Share

Bab 75

Penulis: Shiskaco
last update Tanggal publikasi: 2026-07-04 18:06:37

Tirai-tirai tebal ditarik rapat, menelan setiap tetes sinar matahari yang berusaha masuk. Udara di dalam ruangan terasa sangat dingin, AC dipasang pada suhu terendah hingga membuat embun tipis menempel di kaca jendela. Mansion mewah yang beberapa hari terakhir terasa hangat kini kembali suram.

Wilhelm masuk dengan setumpuk berkas warna kuning kusam di tangannya.

Cavero duduk di balik meja mahoninya, sedang memutar-mutar sebuah jam tangan kecil milik anak-anak yang kacanya sudah pecah.

"Tuan,
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 75

    Tirai-tirai tebal ditarik rapat, menelan setiap tetes sinar matahari yang berusaha masuk. Udara di dalam ruangan terasa sangat dingin, AC dipasang pada suhu terendah hingga membuat embun tipis menempel di kaca jendela. Mansion mewah yang beberapa hari terakhir terasa hangat kini kembali suram. Wilhelm masuk dengan setumpuk berkas warna kuning kusam di tangannya. Cavero duduk di balik meja mahoninya, sedang memutar-mutar sebuah jam tangan kecil milik anak-anak yang kacanya sudah pecah."Tuan, laporan forensik resminya sudah keluar," ucap Wilhelm seraya meletakkan dokumen itu di hadapan Cavero.Cavero tidak menyentuh dokumen itu. Dia cuma melirik sampulnya dengan jijik. "Lalu?" Tanyanya singkat. "Berdasarkan struktur gigi yang ditemukan dan sampel DNA yang diambil dari fragmen tulang yang tersisa... tim dokter ahli menyatakan bahwa subjek A adalah Lunaria Vilas. Dan subjek B, profilnya cocok sembilan puluh sembilan persen dengan Tuan Muda Cashelion," Cavero mengernyitkan alisnya.

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 74

    Suara ledakan merobek kesunyian malam di pinggir tebing yang curam. Api raksasa melahap Mercedes perak yang terperosok di kedalaman jurang menciptakan pemandangan mengerikan yang menghangatkan suhu udara. Bau ban terbakar dan bensin yang menyengat segera memenuhi atmosfer, menyamarkan aroma pinus dari hutan di sekitar mereka. Di atas sana, dekat pembatas jalan yang hancur, Lunaria mencengkeram erat tangan kecil putranya hingga ujung jarinya memutih."Mama yakin kita bisa kabur dari papa?" Tanya Cashelion pelan. Suaranya nyaris hilang tertelan gemuruh api. Jantungnya berdebar keras karena rasa takut akan bahaya yang akan dihadapinya setelah ini. Genggamannya di tangan mamanya ikut mengerat, menegaskan kekhawatirannya. Cashelion tak dapat membayangkan semurka apa papanya nanti. Ingatannya melayang saat Lion menguasahi tubuhnya dulu, papanya membakar saudaranya sendiri hidup-hidup. Dan sekarang, mamanya ikut bermain api. "Kita harus pergi sekarang," balas Lunaria."Iya ma," jawab Cas

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 73

    Hantaman luar biasa menyerang kepala Luna. Dia menyerengit, alisnya bersatu, dan tangan kiri yang memegangi kepalanya sakit. "Ukh," keluhnya yang masih memegangi kepalanya. Sakit. Pusing. Luna membuka mata perlahan sebelum akhirnya sadar. Matanya bergerak pelan untuk memastikan keberadannya. Ketika menoleh kesamping dan melihat Cavero yang tertidur tenang bertelanjang dada, Luna langsung bangun dan menutup mulutnya. "Tidak mungkin. Tidak mungkin-" racau Luna bingung. Ingatan yang Luna lupakan tiba-tiba datang bersamaan seolah dia sedang bermimpi panjang membuatnya meragukan apa yang ia lakukan selama ini. Apa yang ia lakukan hingga berhubungan dengan laki-laki biadab yang membunuh ayah kandungnya. "Hmm, Luna." Panggil Cavero lembut. Laki-laki itu membuka matanya degan perasaan yang sangat bahagia tanpa tau jika saat ini istrinya tengah kebingungan. "Sayang, kamu kenapa?" Tanya Cevero khawatir melihat istrinya meracau sendiri. "Sayang?" Tanya Luna mengejek. "Siapa yang kamu

