LOGINIbuku adalah pemilik toko perlengkapan dewasa. Hari itu aku sangat lelah dan beristirahat di toko ibu, tapi aku malah tidak sengaja terjebak di ranjang erotis. Waktu Tante Mila dari sebelah datang ke toko, dia malah mengira kalau aku adalah produk dewasa model terbaru dan bahkan melucuti celanaku ....
View MoreBegitu masuk ke kamar, aku menemukan sebuah komputer yang terhubung dengan rekaman CCTV toko.Hanya saja, saat ini status pengawasannya sedang tidak aktif.Aku mencoba memeriksa kembali rekaman video yang tersimpan, tapi sebagian ternyata sudah dihapus.Meski begitu, aku benar-benar melihat potongan gambar video di hari kejadian itu!Ternyata pelakunya benar-benar ibuku sendiri?Dalam sekejap, aku merasa seluruh darah di sekujur tubuhku seolah berhenti mengalir.Kenapa? Kenapa semua ini bisa terjadi?Bukankah aku ini anaknya? Kenapa dia tega memperlakukanku seperti ini?Langkahku lemas saat mencoba mundur hingga menabrak meja tulis di belakang. Sebuah kotak terjatuh dari rak buku di sampingku.Tutup kotak itu terbuka dan aku melihat foto-fotoku saat masih kecil berserakan.Aku refleks memungutnya. Tapi, tidak sengaja aku justru menemukan buku harian milik Ibu!Begitu membaca isinya, saat itu juga aku mengerti alasan kenapa dia memperlakukanku dengan sangat kejam!Ternyata aku memang bu
"Kami beneran nggak ngapa-ngapain!"Aku berteriak histeris sampai hampir melempar ponsel itu. Pak Riko yang kaget langsung menahan tanganku dengan panik."Itu toko ibuku! Aku ke sana cuma buat bantu jaga toko saja!"Aku terus berteriak frustrasi. Pak Riko berusaha menenangkanku meski ekspresinya tampak ragu."Bapak tahu kamu bukan orang seperti itu. Bapak juga yakin kamu nggak mungkin lakuin hal semacam ini, tapi sekarang unggahan itu sudah berdampak besar.""Bapak sarankan sebaiknya kamu jangan urusin ini dulu. Biarkan saja mereka bahas, nanti juga bakal reda sendiri. Ini demi kebaikanmu juga.""Kebetulan kamu juga sudah capek kerjain skripsi, gimana kalau pulang dulu dan istirahat di rumah selama seminggu?"Apakah Pak Riko ingin aku pergi dari kampus supaya masalah ini menguap begitu saja? Tapi atas dasar apa?"Pak, Bapak harus percaya sama aku. Aku beneran nggak ngelakuin apa-apa! Aku cuma bantu ibu jaga toko, aku nggak mungkin lakuin hal menjijikkan begitu."Pak Riko tampak kasihan
Malam harinya, aku sengaja membahas soal lilin aromaterapi itu."Bu, lilin yang kemarin enak banget. Boleh nggak minta stok lagi buat dibawa ke kampus? Kayaknya kalau pakai itu aku bisa tidur lebih nyenyak."Gerakan tangan ibuku saat makan sempat terhenti, ekspresinya terlihat agak tidak wajar."Lilin itu cuma ada satu. Kamu pakai di rumah saja, nggak usah dibawa ke kampus. Nanti kalau teman-temanmu nanya, kamu malah repot harus bagi-bagi."Ibu berkata sambil mengambilkan sepotong ikan ke mangkukku. Wajahnya terlihat sangat ramah dan penyayang seperti biasanya."Lihat deh, gara-gara begadang terus wajahmu jadi pucat begitu. Makan yang banyak ya, biar badanmu seger lagi."Di atas meja tersaji semua masakan kesukaanku. Kalau biasanya, aku pasti akan merasa sangat senang.Tapi sekarang, aku benar-benar tidak nafsu makan.Rasanya hambar, aku hanya mengunyah dan menelan makanan itu tanpa menikmatinya.Ibu jelas sangat menyayangiku dan tidak ada yang berubah dari sikapnya, tapi kenapa ... ap
Apa?!Kalimat yang tiba-tiba itu membuat pikiranku kosong. Aku tertegun sejenak sambil bergantian menatap lilin itu dan Tante Mila."Apa maksudnya lilin perangsang ...?"Aku mengulang kata-kata Tante Mila dengan linglung.Seketika aku merasa sangat bingung.Apa maksudnya? Apa maksud dari semua ucapan Tante Mila ini?"Kalau lilin ini dinyalakan dan aromanya tercium, emosi dalam tubuh yang menciumnya jadi mudah banget terpancing."Tante Mila menjelaskannya dengan sangat halus, tapi aku langsung mengerti maksud sebenarnya!Namun, karena sudah paham, aku justru merasa semakin bimbang.Kenapa ibu melakukan ini?Kenapa dia menyalakan lilin ini saat aku sedang tidur?Aku ini anak kandungnya, apa untungnya dia melakukan hal seperti ini?Saat itu aku benar-benar kehilangan kata-kata dan hanya bisa menatap Tante Mila dengan bodoh."Biasanya Tante sama ibumu urusan setor uang itu hari Jumat, tapi dia malah mengundurnya jadi hari Minggu ini."Begitu Tante Mila mengatakannya, kepalaku rasanya seper












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.