Share

Seringan Bulu Hidung Beni

Keenan turun dari tempat tidurnya. Berjalan menuju pintu kaca besar lalu menyibak gorden kamarnya. Langit masih gelap, bahkan bulan dan bintang masih terlihat, walau tampak malu-malu di atas sana. Cahaya matahari juga belum bisa dilihatnya.

Maju beberapa langkah ia menghirup udara pagi yang belum banyak tercemar oleh polusi. Sangat menyejukkan. Kepalanya menjadi dingin, suasana hatinya menjadi sedikit lebih membaik.

Kebiasaan Keenan sebenarnya adalah selalu bangun pagi. Seberapa malam pun dia tidur, entah kenapa otomatis dia akan selalu bangun sebelum matahari muncul menyinari permukaan bumi. Kecuali jika pikirannya lagi suntuk, walau sebenarnya dia sudah terbangun, tapi matanya akan tetap terpejam dan dia akan berdiam diri di dalam kamarnya. Bersemadi, berusaha tidak memikirkan apa-apa, atau pun untuk sekedar mendengarkan musik saja di dalam kamarnya.

Keenan menyeret kedua kakinya, digerakkan juga tubuhnya menuju kamar mandi. Mandi, memakai kemeja kerjanya, dan menyisir rambutnya y
MaLa

Ditunggu Komen kalian, ya.... semoga suka.

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
elnyno
duh... mau manas2in Ana lagi ya? udahan deh... masing2 aj gtu...
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status