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 72

    "Jadi, bagaimana? Bisa beri aku kesempatan untuk jadi bagian keluargamu? Aku ingin jadi suami serta ayah untuk Cendric," Asael diam. Elard berdiri dan menatap Asael yang kebingungan menentukan pendapatnya. "Aku rasa kamu tidak punya pilihan lain. Mulai sekarang, aku akan tidur dikamarmu. Dan mulai besok, kita sarapan dan makan malam bersama."Asael menatap Elard terkejut. "Aku tau ini berat, tapi kita bisa mencobanya. Bagaimana dengan 3 bulan?""Hah, apa?" "3 bulan. Beri aku kesempata 3 bulan. Aku akan berperan sebagai suami dan ayah yang baik. Kamu tidak perlu berusaha menyukaiku lagi, cukup dengan kamu mau makan bersama, jalan-jalan bersama, dan membiarkanku tidur di kamarmu." "A-apa?" Wajah Asael pias memerah. Dia tak pernah mengira Elard akan melakukan langkah yang begitu luar biasa. Langkah yang tak pernah dia bayangkan. Kini, Asael hanya bisa duduk termenung dikamarnya menunggu Elard. Tadi, Elard menyuruhnya kembali ke kamarnya lebih dulu karena akan bersiap pindah. Jant

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 71

    Sampai dirumah, Elard menyuruh Cendric masuk ke kamarnya. Dia membawa Asael masuk kedalam kamarnya dan mendudukan wanita itu untuk mendengarkan penjelasan istrinya. Ada hal yang sangat membuatnya penasaran sedari tadi. "Apa maksudmu dengan kelahiran Cendric ada hubungannya dengan Cavero?" tanya Elard dengan ekspresi yang sangat serius. Bisa dibilang, ini ekspresi paling serius yang pernah dilihat oleh Asael selama mereka bersama. Bahkan ketika, Asael menyatakan bahwa ia hamil, Elard tidak seterkejut ini. "Seperti yang kamu pikirkan.""Apa itu? Bukannya kamu sengaja menjebakku?" Tanya Elard menghina. Asael yang mendengar tuduhan itu tidak terima dan berdiri. Dia mendongak menatap Elard yang lebih tinggi darinya. Mungkin kesabaran itu juga sudah membuncak hilang karena tatapan merendahkan Elard. "Aku memang mencintaimu. Tapi aku tidak sehina itu untuk mencampur obat perangsang agar kamu meniduriku," bantah Asael. Selama ini, Asael sangat ingin mengatakan itu agar Elard sadar. La

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 70

    Elard tengah duduk di taman sendirian karena lelah harus berpura-pura bersikap manis kepada Asael. Andai saja bisa, Elard ingin mengabaikan wanita itu dan pergi ke markasnya untuk melatih anak baru daripada harus membuang-buang waktu bersama wanita licik itu. Hah,Helaan berat dikeluarkan Elard. Dia berharap, angin malam mampu menyingkirkan perasaan tak menyenangkan yang hinggap sekarang. Berharap waktu cepat berlalu agar dia bisa segera pulang. Di tempat ini, bukan. Bukan tempat, ini memang bukan dunianya. Kapan dia bisa terlepas dari sini dan hidup dengan nyaman bersama Cendric. "Elard,"Suara lembut yang menyapa telinga Elard, membuat perasaan risau laki-laki itu pudar. Elard mengangkat kepalanya. Di depannya, ada wanita yang selalu ia rindukan setiap matanya terpejam. Andai bisa, Elard ingin memeluknya. Mendekapnya dan mengatakan bahwa ia sangat mencintai wanita itu. Namun apa dayanya, ada nyawa yang lebih berharga dari wanita didepannya yang harus dia lindungi. "Aku tidak m

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 2

    Aku hanya bisa tercengang ketika sadar bahwa aku telah masuk ke salah satu novel yang aku baca beberapa minggu lalu. Dari banyaknya novel, kenapa harus yang itu. Novel penuh karakter psikopat gila! Dulu, aku membelinya karena tertarik dengan judulnya. Ditengah Hujan Deras. Menarik bukan? Tak ada

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 1

    Aku meregangkan badanku sebelum akhirnya melenguh puas. Pekerjaan hari ini sudah usai dan aku bisa langsung pulang dan tidur. Hari ini, tenagaku sudah habis menerima omelan dari para customer. Namaku Lunaria Sirius, seorang pegawai biasa saja yang punya gaji diatas UMR sedikit. Setelah lulus kuli

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 6

    "Tuan muda sepertinya memiliki kepribadian ganda." Cavero terkejut. "Ja ... jangan-jangan nyonya juga begitu tuan. Dia memiliki kepribadian ganda juga." Ekspresi Cavero kembali ke semula. "Enyah sana!" "Tuan, saya serius. Tadi saya berniat menemui tuan muda namun saya mendapati tuan mud

  • TERJEBAK DI NOVEL PSYCOPATH   Bab 5

    Seth, tangan kanan Cavero memberikan laporan apa yang dilakukan oleh Lunaria hari ini. Cavero mendengarkannya dalam diam seraya fokus mengerjakan pekerjaannya. "Sepertinya nyonya benar-benar sangat depresi tuan. Apa tidak sebaiknya kita memanggil Psikiater kembali? Nyonya sepertinya salah m

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status