ホーム / Thriller / Velvet Bloodline / Part 10 : Walikota Saint Petersburg II

共有

Part 10 : Walikota Saint Petersburg II

作者: Cloudberry
last update 最終更新日: 2025-11-13 16:54:12

"Tapi bagaimana dengan Nona Berry, Tuan? Aku tidak bisa menyelesaikannya sendiri__" Kesia menjeda kalimatnya sebelum melanjutkan perkataannya. "Tahun ini kita belum tahu konglomerat mana yang akan ia jatuhkan?! Berita-beritanya masih seputar tragedi bencana alam, pembunuhan, dan kecelakaan biasa. Belum pasti siapa akan yang jatuh. Jangan sampai tahun ini menjadi giliran mu, Tuan!" desak Kesia pada Alexander, sebab ia tahu begitu keluar dari istana Kremlin Kesia bukan lagi gadis kecil Vladimir, melainkan target lunak dalam perebutan kekuasaan dimata dunia, terutama dimata orang-orang negeri beruang merah.

Kesia harus dapat membuat setiap orang mau melindunginya dalam setiap langkahnya. Meski itu dikemas dalih keamanan mereka sendiri.

"Maksumu apa?" Sergah Alex sinis.

"Kamu bisa melihatnya dari atas sana bukan? Para snipers ini sudah mati bersimbah darah, aku sudah membereskan nyawa mereka. Selanjutnya adalah giliranmu membereskan pimpinan mereka, Tuan! Tunjukkan kepedulianmu pada
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Velvet Bloodline   Part 29 : Rubah Merah

    Pengaruh Nona Berry pada dunia elit semakin terasa. Konferensi politik suksesi takhta Britania Raya Prince William nyaris terungkap ke publik.Karena melejitnya berita penembakan di Blenheim Palace. Untungnya Theo segera menemukan alasan yang masuk akal. Mengapa mereka melakukan konferensi di Blenheim Palace malam itu. Kewarganegaraan ganda Theo menjadi alibi kuat. Mereka tidak sedang melakukan konferensi politik.Melainkan konferensi bisnis biasa. Status Theo sebagai wakil presdir di perusahaan milik Opa. Cukup menjelaskan jika perkumpulan malam itu hanya pembicaraan bisnis internasional biasa. Bukan hanya aristokrat Britania Raya yang ketakutan. Melihat kesadisan Nona Berry dalam menulis berita. Dunia aristokrat Negeri Beruang ikut bergetar saat mendengarnya. Terlebih tiga berita pertama Nona Berry yang tayang berkaitan erat dengan dunia Aristokrat. Pertama perjudian Nayla Wilson, kedua kasus pelecehan Nathan Wilson, terakhir berita penembakan di bandara Saint Petersburg. Malam

  • Velvet Bloodline   Part 28 : Nona Beryy

    "Berapa banyak yang kita hasilkan dari menulis berita, akhir-akhir ini?" Mendorong pintu balkonnya pelan, memandang lurus ke depan. Menikmati pemandangan kota Dubai yang memuakkan. "Tidak kurang dari 70 juta dollar, Nona," jawab pria berkebangsaan Uni Emirat Arab bernama Zayn Haddad. Zayn Haddad pria setinggi 195 cm bermata biru, badan tegap, dan rambut ikal. Putra seorang pangeran Dubai yang diusir oleh ayahnya. Karena permainan rangkaian kata yang dilakukan oleh ibu sah dan suadara tirinya. Kini ia menjadi asisten setia perempuan asal Asia Tenggara yang menanyainya barusan. Nona Berry. Perempuan hebat yang menggemparkan dunia pers internasional. "Semuanya?" Mengangkat sebelah alisnya penasaran, menyesap teh hijau di tangannya. "Tentu tidak, Nona. Berita yang anda tulis selalu mencapai pencarian teratas setiap kali rilis," duduk di seberang Nona Berry, mengamati wajah cantik dihadapannya. Perempuan yang jauh lebih tua dua tahun darinya itu. Kerap kali membuat hatinya terperan

  • Velvet Bloodline   Part 27 : Penyesalan?

