แชร์

Bab 52

ผู้เขียน: Dewiluna
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-01-07 17:00:22

“Hari ini mungkin aku pulang agak malam. Aku juga enggak bisa menemani kamu terapi.”

Ethan memandang Fiore dengan tatapan sendu, tapi Fiore tak menanggapinya berlebihan. Fiore merapikan dasi Ethan, lalu memeluk pria itu erat.

“Aku bisa pergi sendiri. Om fokus saja sama pekerjaan,” sahut Fiore.

Sudah berhari-hari Ethan pulang terlambat. Semalam saja Fiore menunggui Ethan sampai tengah malam. Sampai akhirnya Fiore tertidur di sofa dan Ethan yang memindahkannya.

“Om jangan terlalu capek. Aku enggak mau Om sampai sakit.”

“Kamu juga,” balas Ethan sembari mengecup singkat dahi Fiore.

Setelah Ethan berangkat, Fiore langsung bersiap. Hari ini adalah hari besar. Ia akan bertemu dengan Jay.

Kebetulan sekali, Jay sudah kembali ke kota dan berencana untuk tinggal. Ia akan memulai butiknya sendiri, dan Fiore tak sabar untuk ikut serta dalam rencana itu.

“Untungnya aku sud
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante    Bab 55

    Seketika, ruangan menjadi sunyi. Harum masakan untuk makan malam yang baru saja Fiore buat jadi terabai. Selera makannya sudah hilang sempurna, berganti dengan kebingungan. “Pura-pura apa, Om?” Fiore balas menatap. “Apa yang aku lakukan?”Apa maksud Ethan adalah hiasan di ruang tamu? Tidak mungkin Ethan sampai semarah ini karena hal remeh seperti itu. Atau … Ethan sedang mengerjai Fiore? Semua kemarahan dan teriakan ini mungkin saja cuma prank.“Kamu berselingkuh dengan pria lain! Ternyata kamu sama saja dengan Natasha!” Teriakan Ethan menusuk telinga Fiore. Tuduhan perselingkuhan itu membuat tatapannya berubah tajam.“Aku? Selingkuh?” Fiore menunjuk dirinya sendiri, bingung. Ia tak tahu apa yang Ethan bicarakan. Namun bukannya menjelaskan, Ethan malah berteriak meradang. “Jangan berpura-pura! Aku tau barang-barang yang kamu dapatkan dari dia! Yang tadi siang juga!”Fiore tersentak. Tadi siang? Apa maks

  • Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante    Bab 54

    “Om Ethan tak membalas pesanku. Padahal sudah dibaca. Kenapa ya?” Tak tenang, Fiore berguling di sofa. Acara televisi di depannya ia abaikan sempurna. Jujur, Fiore tak mau memendam curiga. Tapi saat mereka berpapasan di dalam rumah, Ethan pun tak banyak bicara. “Aku pikir karena Om Ethan lelah. Tapi sepertinya dia marah padaku.” Dinginnya sikap Ethan, mengingatkan Fiore akan Natasha. Rasanya ia malah diperlakukan seperti tantenya. “Apa aku melakukan kesalahan?” Fiore tak bisa berpikir jernih. Ia mencoba mengingat apa yang terjadi beberapa hari belakangan. Namun, ia tak bisa menebak apa yang salah. Fiore hanya pergi terapi. Selain itu, ia cuma berdiam saja di rumah. “Besok hari ulang tahunku. Apa Om Ethan sedang bersikap dingin untuk memberikan aku kejutan?” Suara bel memotong gumam rendah Fiore. Ia melangkah, membuka pintu lalu mendapati seorang pengantar paket menyerukan namanya. “Atas nama Fi

  • Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante    Bab 53

    Tangan Jay terulur menepuk lengan Fiore lembut. Pria itu tersenyum tulus pada Fiore. “Aku mau tau. Tapi kalau itu membuatmu enggak nyaman, aku enggak akan maksa.” Fiore melihat kesempatan. Di sampingnya, Jay terus menghibur dan menenangkan. Kalau bukan sekarang, ia tak akan berhasil. “Aku bukan anak keluarga Wijaya, Kak.” Fiore memulai kalimatnya. Jay terlihat terkejut, tapi berusaha tak menunjukkannya terlalu jelas. Namun, di balik meja cafe, Fiore bisa melihat sebelah tangan Jay yang bergerak gelisah. Pria itu pasti terkejut, tak menyangka. Bukan hanya Jay, Fiore pun sering berharap jika semua yang terjadi hanya mimpi. Hanya saja, semua terlalu nyata sampai ia tak bisa menyangkalnya lagi. “Aku enggak punya bakat, enggak punya keluarga, dan aku juga enggak punya … uang.”Dulu Fiore tak pernah mendewakan uang, tapi sekarang ia begitu memujanya. Ia sudah tahu betapa dunia begitu kejam untuk orang yang tak memiliki a

  • Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante    Bab 52

    “Hari ini mungkin aku pulang agak malam. Aku juga enggak bisa menemani kamu terapi.” Ethan memandang Fiore dengan tatapan sendu, tapi Fiore tak menanggapinya berlebihan. Fiore merapikan dasi Ethan, lalu memeluk pria itu erat. “Aku bisa pergi sendiri. Om fokus saja sama pekerjaan,” sahut Fiore. Sudah berhari-hari Ethan pulang terlambat. Semalam saja Fiore menunggui Ethan sampai tengah malam. Sampai akhirnya Fiore tertidur di sofa dan Ethan yang memindahkannya. “Om jangan terlalu capek. Aku enggak mau Om sampai sakit.” “Kamu juga,” balas Ethan sembari mengecup singkat dahi Fiore. Setelah Ethan berangkat, Fiore langsung bersiap. Hari ini adalah hari besar. Ia akan bertemu dengan Jay. Kebetulan sekali, Jay sudah kembali ke kota dan berencana untuk tinggal. Ia akan memulai butiknya sendiri, dan Fiore tak sabar untuk ikut serta dalam rencana itu. “Untungnya aku sud

  • Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante    Bab 51

    Di atas sofa, sembari bersandar, jari Fiore sibuk mengetikkan pesan. Senyumnya mengembang perlahan. Kak, ini aku Fiore. Apa Kakak ingat aku?“Sedang apa?” Fiore terkejut saat Ethan yang sebelumnya masih tidur tiba-tiba terbangun. Melihat Ethan yang penasaran dengan handphone yang dipegangnya, Fiore langsung menekan tombol beranda. Untung saja ia sudah mengirim pesan itu. “Om udah bangun? Aku lagi liat-liat aja,” sahut Fiore. Sekarang Ethan sudah duduk di samping Fiore. Pria itu menguap sesaat lalu ikut memandang layar pipih yang Fiore pegang. Fiore hanya menggulirkan layar asal. Ia tak tahu jika beranda media sosialnya menampilkan postingan yang dibuat oleh Reina. Jarinya berhenti di sana.“Keponakan yang merebut suami tantenya sendiri.”Dari judulnya saja Fiore merasa tersindir. Namun, ia merasa penasaran karena kolom komentarnya dikunci. “Aneh. Yang terakhir aku ingat dia sangat senang berbalas komentar,” ucap Fiore pelan. Fiore mengecek profil Reina, dan sekarang semua kolom

  • Skandal Terlarang: Penghangat Ranjang Suami Tante    Bab 50

    “Terima kasih, Fiore.” Ethan memberikan ucapan setulus yang ia bisa. “Kalau begitu … sekarang masalah om selesai, kan?” Fiore memasang wajah penuh harap. Ia sebenarnya tak ingin Ethan merasa tertekan terus-terusan, apalagi Fiore tahu jika Natasha mengancam Ethan. Beberapa kali Fiore mendengar jika perusahaan Ethan sedang dalam masalah. Namun, Ethan tetap tutup mulut dan memilih untuk tidak berkomentar banyak tentang hal itu. “Masih belum?” Fiore menilik wajah Ethan yang tetap murung. “Itu sudah cukup,” sahut Ethan. Pria itu mencoba menenangkan Fiore, tapi Fiore yakin ada masalah lebih besar yang sedang Ethan hadapi. “Tentang perusahaan Om, ya?” Ethan tidak menjawab. Pria itu hanya menggandeng Fiore menuju sofa. Mereka duduk di sana bersisian. Perlahan, Ethan menyandarkan kepalanya yang berat. “Aku bisa mengurusnya.” Suara dingin Ethan mengganggu Fiore. Ini seperti Ethan sedang menyembunyikan hal yang besar darinya. Fiore tahu jika ia sebaiknya tidak ikut campur. Terlebih karen

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status