Share

08. Dipaksa Suami

Ranjang yang terbuat dari papan itu berderit saat Qasam menaikinya. Suaranya jelek dan menyebalkan.

Apakah mungkin orang- orang di luar mendengar suara ranjang reot itu berderit?

Bisa- bisa mereka mengira yang tidak - tidak meski memang aslinya tidak- tidak.

Kasur terbuat dari busa yang ditiduri Qizha itu terayun. Di bagian kiri dan kanan, pertanda ada yang merangkak di sisi kiri kanan Qizha.

Krieet krieeet…

Ranjang sialan itu terus saja berderit. Bikin rame dan telinga keriting.

“Sialan! Kenapa ranjang jelek ini terus saja berbunyi?” kesal Qasam. “Jika ranjang ini terus saja berbunyi, aku akan merobohkannya sekalian.”

Perkataan Qasam membuat Qizha membuka mata. Dan ternyata pria itu sudah ada di atasnya, posisi merangkak dengan kaki dan tangan berada di sisi kiri dan kanan badan Qizha.

Qizha menelan saliva. Gemetaran menatap wajah Qasam di atasnya.

Apa yang akan dilakukan pria ini?

“Kita malam pertama,” bisik Qasam.

Qizha makin deg- degan. Bukan deg- degan karena jatuh cinta
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Renita gunawan
qizha benar-benar abis dikerjain oleh qasam
goodnovel comment avatar
Renita gunawan
eh,qasam.sekarang dirimu bisa menghina tubuh qizha tidak menarik.awas saja kalo nanti dirimu melihat bagaimana tubuh qizha sesungguhnya
goodnovel comment avatar
Enisensi Klara
Hahaha ..dasar Qasam stres ....lemparin kulit kuaci sembarangan dan lempar pakaian dalam Qizha ke kardus
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status