/ Male Adult / Swing Partner / BAB 19 – MEREKA TERLIBAT

공유

BAB 19 – MEREKA TERLIBAT

작가: Ough See Usi
last update 게시일: 2026-05-24 12:00:33

Rekaman CCTV dimulai saat Kak Ishaak menyerang Aldi. Audionya terdengar jelas. Mereka menonton bersama. Minus Mbak Anggita yang pulang duluan. .

Semua yang diucapkan dirinya melalui hipnotis yang dilakukan oleh Dokter Sita benar adanya. Hal yang tidak pernah ia tahu, setelah dirinya tidak berada di ruang tunggu itu, Papa Ananta mengancam dua orang petugas yang mengawal Aldi.

“Kalau sampai apa yang terjadi di sini sampai bocor keluar, maka aku
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Swing Partner   BAB 68 – YANG TAK TERDUGA`

    “TOLONG SAYA, PAK…” teriakannya terdengar panik.“Mbak..tolong. Jangan bergerak terlalu banyak. Roda depan mobil Anda menahan badan mobil supaya tidak terjun bebas ke bawah. Tetap tenang sampai bantuan datang!” suara pria lain terdengar.“Mobil-mobil besar tadi kemana? Bapak lihat kan, mobil-mobil boks besar dan trailer yang tadi?”Hening. Suara pria bercakap-cakap heran dengan sesama mereka di dekat mobilnya.“Kami tidak melihat adanya mobil boks besar satu pun, Mbak. Lagipula jalan layang ini tidak diperuntukkan untuk mobil-mobil besar.”“Mobil besar gak boleh lewat sini, Mbak…”“Apa??” dia keheranan, “Mobil yang terbakar di tengah jalan, Avanza hitam, itu mobil pengawal saya, Pak! Mobil mereka ditabrak keras oleh mobil boks di belakang mereka.”Hening. Kemudian

  • Swing Partner   BAB 67 – SERANGAN BERTUBI

    Dia menurunkan kaca jendelanya. Sekuat tenaga berteriak meminta tolong ke orang-orang yang berada di jalur berlawanan. Badannya dijulurkan keluar dari badan mobil. Kedua tangannya dilambai-lambaikan ke arah mereka. Suaranya pecah tetapi ia terus berteriak seperti orang gila.Perhatian orang-orang di jalur lawan arah masih terfokus kepada mobil yang terbakar di tengah jalan. Suaranya teredam oleh suara deru mesin mobil-mobil besar. Dia menoleh ke belakang. Sebuah mobil boks besar merayap perlahan menyejajari mobilnya. Menutup pandangan orang-orang dari jalur sebelah ke arah mobilnya.Harapannya pupus.Pria di kabin depan mobil besar itu menatapnya sambil tertawa.“Wuihhhh. Bening banget, Cok! Jancok edan tenan! Ayu ne…”Dia ketakutan. Dengan cepat menarik tubuhnya ke dalam mobil. Dia menaikkan kaca mobilnya dengan panik.&ldquo

  • Swing Partner   BAB 66 – NO WAY OUT

    Sudah dua hari sejak peristiwa itu, dia tidak menerima telepon ataupun pesan dari Orion Petralis. Dia terlihat begitu sibuk ataupun berusaha terlihat sibuk seolah sedang mengalihkan pikirannya kepada pekerjaannya. Siang ini, Vera memberitahu ada email dari keluarga Petralis tetapi bukan dari Orion. Brisia Petralis, adik Orion yang memesan satu set perhiasan dengan tema musim panas. Dan dia meminta untuk berkomunikasi langsung dengannya. Sayangnya, jadwalnya sudah padat hingga lusa nanti. “Buatkan jadwal untuknya setelah lusa. Sesuaikan saja dengan jadwal Nona Petralis,” nada suaranya terdengar formal.Vera menatap bosnya. Lalu menganggukkan kepala. Dia tidak mungkin menceritakan hal ini kepada Tuan Lintang karena Tuan Lintang sedang dalam perjalanan menuju Milan. Ada hal yang harus ditangani sendiri di sana selama tiga hari.Siang itu, dia menuju Paragon Persada. Kak Ishaak sudah menunggunya di teras lobby. Bahkan yang membukakan pintu mobilnya adalah Kak Ishaak sendiri.“Kamu baik-