    Sangat gila. Dua kata yang dapat menggambarkan dunia pers saat ini. Musim semi baru berakhir kemarin hari. Skandal besar menyebar dimana-mana. Jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Skandal besar baru akan naik di akhir tahun. Ini sungguh tidak masuk akal. Jika hal ini terus berlangsung tanpa terkendali, semua elit global akan jatuh. Tidak ada seorang pun dari mereka yang bebas dari skandal. Sedikitnya mereka pernah minum hingga mabuk di club. Merudapaksa wanita penghibur. Atau semacamnya. Bagi mereka yang bergerak dalam industri sehari-hari, skandal bukanlah masalah besar. Tetapi bagi mereka yang bergerak di bidang politik, hukum, serta pemerintahan. Skandal bagai zat karsonegenik dalam tubuh. Ada tapi tak disadari merusak perlahan setiap bagian. Hingga setelah semuanya tak bisa di perbaiki. Meledak.Nona Berry. Dalam tiga hari mampu menguncang dunia pers internasional. Ini bukan masalah biasa. "Bagaimana apa kamu sudah menemukan jejaknya?" tanya Alexander Brown pada asisten

  • Velvet Bloodline   Part 26 : Artem Donilov

    "Proses sesuai undang-undang yang berlaku!" Viktor memberitahu petugas penjara untuk melakukan proses hukum terhadap Nathan sama dengan tersangka lainnya. Saat ini mereka tidak punya pilihan lain selain membuang kotoran keluar dari rumah Wilson. Kemunculan Nona Berry menyebabkan dunia pers bekerja gila-gilaan. Tanpa pandang bulu. Sekarang mereka bahkan berani menyerang elit global tanpa bukti yang konkrit. Beruntung publik tidak begitu saja mempercayainya. Mereka hanya percaya jika berita tersebut di konfirmasi kebenarannya oleh Nona Berry. Publik sepertinya makin pintar dan bijaksana dalam menyaring informasi akhir-akhir ini. Selagi Nona Berry menulis buruk tentang keluarga Wilson. Semuanya masih bisa di selamarkan. Dari pada seluruh tubuh harus membusuk. Sayat dan buang saja bagian yang busuk. Lagi pula bagian yang disingkirkan bukanlah bagian vital. Sekadar kulit mati di telapak kaki. Bukan masalah besar. "Kakak___kakak tolong keluarkan aku dari sini? " merangkak pela

  • Velvet Bloodline   Part 25 : Aneh?

    Pukul 18:00 Kesia berdiri di tepih jalanan kota Oxfordshire, Inggris. Menunggu supir dari Blenheim Palace menjemput dirinya. "Nona Kesia," sebuah mobil merek terkenal menepih. Supir menurunkan kaca. Melirik Kesia sekilas. Memastikan. "Iya" Kesia mengangguk pelan. Pintu mobil terbuka otomatis. Kesia mengangkat koper 20 Inchi miliknya masuk. Duduk di kursi penumpang. Mobil melaju lurus ke depan. Entah kemana tujuannya. Yang pasti bukan Blenheim Castle. Kesia tahu anjing yang dibesarkan oleh keluarga Churchill bertahun-tahun, menggigit majikannya sendiri. Dua jam lalu Kesia sengaja meminta nomor telepon supir yang akan menjemputnya. Lalu ia memberikan nomor tersebut kepada salah satu kenalannya. Dalam hitungan menit kenalannya menemukan pengkhianatan tersebut. Guna mencegah ular keluar dari sarangnya. Ia berpura-pura bodoh. Padahal ia telah merencanakan banyak hal untuk menyelematkan orang paling penting dalam konferensi politik malam ini. Malacy Percy. Kepala keluarga Percy. Or

  • Velvet Bloodline   Part 24 : Aku Tahu Dia

    Thom melangkah masuk. Menyusuri setiap lorong Alnwick Castle. Berjalan menuju ruang makan pribadi keluarga Percy. Di sana ibunya Vivienne tampak sedang menikmati camilannya sambil menonton acara televisi, bersama ipar dan keponakannya. "Paman___kamu mau tidak anggur yang di tanam Oma sendiri?" Sapa gadis kecil berusia sepuluh tahun itu saat melihat kedatangan Thom.Thom mengutipnya sebutir. Mengunyah sebutir anggur tanpa sepatah katapun. Mengambil remote televisi di atas meja. Duduk di sofa tepat di sebelah ibunya. Mengganti siaran televisi menjadi saluran berita internasional. Mengamati seksama setiap berita yang ditampilkan oleh penyiar. Nona Berry. Sepenggal nama yang mengguncang dunia pers selama beberapa tahun ke belakang muncul di layar sepanjang 100 Inchi tersebut. Membawa gosip baru dalam dunia konglomerasi dan elit Global. Berita tentang penembakan massal di Kota Saint Petersburg. Disusul dengan berita perjudian Nayla Wilson. Serta pelecehan sexual yang dilakukan Nath

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status