ホーム / Male Adult / Terjebak Gairah Terlarang / 58 Intrik yang Semakin Rumit

共有

58 Intrik yang Semakin Rumit

作者: Heartwriter
last update 公開日: 2026-04-10 09:22:43

Di kamar Windy di lantai dua rumah mewah itu, sinar matahari yang redup menyelinap masuk melalui tirai tipis, dan alunan musik R&B yang lambat masih mengalun lembut dari speaker, menciptakan irama sensual yang selaras dengan detak jantung mereka.

Leon dan Windy baru saja menyelesaikan sesi berpelukan yang panas dan lambat—tubuh atletis Leon menekan tubuhnya dari belakang, dorongan terakhirnya yang dalam dan kuat membuat mereka berdua menghela napas dalam-dalam, mencapai klimaks bersama seperti
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Terjebak Gairah Terlarang   297 Pagi, Calon Suami

    Pagi di suite Presidential Marina Bay Sands terasa mewah dan sepi. Gito terbangun dengan Windy tertidur di dadanya, tubuh telanjang gadis itu menempel erat, kakinya melingkar di paha Gito. Kalung emas dan berlian yang dibelikannya kemarin masih melingkar di leher Windy, berkilau di bawah sinar matahari pagi yang menyusup melalui jendela.Gito menatap wajah Windy yang tidur nyenyak. Amarahnya terhadap Sonya dan Leon masih membara, tapi kehadiran Windy seperti obat penenang sekaligus bahan bakar nafsu. Ia mengusap punggung Windy pelan, tangannya turun ke bokong gadis itu, meremasnya lembut.Windy menggeliat, matanya terbuka pelan. Ia tersenyum manja, mencium dada Gito.“Pagi, calon suami,” bisiknya sambil menggesek bokongnya pelan ke paha Gito.Gito langsung mengeras lagi. Ia membalikkan tubuh Windy hingga telentang, naik ke atasnya, dan memasuki vaginanya dengan satu dorongan kuat. Windy mendesah panjang, kakinya langsung melingkar di pinggang Gito.Mereka bercinta pagi itu dengan ritm

  • Terjebak Gairah Terlarang   296 Fatika Menggilir Leon dan Reva

    Pagi menjelang, sekitar pukul 06.45. Cahaya matahari pagi menyusup tipis melalui gorden kamar tidur Leon. Reva masih tertidur pulas di sisi ranjang, tubuhnya membelakangi mereka, selimut hanya menutupi separuh pinggulnya. Leon terbangun dengan tubuh pegal dan kepala sedikit pusing karena efek sisa obat kuat. Ia merasakan kehangatan tubuh di belakangnya. Fatika masih menempel erat di punggungnya, bokongnya menekan perut Leon, satu kakinya melingkar di paha Leon. Batang Leon yang masih setengah tegang bersentuhan dengan celah vaginanya Fatika yang masih basah. Fatika terbangun hampir bersamaan. Ia menggesek bokongnya pelan ke batang Leon, lalu menoleh ke belakang dengan senyum genit. “Pagi, Den… masih keras ya?” bisiknya sangat pelan agar Reva tidak terbangun. Leon melirik Reva yang masih tidur nyenyak. Ia mengangguk pelan. Fatika tersenyum nakal. Ia menggesek bokongnya lebih kuat, menggoda batang Leon hingga mengeras lagi. “Fatika masih mau satu ronde pagi ini,” bisiknya sambil me

  • Terjebak Gairah Terlarang   295 Telan Ini, Den

    **Lanjutan Cerita**Malam itu, Leon pulang ke rumah sekitar pukul 02.30 dini hari. Reva sudah tertidur pulas di kamar tidur utama setelah menunggu lama. Leon masuk ke rumah dengan langkah pelan, tubuhnya masih membawa aroma parfum wanita asing dan keringat.Saat ia melewati ruang tamu, Fatika muncul dari arah dapur, hanya memakai tank top tipis dan celana pendek. Ia langsung mendekat, mencium aroma di leher dan baju Leon.“Den… bau parfum wanita lagi,” bisik Fatika sambil tersenyum sinis tapi penuh nafsu. “Den baru habis main ya?”Leon tidak menjawab. Fatika langsung mengeluarkan pil obat kuat dari saku celananya, memasukkannya ke mulut Leon saat ia sedang minum air, lalu menutup mulutnya pelan.“Telan, Den… ini supaya Den kuat melayani Fatika malam ini,” bisik Fatika manja.Leon menelan pil itu tanpa sadar. Tak sampai 10 menit, efek obat kuat bekerja. Panas menyebar di tubuhnya, batangnya langsung mengeras dengan kuat.Fatika tersenyum puas. Ia menarik Leon ke sofa ruang tamu.“Duduk

