LOGINPada hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-8, mahasiswi miskin yang dibiayai suamiku mengirimiku pesan provokatif. Dalam foto yang dia kirim, dia mengenakan cincin pernikahanku sambil memegang hasil pemeriksaan kehamilan. [ Kak Selina, aku dan Kak Elian benar-benar saling mencintai. Relakan saja dia untukku. ] [ Kamu ini wanita mandul. Kamu nggak pantas untuknya. ] Aku tidak menanggapinya. Aku langsung mengirim tangkapan layar percakapan itu kepada suamiku. Tak lama kemudian, Elian menelepon dan langsung memarahiku habis-habisan, "Yara cuma bercanda. Kenapa kamu berpikiran sempit sekali? Bisa berhenti cari masalah, nggak? Kenapa kamu menjijikkan sekali!" Dari ujung telepon, terdengar pula suara isak tangis mahasiswi itu. Aku tidak mengatakan apa-apa lagi dan langsung menutup telepon. Sebelum memblokirnya, aku hanya meninggalkan satu kalimat. [ Kita cerai saja, supaya aku nggak buat kamu jijik lagi. ]
View MoreTalia sampai tercengang melihat semua yang kulakukan. Dia sendiri tidak menyangka sahabatnya yang dahulu hanya tahu mengalah kini bisa bertindak setegas ini.Aku menjual seluruh saham Grup Sudarma yang kumiliki dan mendapatkan total 120 miliar.Talia mengerucutkan bibir seraya berkomentar, "Nggak kusangka 20% sahamnya cuma bernilai segini."Aku menghiburnya, "Bukan sahamnya yang nggak berharga, tapi Elian sendiri yang nggak berharga. Jadi, perusahaannya ikut kehilangan nilai."Video mesra itu ditemukan oleh asistennya di folder pribadi milik Elian. Sekarang, dia juga sudah mengundurkan diri dari Grup Sudarma.Aku merasa sedikit bersalah dan ingin memberinya sejumlah uang sebagai kompensasi, tetapi asisten itu berkata kepadaku, "Kak Selina, kalau dulu bukan karena kamu, aku pasti sudah nggak punya jalan untuk bertahan di industri ini. Kamu tahu sendiri sebesar apa dampak sebuah skandal terhadap karier seseorang.""Jadi, aku melakukan semua ini untukmu dengan sukarela. Lagi pula, aku sud
Kerumunan seketika gempar."Astaga, siapa itu? Nggak tahu malu sekali! Kenapa video seperti ini malah diputar di acara peluncuran produk perusahaan?""Kamu masih belum sadar? Pemeran pria dalam video itu adalah orang yang sedang berdiri di atas panggung.""Astaga! Direktur utama Grup Sudarma yang terhormat ternyata melakukan perbuatan memalukan begini. Gadis dalam video itu jelas-jelas bukan istrinya. Sudah selingkuh, malah berani pamer sampai di depan istri sahnya. Benar-benar nggak tahu malu.""Benar. Aku juga dengar dulu waktu perusahaan keluarganya mengalami krisis, istrinya yang mengeluarkan uang untuk membantu mereka melewati masa sulit. Nggak kusangka dia malah ngelakuin hal begini di belakang istrinya. Benar-benar lebih buruk daripada binatang."....Suara pembicaraan orang-orang terus terdengar tanpa henti.Setiap ucapan mereka seolah menusuk tepat ke jantung Elian.Dia berteriak ke arah belakang panggung dengan histeris, "Matikan! Cepat matikan! Siapa yang berani mutar video
Talia memberitahuku bahwa jika Elian terus menolak bercerai, satu-satunya jalan yang bisa kutempuh adalah mengajukan gugatan cerai. Namun, syaratnya aku harus memiliki bukti bahwa hubungan kami sebagai suami istri memang sudah benar-benar retak.Foto-foto yang diunggah Yara di media sosial saja belum cukup untuk membuktikan bahwa rumah tangga kami telah hancur.Setelah mempertimbangkannya berulang kali, aku akhirnya menemui asisten Elian.Ketika pertama kali bekerja di Grup Sudarma, asisten itu pernah difitnah dan sengaja dijegal oleh seseorang hingga kehilangan kesempatan untuk mendapatkan promosi.Aku membantunya membersihkan namanya dan membuktikan bahwa dia tidak bersalah. Karena itu, dia selalu mengatakan bahwa dia berutang budi kepadaku dan bersedia membantuku seumur hidup.Sebenarnya, pada awalnya aku juga tidak tahu bahwa hubungan Yara dan Elian tidak sesederhana yang terlihat. Asisten itulah yang berkali-kali diam-diam memberikan petunjuk kepadaku hingga akhirnya aku mulai cur
Saat keluar dari rumah sakit, Elian masih saja bersikeras berada di sisiku. Tanpa sungkan sedikit pun, Talia menyodorkan puluhan salinan surat perjanjian cerai yang sudah dicetak ke dalam pelukannya."Aku sudah mengedit ulang semuanya. Kalau pria berengsek sepertimu mau bercerai dengan Selina, jangan harap kamu bisa mengambil keuntungan sedikit pun."Elian memeluk tumpukan kertas yang berat itu dan menatap ke arah kami pergi dengan kebingungan.Baru setelah kami berjalan cukup jauh, dia tersadar dan buru-buru mengejar kami dengan langkah sempoyongan. Dia berusaha meraih tanganku. Namun, aku melepaskan tangannya dengan lugas.Aku bahkan tidak menggunakan tenaga, tetapi ekspresinya seakan-akan hancur, seperti ada sesuatu yang tidak akan pernah bisa dia genggam lagi.Talia mencibir dari samping, "Laki-laki memang begitu. Mereka selalu baru sadar bahwa sesuatu seharusnya dihargai setelah kehilangannya. Makanya mereka nggak pantas mendapatkan cinta."Elian membuka mulut dengan susah payah,






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.