LOGINAku seorang pelatih kebugaran, bertubuh kuat dan penuh gairah. Istriku sedang dinas keluar kota selama setengah bulan dan aku sulit tidur sendirian, hatiku terasa panas seperti terbakar. Malam itu, seorang tante cantik berusia empat puluhan diam-diam masuk ke kamarku ... "Kalau kamu diam saja, biar tante yang mulai duluan."
View MoreAku kebingungan, menatap wajah istriku yang penuh amarah. Aku panik dan tak tahu harus berbuat apa. Aku pun bertanya, "Sayang, apa ... apa yang kamu lakukan? Aku salah apa?"Mata Rolin berkaca-kaca, penuh amarah dan juga rasa tersakiti. Dia berteriak padaku, "Salah apa? Willy! Kamu masih mau pura-pura nggak tahu setelah melakukan hal menjijikan itu pada Tante Lusi?!""Aku selalu mengira kamu itu pria yang jujur, bisa kupercaya, tapi ternyata kamu itu manusia bejat yang bermuka dua!"Usai bicara, dia pun menangis tersedu-sedu. Dia mengeluarkan selembar dokumen dan melemparkannya ke wajahku. Begitu melihat isinya, aku seperti disambar petir."Surat ... cerai?""Sayang? Kamu ... mau cerai denganku?"Aku menatapnya tak percaya, suaraku juga terdengar gemetar.Dengan suara bergetar dan penuh rasa kecewa, Rolin menatapku dan berkata, "Menikah dengan pria bejat sepertimu adalah penyesalan terbesar dalam hidupku!""Menjijikkan! Memalukan!"Mendengar semua tuduhan itu, aku merasa hancur, saki
Sup ayam itu terlihat sangat menggugah selera. Nafsu makanku langsung bangkit dan aku pun tak sabar untuk mencicipinya."Enak sekali! Andai saja Rolin punya setengah dari keahlian masak tante, aku pasti bisa makan enak tiap hari."Sup ini langsung habis kuteguk.Tapi begitu kuletakkan mangkuknya, tiba-tiba aku merasa tubuhku panas bukan main, seperti ada api yang membakar dari dalam.Dan saat mataku tertuju pada wajah Tante Lusi yang cantik dan penuh pesona, napasku jadi tidak teratur. Otakku penuh dengan pikiran-pikiran yang tak pantas.Bagian bawah perutku mulai terasa panas membara."Willy? Willy? Kamu kenapa? Kamu nggak enak badan, ya?"Tante Lusi menatapku dengan khawatir. Tubuhnya yang montok menempel erat ke tubuhku, bahkan terus bergerak-gerak seolah menggesekkannya.Gerakan itu benar-benar membangkitkan semua nafsu yang ada dalam diriku.Seketika, akal sehatku lenyap. Aku langsung menindihnya di sofa dan mulai merobek pakaiannya tanpa pikir panjang.Lusi terkejut dan panik."W
Tante Lusi akan tinggal di rumahku setidaknya selama empat hari.Karena kejadian kemarin, aku merasa sangat canggung. Aku benar-benar tak punya keberadian buat berada di ruangan yang sama dengannya.Sebenarnya, rencanaku adalah setelah sarapan langsung kabur pergi kerja, lalu pulangnya malam-malam, jadi bisa menghindari dari tatap muka dengannya.Namun siapa sangka, ternyata hari ini sabtu. Kami libur dua hari, jadi tak perlu pergi ke gym!Kalau lagi akhir pekan dan tidak ada kegiatan, aku juga tidak mungkin meninggalkan Lusi sendirian di rumah. Kalau istriku sampai tahu, pasti bakal menjadi masalah.Tentu saja aku juga tak bisa cerita ke istriku soal kejadian tadi malam. Masalahnya bukan hanya susah buat dibicarakan, tapi juga bisa merusak keharmonisan rumah tangga.Jadi, tak ada pilihan lain, aku harus menahan diri dan tetap bersama Lusi.Harapanku hanya satu, semoga dia tidak bertindak macam-macam hari ini.Aku hanya bisa diam-diam berdoa dalam hati."Willy, aku benar-benar minta ma
Tepat saat aku hampir kehilangan kendali sepenuhnya, tiba-tiba wajah istriku muncul dalam pikiranku. Aku langsung tersentak, seolah membayangkan ekspresi kecewa dan sakit hatinya jika semua ini terbongkar.Mataku pun langsung terbuka lebar dan secercah akal sehat berhasil menguasai diriku!Aku buru-buru melepaskan genggaman Lusi dan menjauh darinya.Dengan napas terengah, aku tak berani menatapnya. Aku berkata gugup, "Nggak boleh, kita nggak boleh melakukan ini!""Aku nggak boleh mengkhianati Rolin. Apalagi ... kamu itu Tante Lusi, kita nggak boleh melakukan hal seperti ini!"Aku buru-buru menolak, lalu dengan panik mengambil pakaian yang ada di samping, bersiap untuk segera mengenakannya agar Tante Lusi tak melihat betapa malang dan malunya diriku.Namun siapa sangka, Lusi malah menghentikanku. Dia merebut pakaianku dan melemparnya menjauh.Dia mendorongku hingga terjatuh, lalu membungkuk ke arahku, bibirnya yang merah menyala terbuka pelan dan ucapannya penuh dengan godaan."Willy, k






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.