  • Terjebak Gairah Terlarang   294 Siasat Licik Dibalas Tuntas

    **Lanjutan Cerita Sonya di Hong Kong**Sonya sedang berada di sebuah kafe mewah di Central untuk menunggu Jonathan yang sedang meeting bisnis. Ia duduk di pojok yang agak tersembunyi, menikmati cappuccino sambil scrolling ponsel. Tiba-tiba suara familiar terdengar dari meja di belakangnya, dipisahkan hanya oleh tanaman hias tinggi.Suara Ester Lim — mantan tunangan Jonathan — sedang berbicara dengan nada rendah tapi penuh amarah.“…Edward, aku nggak sabar lagi. Aku mau Sonya itu jatuh secepatnya. Kamu sudah dekat dengannya kan?”Suara pria yang tenang dan percaya diri menjawab, “Sudah. Dia mulai nyaman ngobrol sama aku. Tinggal satu langkah lagi.”Ester tertawa sinis. “Bagus. Ini obat perangsangnya. Kasih ke dia besok atau lusa. Buat dia mabuk kepayang sama kamu, lalu rekam semuanya. Aku mau Jonathan melihat betapa murahannya wanita itu. Setelah itu, aku akan ambil Jonathan kembali.”Sonya membeku di kursinya. Jantungnya berdegup kencang. Ia menahan napas, mendengarkan setiap kata. Ed

  • Terjebak Gairah Terlarang   293 Jangan Lepas Aku

    Setelah ledakan panas di posisi woman on top, Sonya masih duduk di pangkuan Jonathan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa kenikmatan. Napas mereka sama-sama tersengal. Sonya menunduk, menyandarkan keningnya di kening Jonathan, rambut hitamnya menutupi wajah mereka berdua seperti tirai intim.“Jangan lepas aku malam ini,” bisik Sonya lembut, suaranya penuh kasih sayang yang dibuat-buat tapi terdengar meyakinkan. “Aku mau merasakan kamu sepanjang malam.”Jonathan memeluk pinggang Sonya lebih erat, tangannya mengusap punggung telanjangnya dengan lembut. “Aku nggak akan lepas kamu. Kamu milik aku sekarang, Sonya. Hanya aku.”Ia mencium bibir Sonya dengan penuh perasaan — bukan rakus seperti sebelumnya, tapi ciuman yang dalam, lambat, dan penuh obsesi. Lidah mereka saling menyentuh pelan, seolah sedang menikmati rasa satu sama lain. Sonya balas menciumnya dengan sama lembutnya, tangannya mengusap dada Jonathan, merasakan detak jantung pemuda itu yang cepat.Sonya turun

  • Terjebak Gairah Terlarang   292 Aku Mau Sama Kamu Aja

    Malam itu, di penthouse mewah mereka, Sonya baru saja selesai mandi. Ia mengenakan kimono sutra tipis berwarna merah marun yang Jonathan belikan kemarin. Rambutnya masih agak basah, kulitnya harum sabun mahal. Jonathan sedang duduk di sofa ruang tamu sambil mengecek email bisnis, tapi matanya langsung tertuju pada Sonya saat ia keluar dari kamar mandi.Jonathan meletakkan ponselnya, berdiri, dan langsung mendekat. Ia memeluk Sonya dari belakang, dagunya bertumpu di bahu Sonya, tangannya melingkar di pinggangnya dengan posesif.“Kamu wangi sekali,” bisik Jonathan di telinga Sonya. “Aku nggak mau kamu keluar lagi hari ini. Aku mau kamu di sini… sama aku saja.”Sonya tersenyum, memutar tubuhnya dalam pelukan Jonathan. Ia mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik:“Aku juga nggak mau ke mana-mana. Malam ini aku milik kamu sepenuhnya.”Jonathan langsung menggendong Sonya ke kamar tidur. Ia membaringkan Sonya di ranjang king-size, lalu naik ke atasnya. Tapi Sonya mendorong dada Jonathan

  • Terjebak Gairah Terlarang   270 Fatika yang Nakal

    Fatika belum mau pergi. Tubuhnya masih panas dan penuh nafsu meski baru saja orgasme di atas tubuh Leon. Ia masih duduk di pangkuan Leon, batang Leon yang basah dan setengah keras masih berada di dalam vaginanya. Fatika menggoyang pinggulnya pelan sambil menatap Leon dengan mata penuh permohonan.“

  • Terjebak Gairah Terlarang   268 Masuk Pelan, Om

    Setelah sesi spooning yang panjang dan mesra, Gito menarik tubuh Windy agar berbaring telentang di tengah ranjang king-size. Ia naik ke atasnya dengan perlahan, tubuh besar dan beratnya menindih tubuh ramping Windy yang masih basah keringat. Windy membuka lebar kedua kakinya, lututnya ditekuk tingg

  • Terjebak Gairah Terlarang   265 Jalan-jalan di Singapura

    Keesokan paginya, Gito membawa Windy terbang ke Singapura menggunakan jet pribadinya. Windy tampak sangat bahagia, memakai dress summer putih yang ketat dan elegan, rambutnya tergerai, serta tas Hermes baru yang dibelikan Gito pagi itu.Sesampainya di Singapura, Gito langsung mengajak Windy ke pert

  • Terjebak Gairah Terlarang   262 Mengajari Brondong Spooning

    Sonya masih duduk di atas tubuh Jonathan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa orgasme pemuda itu di dalamnya. Ia menunduk, mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik di telinganya dengan suara serak yang menggoda:“Kamu sudah mulai jago… sekarang aku ajari yang lebih intim. S

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status