  • Swing Partner   BAB 65 – SUAPAN LINTANG

    Lintang langsung mengakhiri panggilan video dari Orion begitu melihat kakak sepupunya bergerak membalikkan tubuhnya ke arahnya. Stoples pilus yang ada dalam dekapannya terguling begitu saja di atas karpet tebal. Untutng tidak pecah.Lintang gegas mengambil stoples yang berhenti bergulir karena tertahan kaki meja kopi. Dia duduk di sofa samping tempat kakak sepupunya tertidur.Kakak sepupunya bergumam. Sesuatu yang tidak jelas. Tapi terdengar “Bodoh!”Alis Lintang naik sebelah. Kakinya disilangkan. Dia masih mengamati kakak sepupunya dengan diam. Tidak biasanya kakak sepupunya merutuki dirinya sendiri.“Eh?” dia terkejut menatap adik sepupunya yang sedang duduk sambil menyilangkan kakinya, “Sedang apa?”“Sedang mengamati Mbak Rani tidur siang,” Lintang berdiri mengambil box makan siang milik kakak sepu

  • Swing Partner   BAB 64 – STOPLES PIL PENAMBAH SEMANGAT

    Lintang membuka kotak makan siang kakak sepupunya yang masih belum tersentuh sama sekali. Makanannya sudah dingin. Tetapi masih sangat layak untuk dimakan. Dan tampilannya masih menggugah selera.Dia menggelengkan kepala lalu menatap sofa. Kakak sepupunya tertidur sambil memeluk stoples cemilan yang sering ia lihat dulu di rumah Om Bagas dan Tante Yumna. Bahkan ia juga melihat cemilan berisi bulat-bulat putih kecil berhiaskan potongan daun kucai di rumah Om Janu dan Tante Desi. Kata Kak Ishaak, cemilan itu adalah pil penambah semangat milik kakak sepupunya itu.Vera menghubunginya saat melihat ada yang tidak beres pada kakak sepupunya. Untuk itu ia kemari. Langsung dari Prisma Glass setelah meeting besar usai ke The Esthetic Jewelry.Tangannya mencoba mengambil stoples cemilan yang masih dipeluk kakak sepupunya itu. Perlahan, menariknya ke bawah. Tapi siapa sangka, kakak se

  • Swing Partner   BAB 63 – LAYU SEBELUM BERKEMBANG

    Notifikasi pesan teksnya berdering, sebuah popup pesan muncul dengan nama Orion.Orion_Di sana pasti sudah masuk waktu makan siang. Kau sudah makan, My Queen?_Maharani_Aku baru saja memesan makanan lewat jasa layanan antar. Bagaimana denganmu?_Orion_ Aku baru saja selesai sarapan. Sedang musim semi di sini. Taman-taman di hotel terlihat luar biasa_Maharani_Tulip?_Orion membuat panggilan video. Wajahnya terlihat segar dengan kemeja putih dengan vest warna navy blue dan dasi bermotif diagonal warna biru dan hijau, tampak serasi dengan warna matanya.Dia tersenyum menatap kamera.“Kau terlihat keren, Orion.”Orion tertawa.“Apakah itu sama dengan kalimat, ‘Kau terlihat tampan, Orion…’?”Dia tertawa dengan pipi bersemu.“Kurang lebih seperti itu,” kepalanya menga

  • Swing Partner   BAB 7 – HARI YANG SEMPURNA

    Meeting berjalan lancar. Klien sangat menyukai desain-desain dari para desainer The Esthetic Jewelry. Mereka bahkan meminta tambahan perhiasan di luar pesanan mereka dengan bahan mutiara laut asli Indonesia.Rasa mual yang dirasakan olehnya saat di lift tadi mendadak

  • Swing Partner   BAB 6 – FIGHT BACK!

    Kak Ishaak menghubunginya begitu ia sampai di kantor. Dia bergegas ke ruangannya. Mengabaikan Cherryl yang baru keluar dari ruangan Mas Aldi dengan rok pendek dan tabrak corak yang menyakitkan mata untuk dilihat. “Kak Ishaak…,” suaranya tercekat, “Ma’af. Ma’afka

  • Swing Partner   BAB 5 – KELUARGA

       Dia menatap foto yang ia buat semalam. Foto bukti KDRT yang dilakukan oleh Mas Aldi. Matanya tidak terlalu bengkak pagi ini. Usahanya untuk mengompres dengan handuk kecil yang dibasahi, membuahkan hasil. Pagi ini jadwalnya adalah menemui dokter obgyn unt

  • Swing Partner   BAB 4 – CINTA YANG BUKAN UNTUKNYA

    Dia belum tertidur saat Mas Aldi pulang. Jam digital di nakas menunjukkan pukul 22.40. Dia menutup buku yang sedang dibacanya saat suaminya membuka pintu kamar. Mas Aldi tersenyum. Wajahnya terlihat lelah tetapi matanya penuh perasaan bahagia. “Kamu belu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status