Se connecter"Sistem, aku putri dari Host 12138. Aku mengajukan permohonan untuk meninggalkan dunia ini." Pada malam musim dingin yang menggigit, api di perapian menyala dengan terang, memantulkan bayang-bayang yang menari di dinding putih di sampingnya. Agnes menatap salju lebat yang berjatuhan di luar. Perlahan-lahan, dia melepas kalung perak polos dari lehernya, lalu berkata pelan. Tak lama kemudian, suara mekanis yang dingin tiba-tiba terdengar di kamar tidur yang sunyi. "Permohonan diterima. Sistem sedang memprosesnya dan akan membawamu meninggalkan dunia ini 15 hari lagi." Begitu suara itu menghilang, barulah Agnes menyadari bahwa kalung yang tadi berada di telapak tangannya telah lenyap begitu saja.
Voir plusSeiring bertambahnya usia anak itu, Keluarga Darmanto perlahan menyadari bahwa Keyran mulai berbicara lebih lambat dibandingkan anak-anak seusianya, tetapi energinya jauh lebih besar.Awalnya, mereka tidak terlalu memikirkannya. Mereka hanya menganggap perkembangan bicaranya sedikit terlambat dan membelikannya berbagai suplemen nutrisi.Namun ketika anak itu sudah berusia empat tahun, dia masih hanya mampu mengucapkan beberapa kata sederhana dan bahkan belum bisa berbicara dengan lancar. Mereka akhirnya menyadari ada sesuatu yang tidak beres dan buru-buru membawanya menjalani pemeriksaan.Dari pemeriksaan itulah mereka baru mengetahui bahwa obat penggugur kandungan yang dikonsumsi Carol dahulu telah menyebabkan kerusakan permanen pada otak anak tersebut.Kemampuan intelektual Keyran akan selamanya berada di tingkat anak berusia delapan atau sembilan tahun.Mendengar kabar itu, Carol merasa dunianya runtuh. Dia sama sekali tidak menyangka anak yang telah dipertahankannya mati-matian set
Suara Brady terdengar begitu tenang. Namun di telinga Carol, ucapan itu bagaikan gelegar petir. Dia refleks melindungi perutnya dan mundur. Sorot matanya dipenuhi ketakutan dan permohonan."Brady, ini darah dagingmu sendiri. Bagaimana kamu tega menyakitinya? Kalau Paman dan Bibi sampai tahu, mereka pasti akan sangat marah."Melihat Carol ketakutan dan terus mundur hingga ke sudut ruangan, Brady terkekeh pelan.Detik berikutnya, tatapannya yang semula dingin mendadak berubah tajam."Tentu saja aku nggak akan melakukannya dengan tanganku sendiri. Aku nggak pandai mengendalikan kekuatan. Kalau sampai kamu dan anak itu mati bersamaan, kakakmu mungkin akan membunuhku, 'kan? Setelah kupikir-pikir, aku merasa obat penggugur kandungan jauh lebih aman. Menurutmu gimana?"Mendengar kata "obat penggugur kandungan", wajah Carol langsung pucat pasi.Dia menatap gelas kosong itu. Reaksi pertamanya adalah memasukkan jari ke tenggorokan untuk memaksakan diri muntah.Melihat Carol tersungkur di lantai
Hari demi hari berlalu dan tak terasa bulan April pun tiba.Pada malam tanggal 16, setelah terus-menerus dibujuk oleh ibunya, Brady akhirnya setuju untuk mendaftarkan pernikahan mereka keesokan harinya.Begitu mendengar kabar itu, Carol begitu senang sampai hampir tidak bisa tidur sepanjang malam.Keesokan harinya setelah bangun, dia melihat Brady sudah mengenakan setelan jas yang rapi dan rambutnya pun ditata dengan saksama. Kegembiraan Carol semakin meluap.Sambil menopang perutnya, dia berjalan ke meja makan dan duduk. Tiba-tiba dia ingin minum jus jeruk. Dia memanggil pengasuh beberapa kali, tetapi tidak ada yang menjawab.Brady meliriknya, lalu bangkit dan masuk ke dapur.Tak lama kemudian, dia keluar membawa segelas jus jeruk yang baru diperas dan meletakkannya di hadapan Carol. Sejak Carol hamil, ini pertama kalinya Brady memperlakukannya dengan baik. Carol begitu terharu hingga nyaris menangis di tempat. Dia pun kembali bersikap manja."Brady, aku tahu kamu cuma keras di mulut,
Setelah resmi tinggal di rumah Keluarga Darmanto dengan alasan mengandung anak Brady, kondisi Carol perlahan membaik.Meski Keluarga Darmanto sudah tidak berjaya seperti dulu, mereka masih memiliki cukup banyak kekayaan. Perawatan yang diberikan kepada Carol sebagai wanita hamil pun tetap sangat baik.Setiap hari, Carol pergi ke lantai dua untuk menemui Brady. Dia membawakan kue dan buah-buahan, mengucapkan kata-kata mesra, berharap sedikit kenangan manis di antara mereka dulu bisa meluluhkan hati Brady.Namun, Brady bukan hanya tidak menghargainya. Dia bahkan membuang semua barang yang dibawakan Carol. Beberapa kali dia juga berhasil kabur dari kamar yang terkunci dan mencoba memaksa Carol pergi ke rumah sakit untuk menggugurkan kandungannya.Carol sampai lemas ketakutan. Setelah beberapa kali mengalami kejadian seperti itu, dia tidak berani lagi membicarakan masa lalu di depan Brady karena takut semakin memancing emosinya.Hari demi hari berlalu dan perut Carol perlahan semakin membe












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.