jadi Milik Sang Adipati!

Setelah Dikhianati, Nona Jadi Milik Sang Adipati!

last updateLast Updated : 2026-11-06
By:  nanadvelynsUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
9Chapters
9views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Menerima panah di kepala demi melindungi tunangannya sang Putra Mahkota, lalu mengangkat orang kepercayaannya dari jalanan menjadi prajurit Kekaisaran, Xiao Hua justru dikhianati oleh keduanya. Demi menyelamatkan kakak tiri Xiao Hua, si wanita tercantik di Ibu Kota, mereka bekerja sama mengubah dekrit pernikahan Xiao Hua agar dialihkan kepada Pangeran Adipati Besar Kekaisaran, Qin Mingze, sosok bengis melebihi iblis yang dirumorkan mandi dan minum dengan darah istrinya di malam pertama. "Sempurna. Jika pria itu adalah kematian, maka aku racunnya. Lebih baik menikahi kematian daripada bersama seseorang yang membuatmu ingin mati."

View More

Chapter 1

Bab 1. Aku Tidak Bisa Menikahimu

"Aku mencintai wanita lain. Oleh karena itu, aku tidak mungkin menikahimu."

Napas Xiao Hua tertahan mendengar tunangannya, sang putra mahkota, mengucapkan kalimat itu dengan gamblang. 

Malam ini adalah perayaan ulang tahun Kekaisaran Qin ke-99. Sesuai rencana, seharusnya dekrit pernikahan mereka turun malam ini. Karenanya, saat Xiao Hua mendapatkan kabar bahwa Qin Tianyao, putra mahkota kerajaan Qin, tersebut tengah menunggunya di halaman, Xiao Hua merasa senang.

Berpikir bahwa pria itu tengah mempersiapkan kejutan sebagai bentuk perayaan hubungan mereka.

Ia sama sekali tidak menyangka kalau kejutan yang dimaksud … ternyata sepahit  ini.

“Siapa…?” Akhirnya Xiao Hua mampu bertanya. Suaranya terdengar gemetar, sementara tangannya meremas hanfu erat-erat. 

“Xiao Lin,” jawab Qin Tianyao datar. 

Sepasang mata Xiao Hua membola. “Kakakku?” sahutnya. “Tapi, kakakku sudah bertunangan–”

"Aku sudah menidurinya," potong Qin Tianyao. Nada suaranya dingin. “Dia wanitaku sekarang.”

Deg!

Informasi ini lebih menyakitkan dibandingkan dibanding pernyataan cinta tadi. 

Xiao Hua … sangat mencintai pria ini. Sejak kecil, dirinya sudah jatuh hati pada putra mahkota yang waktu itu datang ke kediaman perdana menteri. Itu cukup untuk membuat Xiao Hua mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi Qin Tianyao yang nyaris celaka. Gadis itu bahkan sampai koma selama tiga minggu sebelum akhirnya dapat secara ajaib selamat.

Karena jasanya, Xiao Hua kemudian dianugerahi pertunangan dengan putra mahkota. Qin Tianyao pun tampak tidak menolak dan menyayanginya. Tapi–

“Lagipula, bukankah kamu sendiri cuma putri selir? Beraninya kamu bermimpi menjadi permaisuriku.” Suara Qin Tianyao kembali terdengar. “Kebaikanku sendiri ada batasnya.”

Xiao Hua tertegun. Ditatapnya sang putra mahkota dengan mata yang terasa panas. 

Itu benar. Ia adalah putri dari Perdana Menteri Xiao dan selirnya, sementara kakaknya, Xiao Lin, adalah putri istri sah. Namun, apakah alasan itu membuat orang dengan bebas mengkerdilkan perasaannya?

Tiba-tiba, suara tawa manis terdengar dari balik tembok tinggi istana, membuat Xiao Hua ikut melirik cepat ke sumber suara.

"Yang Mulia, Anda jahat sekali. Adikku sampai mau menangis."

Xiao Lin muncul, mendekati Qin Tianyao, lalu memeluk lengan pria itu. Dadanya menghimpit lengan pria itu. 

Tatapan Xiao Hua bertemu dengan milik Xiao Lin, membuat sang kakak terkekeh pelan.

"Adik, jangan menangis. Salahmu sendiri dilahirkan dari seorang selir,” ucap Xiao Lin manis. “Selain itu, Adik, lain kali mungkin kau harus lebih memperhatikan diri. Pria tidak suka wanita yang terlalu menggurui seperti dirimu.”

Xiao Hua berusaha mengatur ketenangannya. Matanya tampak berkilat karena air mata, tapi tetesnya tidak jatuh. 

Gadis itu justru balas menatap kakaknya dengan tatapan tajam. 

"Apakah kemudian pria menyukai wanita yang terang-terangan menggoda pria milik perempuan lain seperti Kakak?”

XIao Lin mengangkat alisnya, lalu tertawa. “Putra Mahkota bukan milikmu,” ucapnya kemudian. “Hanya karena mendiang Ibu Suri menghadiahimu pertunangan dengan Putra Mahkota, bukan berarti dia mencintaimu.“

“Tapi kita punya aturan.” Xiao Hua membantah. “Kakak sendiri sudah punya tunangan. Pangeran Adipati—"

"Ah. Pria iblis sialan itu?" potong Xiao Lin sinis. "Menikahinya sama saja dengan bunuh diri. Oh! Atau,” Sang kakak tersenyum manis. “Kenapa bukan kau saja yang menikahinya? Jadi kita bertukar.” 

Ekspresi Xiao Hua mengeras. “Apa?”

“Tidak perlu cemas, kalau kau mati, kami pasti mengunjungi makammu."

Entah dorongan kekuatan dari mana, tangan Xiao Hua terangkat, bersiap menampar Xiao Lin.

Namun, sebelum tamparannya mendarat di pipi wanita itu—

Tap!

Sebuah tangan besar menahannya. Xiao Hua tertegun melihat seorang pria bertubuh tinggi besar tengah menatapnya dingin. 

"Jangan sakiti Nona Pertama Xiao," ucap pria itu. “Anda tidak pantas menyentuhnya.” 

Mata Xiao Hua membelalak merah mendengar kalimat tak masuk akal dari mulut pria itu.

Sosok itu adalah Dawei, orang kepercayaannya.

Pria yang dulunya anak jalanan rendahan yang ia bantu hingga menjadi prajurit inti Kekaisaran.

Dan … pria itu justru membela kakaknya?

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
9 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status