LOGIN“Hmm….” Om tetangga sebelah harus pergi dinas keluar kota selama dua hari dan dia menyuruhku untuk menjaga istrinya. Tak disangka, tante muda tak menaruh curiga sedikit pun padaku. Dia tidur pulas di ranjang dengan baju tidur yang sangat minim. Tubuhnya yang putih mulus terpampang jelas di depanku, bergerak naik turun perlahan mengikuti ritme napasnya. Aku tak bisa menahan diri. Aku mengulurkan tangan ke arah tubuhnya yang terlelap, menyentuh dan merasakan langsung lekuk tubuhnya yang mempesona. Wanita itu agak gemetar saat kusentuh, tapi dia tak kunjung terbangun. Sebaliknya, sentuhanku seolah membuatnya mulai terangsang dan tubuhnya perlahan bergerak mendekat. Aku pun tak sanggup lagi menahan gejolak gairah di tubuh. Asetku yang sudah menegang keras sejak tadi, mulai kugesekkan ke area bawah tubuhnya….
View MoreMelihat Om Tomi, perasaanku langsung dihantui rasa bersalah.“Nggak merepotkan kok. Beberapa hari ini aku selalu tidur nyenyak sampai pagi, kondisi rumah juga aman.”Om Tomi sama sekali tak curiga kalau dirikulah orang yang sudah merusak rumah tangganya. Dia tersenyum sambil mengangguk pelan, lalu menoleh ke arah tante.Jika diperhatikan baik-baik, raut wajah tante tampak agak dingin. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dia langsung masuk ke kamarnya.Jantungku berdegup kencang. Setelah ragu-ragu cukup lama, akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya pada Om Tomi, “Om Tomi, kamu lagi bertengkar dengan tante?”Om Tomi tersentak kaget, ekspresi wajahnya langsung berubah muram.“Kok kamu tahu?”Aku pun berkata dengan hati-hati, “Soalnya pas main ke rumah om beberapa hari ini, tante terlihat nggak begitu senang. Dia juga nggak banyak bicara denganku, makanya aku menebak mungkin kalian sedang bertengkar.”Om Tomi hanya bisa tersenyum pahit sambil menggeleng, “Memang ada sedikit salah pah
Di dalam video itu, ternyata terlihat momen saat aku diam-diam masuk ke kamar tadi, ditambah adegan saat aku meraba dan menggigit tante.Kapan dia merekamnya?!Karena panik, aku buru-buru merebut ponselnya dan langsung menekan hapus.“Nggak ada gunanya, begitu video itu terekam, otomatis langsung terunggah ke penyimpanan cloud.”Tante tidak berusaha menghalangiku sama sekali. Dia hanya menjulurkan lidahnya sambil menjilat bibir.“Menurutmu kalau video ini sampai dilihat oleh Om Tomi, kira-kira hukuman apa yang bakal kamu terima?”Terus-terusan dipermainkan seperti ini benar-benar membuat aku tak tahan lagi.“Sebenarnya apa maumu?”Tante menatapku sambil tersenyum manis, sementara jari-jari kakinya mulai merayap naik ke atas dari betis menuju ke paha atas.“Nggak ada kok, tante hanya kesepian saja. Kalau kamu bisa memuaskan aku, video ini bakal kuhapus, bagaimana?”Meski dia bertanya bagaimana, tapi aslinya aku tak punya pilihan sama sekali.“Tapi kamu harus benar-benar menghapusnya, ja
Namun begitu aku benar-benar hendak menerkamnya, otakku rasanya seperti tersambar petir.Seketika, efek alkohol di tubuhku sirna sangking terkejutnya.Gawat!Apa yang sedang kulakukan?! Aku sudah gila?!Dia itu tanteku dan Om Tomi itu sahabat baik ayahku. Bisa-bisanya aku melakukan hal seperti ini padanya?!Kalau sampai ketahuan, ayahku pasti akan mematahkan kakiku.Dengan tangan yang gemetar ketakutan, aku buru-buru menarik kembali ujung gaun tidur tante ke bawah untuk menutupinya, lalu bersiap merapikan celana dan pergi.Namun tiba-tiba, pergelangan tanganku dicengkeram kuat.Tante langsung duduk tegak dan menatapku dengan tatapan yang sangat kesal.“Kamu lagi apain?!”Rasanya malu setengah mati, ingin langsung menghilang saja.Awalnya aku ke sini hanya ingin membuktikan kalau diriku bukan pria pengecut, tapi begitu sudah di depan mata, tetap saja tak berani.Sudah membuat gairah seorang wanita memuncak, tapi malah menciut di detik-detik terakhir… hal ini memang sangat membuat kesal.
Jantungku rasanya berdegup kencang tak karuan.Aku selalu merasa kalau ucapan tante itu punya makna tersirat.Terdengar seperti… sengaja menggodaku.Biasanya tante bukan orang seperti ini… kok malam ini malah berubah?Mungkinkah karena lagi mens?Dengan wajah memerah menahan malu, aku mengangguk yakin ke arahnya, “Tenang saja tante, aku pasti akan bantu jaga rahasiamu.”“Baguslah kalau begitu.”Tante tersenyum manis, lalu bangkit berdiri untuk mengambil sebotol anggur merah dari atas rak.“Mau minum?”Dia mengayunkan botol itu di depanku. Melihat cairan merah pekat di dalamnya, entah iblis apa yang merasukiku, aku pun langsung mengangguk.Tante menuangkan segelas untukku, lalu menuangkan segelas lagi untuk dirinya sendiri.Dia mendongakkan lehernya, meminumnya dengan pelan.Lehernya yang putih mulus terpampang jelas di depanku, memancarkan rona merah muda yang sehat dan urat-urat halus yang samar-samar terlihat di sana.Tenggorokanku terasa kering kerontang. Tanpa pikir panjang, aku la
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.