Short
Kukira Kamu adalah Takdir Seumur Hidupku

Kukira Kamu adalah Takdir Seumur Hidupku

By:  TipoCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
25Chapters
24views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Pada malam terakhirnya bersama Marcel Gunawan, pria itu benar-benar kehilangan kendali. Davina Pradipta tanpa sengaja menyentuh cincin di jari pria itu. Dia teringat desas-desus yang dibacanya beberapa hari lalu bahwa Marcel akan menikah dengan putri Grup Wijaya. Menyadari pikirannya melayang, pria itu menunduk dan menciumnya dengan penuh dominasi dalam sebuah ciuman panjang. Saat Davina sedang larut dalam buaian asmara, pria itu menyelipkan sebuah kartu bank ke dalam pakaian dalamnya. "Sayang, bulan depan aku bakal menikah. Kita akhiri saja hubungan ini." Davina mengangguk patuh. "Ya." Melihatnya tidak menangis ataupun mengamuk, Marcel justru mengernyit. "Kamu nggak masalah?" Davina tersenyum tipis sambil menggeleng. "Nggak." Dia sudah lama melewati tahap ketika hal itu masih bisa menyakitinya. Semua orang yang mengenal mereka tahu bahwa Davina mencintai Marcel sampai seperti orang gila. Sejak berusia 18 tahun, dia terus mengejar Marcel. Begitu lulus, dia langsung bekerja di Grup Gunawan dan menjadi sekretarisnya. Siang hari dia mendampinginya dalam pekerjaan, sedangkan malam hari dia menemaninya di ranjang. Saat bahaya datang, Davina selalu maju untuk melindungi Marcel. Saat ada jamuan minum, dia pun berdiri di depannya dan minum menggantikannya. Dia selalu membawa tiga buku catatan di dalam tasnya yang berisi berbagai hal yang disukai pria itu. Cukup dengan satu tatapan dari Marcel, Davina sudah bisa langsung tahu apa yang diinginkannya. Setelah bertahan selama tujuh tahun di sisinya tanpa status yang jelas, akhirnya Davina berhasil melewati masa ketika orang-orang mencibirnya karena dianggap berkhayal terlalu tinggi, hingga mereka mulai tersenyum dan bertanya kapan kabar bahagia akan datang. Tak seorang pun percaya bahwa dia sanggup menyaksikan Marcel menikahi wanita lain dengan mata kepala sendiri. Bahkan Marcel pun tidak percaya. Hanya saja, mereka tidak tahu bahwa seminggu sebelumnya, Davina sudah menyetujui permintaan orang tuanya untuk pulang ke kampung halaman dan mengikuti perjodohan.

View More

Chapter 1

Bab 1

Davina pertama kali bertemu Marcel saat berusia 18 tahun.

Dia menerima telepon dari ibunya. "Davina, ayahmu mengalami kecelakaan lalu lintas dan sekarang lagi ditangani di rumah sakit. Kondisinya sangat parah. Cepat pulang untuk menemuinya terakhir kalinya."

Pikiran Davina seketika kosong. Dalam kepanikan, dia berlari keluar tanpa memedulikan arah hingga menabrak mobil Marcel.

Untungnya, Marcel segera menginjak rem sehingga dia tidak mengalami luka parah. Davina bangkit, lalu berlari terpincang-pincang menuju rumah sakit.

Marcel menahannya. Setelah mengetahui apa yang terjadi, dia menelepon seseorang, lalu mengantarnya sendiri ke rumah sakit.

Begitu mereka tiba, direktur rumah sakit segera membawa tim medis terbaik ke ruang operasi dan berhasil menyelamatkan ayahnya yang sudah berada di ambang kematian.

Davina dan ibunya berpelukan sambil menangis bahagia.

Di balik air matanya, dia melihat Marcel berdiri tidak jauh dari sana, mengucapkan terima kasih kepada direktur rumah sakit dengan suara pelan.

Barulah Davina mengetahui bahwa Marcellah yang meminta direktur rumah sakit datang.

Pada saat itu, pemuda dengan sorot mata tajam yang berdiri di bawah cahaya tersebut seolah-olah adalah dewa yang turun ke dunianya.

Awalnya, Davina hanya ingin berterima kasih kepadanya. Karena itulah, dirinya terus mengikuti Marcel dan melakukan apa pun yang sanggup dia lakukan untuk membantunya.

Setelah lulus, dia bekerja di Grup Gunawan. Tanpa diduga, dia menjalin hubungan intim dengan Marcel dan akhirnya menjadi sekretaris pribadinya.

Lambat laun, perasaannya berubah. Sikap lembut Marcel yang sesekali ditunjukkannya pun menumbuhkan harapan yang seharusnya tidak dia miliki.

