로그인"Ayah, cepetan bantuin aku, ada kutu masuk ke rok aku. Gatal banget nih." Anak angkatku digigit kutu di area sensitif saat sedang jalan-jalan bersama anjingnya. Dia meminta tolong padaku untuk menghilangkan rasa gatalnya. Tidak disangka, saat sedang dibantu malah membuat gadis itu makin gatal. Dia pun memintaku melepaskan roknya untuk membantu menghilangkan rasa gatal yang lain.
더 보기Aku mendorong pintu dan melihat Nikita sedang meringkuk di lantai.Kevin memegang ikat pinggang di tangannya sambil terus melontarkan makian."Palacur sialan, beraninya kamu cari orang buat selidiki aku! Hari ini aku harus kasih kamu pelajaran. Nanti malam aku bakal seret kamu ke kelab biar kamu nggak berani lagi!"Nikita menutupi kepalanya dengan kedua tangan sambil terus memohon ampun, "Aku nggak bakal berani lagi. Aku mohon, sayang, jangan pukul lagi. Aku yang minta tolong sama Kak Derik, dia nggak ada sangkut pautnya. Lepasin dia, ya?"Padahal dia sendiri sedang terdesak, tapi Nikita masih saja sempat memohon untukku.Di tengah rasa haru, aku merasa sangat perih. Aku segera mengeluarkan ponsel dan menelepon polisi.Setelah itu, aku menerjang masuk dan bergulat dengan Kevin.Polisi datang dengan cepat. Kevin dibawa pergi, sementara Nikita dilarikan ke rumah sakit.Saat Nikita sedang menjalani pemeriksaan, Megan tiba di rumah sakit.Karena sudah melihat sifat aslinya secara jelas, ak
Hari pertama bekerja, aku tidak berani melakukan pergerakan besar dan selalu bersikap sangat penurut.Selama jam kerja, Megan mengirimkan pesan padaku dan bertanya bagaimana pekerjaanku.Melihat perhatian di setiap baris kalimatnya, hatiku merasa sedikit bimbang.Aku tidak tahu harus lebih memercayai Megan atau Nikita.Nikita adalah adik angkat yang tumbuh besar bersamaku, seharusnya aku lebih memercayainya. Tapi, karena aku sudah memiliki hubungan khusus dengan Megan, aku tidak rela jika harus menganggapnya sebagai orang jahat.Sudahlah, setelah aku membantu Nikita merampungkan perceraiannya, kebenaran pasti akan terungkap dengan sendirinya.Malam harinya setelah pulang kerja, aku pergi ke hotel yang sudah dijanjikan bersama Megan.Dia masih tetap begitu membara dan gila, penuh dengan gairah khas anak muda.Aku tidak membocorkan satu kata pun tentang ucapan Nikita padanya, aku hanya fokus menikmati kenikmatan bersamanya.Setelah selesai, kami pulang ke rumah bersama-sama.Setelah bebe
Hal yang membuatku sangat senang adalah ini pengalaman pertama Megan.Setelah malam yang liar itu, aku memperhatikan Megan yang sedang tertidur lelap di sampingku dan akhirnya aku membuat sebuah keputusan.Aku harus cari kesempatan untuk jujur pada Nikita, kalau aku tidak bisa lagi memiliki hubungan ambigu dengannya.Baru saja aku menyalakan sebatang rokok, Megan sudah membuka matanya.Dia memeluk pinggangku, lalu tubuhnya yang meliuk bak ular kembali melilit tubuhku.Aku tidak punya niat lagi untuk lanjut merokok.Di tengah pergumulan itu, Megan mencubit tubuhku pelan."Ayah, nanti jangan peduliin Nikita lagi ya? Aku mau Ayah cuma jadi punyaku seorang."Saat seperti ini, tentu saja aku menjanjikan apa pun padanya, apalagi aku memang sudah punya pikiran begitu sejak tadi."Iya, iya, Megan. Ayah janji nggak bakal ada apa-apa sama Nikita. Ayo, nungging lagi yang tinggi ...."Menjelang siang, barulah aku dan Megan keluar dari hotel. Dia kembali ke sekolah, sementara aku pergi ke rumahnya.
Benar-benar pucuk dicinta ulam pun tiba. Di saat aku sedang ingin menyelesaikannya, gadis kecil ini malah datang mengantarkan diri."Dasar genit, kamu diam-diam menyelinap ke sini cuma biar Ayah bisa ngerjain kamu, ya?"Aku segera memeluknya erat dan sengaja menggoda dia.Megan mendengus pelan. "Memangnya Ayah nggak mau?"Merasakan tubuh yang panas dan lembut di pelukanku, aku tidak punya niat lagi untuk bercanda. Aku langsung menindihnya dengan terburu-buru."Kak Derik, kamu udah tidur?"Belum sempat aku beraksi, pintu kamar tidur terbuka lagi.Kali ini yang datang adalah Nikita.Aku bergegas mendorong Megan agar lebih masuk ke dalam dan menutupinya dengan selimut.Baru saja tertutup rapi, Nikita sudah berjalan ke sampingku dan langsung memelukku."Kak Derik, gimana pertimbanganmu? Aku beneran pengen sama kamu, kalau nggak percaya coba deh kamu rasain ...."Dia menarik tanganku dan mengarahkannya ke bawah.Memikirkan Megan yang berbaring tepat di sampingku, rasanya aku ingin cari luba






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.