The Red-Eyed Omega

The Red-Eyed Omega

last updateLast Updated : 2025-05-11
By:  Shizz BlackswanOngoing
Language: English
goodnovel16goodnovel
10
8 ratings. 8 reviews
25Chapters
12.7Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

In a world where Omegas are generally looked down upon; A rare male Omega becomes the cause of a lot of dispute in the werewolf kind. Will he be able to bring about a change or will he become the subject of rejection? "Alpha, this incident is something I have never heard of before." The man gulped. "What do you mean?" The Alpha asked, bewildered. "The boy who defeated all our wolves, was an Omega." He confessed.

View More

Chapter 1

One of a Kind

SRAATTT

 Suara tebasan pedang tajam yang memotong lengan lawannya terdengar jelas karena keheningan di sekitarnya. Pemilik pedang itu kemudian menoleh ke belakang, mencari keberadaan keempat rekan satu timnya yang tiba-tiba menghilang.

 Benar-benar tempat misi yang berbahaya.

 GRRRR …

 Geraman dari makhluk itu terdengar setelah lengannya putus. Namun yang tidak terduga adalah regenerasi yang begitu cepat terjadi, lengannya kembali tumbuh dan tubuhnya menjadi dua kali lipat lebih besar. Helaan napas terdengar dari si pemilik pedang karena ya … sekuat apapun dirinya, melawan makhluk dunia bawah tidak pernah mudah.

 Pada akhirnya dia memilih berlari, mencari rekan-rekannya dan keluar dari goa ilusi yang diciptakan makhluk-makhluk pemakan jiwa itu. Pilihannya hanya ada dua; melarikan diri atau mati.

 DUM! DUK! DAM!

 Makhluk pemakan jiwa itu berjalan mengikutinya sampai-sampai stalaktit dan stalagmit yang ada di dalam goa hancur begitu saja karena tubuh besarnya. Meskipun begitu dia terus berlari, menelusuri sudut-sudut goa untuk mencari keberadaan teman-temannya.

 Hah … hah … hah …

 Meskipun kakinya sakit, dia sama sekali tidak memperlambat laju larinya. Pedangnya ia hunuskan ke setiap makhluk pemakan jiwa yang ditemui, menebas mereka dan kembali berlari. Sampai kemudian …

 “BRANDON!”

 Menabrakkan tubuhnya sendiri ke dinding goa untuk menghentikan laju larinya, dia sama sekali tidak mengeluh sakit dan langsung mencari sumber suara yang memanggil namanya dan dia melihatnya … di sana, di ujung goa—sekaligus jalan keluar dari ilusi yang memerangkapnya, terlihat sebuah api menyala-nyala dengan tiga tubuh terduduk penuh luka di dekatnya.

 “JANGAN DIAM SAJA! CEPAT LARI KE SINI!”

 Kelegaan memenuhi dada Brandon, dengan cepat dia berlari kea rah teman-temannya sebelum kemudian serangan bola-bola api dengan cepat melewati tubuhnya, membakar makhluk-makhluk pemakan jiwa yang mengikuti di belakangnya.

 Tangan yang dipenuhi api itu terulur padanya, lalu ketika Brandon menerimanya—meskipun dia harus menanggung rasa terbakar yang menyakitkan, dia akhirnya berhasil keluar dari goa ilusi itu dengan selamat dan kembali berkumpul bersama keempat teman-temannya.

 Goa ilusi itu lenyap begitu tidak ada lagi manusia yang terjebak di dalamnya. Selanjutnya hanya ada Brandon yang berlutut dan sibuk menanyakan kondisi ketiga temannya yang terluka tetapi mengabaikan luka bakar di tangannya sendiri.

 Gadis berambut merah dengan warna kekuningan di bagian ujungnya memadamkan api yang berkobar melingkupi seluruh tubuhnya dan berkata, “Sudah berapa kali kita hampir mati dalam misi? Kenapa kita harus mempertaruhkan nyawa untuk sesuatu yang tidak kita nikmati?”

 Terjadi keheningan selama beberapa saat sebelum kemudian Brandon, yang tertua sekaligus ketua tim mereka menjawab, “Jujur saja aku tidak tahu apakah aku menikmatinya atau tidak,” katanya. Dia kembali berdiri, memainkan pedangnya di udara, melemparnya ke arah semak-semak dan berhasil menumbangkan sosok makhluk pemakan jiwa yang bersembunyi di sana. Laki-laki itu kemudian menoleh kepada teman-temannya, tersenyum dan berkata, “Tetapi aku suka memburu mereka untuk menyelamatkan banyak manusia.”

 Perkenalkan, mereka adalah salah satu tim pemburu makhluk dunia bawah yang sudah dilatih keras—dalam artian … benar-benar melalui pelatihan fisik dan mental tanpa henti. Sebuah tim yang kurang berpengalaman sehingga selalu diremehkan sekaligus merupakan satu-satunya tim yang memiliki warrior paling langka: warrior api yang berkobar, Agnia Shiasara.

***

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviewsMore

toinpereamos
toinpereamos
I love the plot
2025-04-09 22:57:17
2
0
Angel
Angel
Very well written… please update soon
2024-06-14 05:21:51
1
0
Isaac Madden
Isaac Madden
please update soon
2023-05-15 12:59:03
1
0
Nicola
Nicola
To say I just devoured the book is an understatement! How often do you update it?
2022-10-25 03:50:54
3
0
Seezal Shahii
Seezal Shahii
the story is so good that while reading I even forgot the time and spent more than 3 hrs....
2022-07-11 02:15:57
1
1
25 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status