Hingga sebulan yang lalu, Marcel tiba-tiba bersikap sangat dingin kepadanya.

Hatinya diliputi kegelisahan. Setelah lama bimbang, suatu kali seusai mereka berhubungan intim, Davina bertanya dengan hati-hati, "Pak Marcel, apa saya melakukan kesalahan?"

Raut wajah Marcel yang dingin membeku. Setelah terdiam cukup lama, barulah dia berkata.

"Aku mulai bosan."

Wajah Davina memucat. Di bawah tatapan dingin Marcel, dia melarikan diri dengan kalut.

Hari itu juga, Marcel berangkat ke luar negeri untuk urusan pekerjaan.

Di luar kebiasaannya, kali ini dia tidak membawa sekretaris pribadinya.

Keesokan harinya, Davina melihat kabar bahwa Marcel akan menikah dengan Elena Wijaya.

Seminggu kemudian, Marcel kembali ke tanah air dengan sebuah cincin melingkar di jari manisnya.

Saat itulah Davina menyadari bahwa seindah apa pun mimpi, pada akhirnya seseorang harus terbangun. Sudah waktunya dia berpisah dengan Marcel.

Marcel sudah pergi dan memberikan apartemen yang telah mereka tempati selama tujuh tahun itu kepadanya.

Sambil membereskan barang-barang di apartemen, Davina menghubungi agen properti untuk menjualnya.

Apartemen itu terletak di kawasan strategis, sementara harga yang ditetapkannya jauh di bawah harga pasar.

Agen properti itu pun secara khusus merekomendasikannya kepada calon pembeli. Malam itu juga, seseorang datang untuk melihat apartemen tersebut dan membayar uang muka.

Setelah kontrak ditandatangani, agen properti itu berkata dengan senyum lebar, "Nona Davina, pembeli membayar lunas. Prosesnya mungkin bisa selesai dalam waktu sekitar satu minggu."

Davina tertegun sejenak, lalu mengangguk sambil tersenyum. "Baik, terima kasih."

Setelah mengantar agen itu pergi, dia mulai membereskan rumah.

Patung kucing keberuntungan di atas rak sepatu itu dia letakkan pada hari pertama pindah ke apartemen tersebut.

Marcel pernah menggodanya sebagai wanita mata duitan. Namun, begitu dia berbalik, pria itu langsung mendesaknya ke rak sepatu dan melampiaskan hasratnya tanpa kendali.

Sambil menggigit cuping telinganya, Marcel berkata dengan suara serak yang sarat tawa rendah, "Daripada menyembahnya, lebih baik kamu menyembahku."

Karpet di ruang tamu itu dibelinya ketika mereka sedang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Saat melewati sebuah pusat perbelanjaan, Marcel melihat karpet itu.

Dia membelinya dengan kartu, tetapi karpet itu baru tiba di rumah setelah menempuh perjalanan lintas laut selama lebih dari setengah bulan.

Setelah Davina selesai membuka kemasan karpet, Marcel mulai menanggalkan pakaian yang dikenakannya. Sorot matanya tampak penuh minat.

"Begitu pertama kali melihatnya, aku langsung merasa karpet ini pasti sangat nyaman buat bercinta."

Di sofa tunggal di sudut ruangan itu, Marcel pernah menunjukkan kelembutan yang langka. Dia memeluk Davina yang sedang sakit sambil duduk di sana dan menenangkannya.

Alat cukur di kamar mandi itu adalah hadiah pertama yang pernah dia berikan kepada Marcel. Pria itu menggunakannya selama bertahun-tahun.

Pada halaman judul buku Strategi Persaingan Bisnis yang terletak paling kiri di rak buku, terdapat sketsa dirinya yang dibuat Marcel secara spontan hanya dengan beberapa goresan pena.

Tujuh tahun benar-benar waktu yang sangat panjang.

Begitu panjang hingga pria seperti Marcel, yang berwibawa dan dingin, meninggalkan kenangan yang sulit dilupakan bersamanya di setiap sudut rumah ini.

Sambil memilah barang-barang, Davina membuang apa yang tidak lagi diperlukan. Namun, pada akhirnya, di tengah rumah yang berantakan, dia tetap menangis tersedu-sedu hingga tak mampu berkata-kata.

Davina menangis sepanjang malam. Pagi harinya, dia mengompres matanya dengan es selama setengah jam, lalu memakai alas bedak tebal. Barulah bengkak dan kemerahan pada kelopak matanya sedikit tersamarkan.

Dia mengambil surat pengunduran diri yang sudah lama ditulisnya, lalu langsung pergi ke kantor.

Baru saja duduk di tempat kerjanya, dia mendapati rekan-rekan satu departemennya menatapnya dengan pandangan yang sulit dijelaskan sekaligus penuh simpati.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
25 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status