Share

BAB 53

Author: Namaku Malaja
last update publish date: 2026-10-16 12:00:00

Devi memanggil Argandara saat pria itu melewati kasir hendak ke lantai dua.

Argandara menghentikan langkah dan menghampiri Devi di meja kasir. “Ada apa?”

“Ada Tuan Alvonso, Kak. Beliau datang tidak lama setelah kakak pergi. Aku sudah bilang kalau kakak tidak ada di kafe, tapi beliau keras kepala mau tetap menunggu kakak pulang,” kata Devi melaporkan.

“Kenapa tidak meneleponku?” tanya Argandara cepat. “Di mana sekarang kakekku?”

Devi menunjuk ke arah di mana Alvonso

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 53

    Devi memanggil Argandara saat pria itu melewati kasir hendak ke lantai dua.Argandara menghentikan langkah dan menghampiri Devi di meja kasir. “Ada apa?”“Ada Tuan Alvonso, Kak. Beliau datang tidak lama setelah kakak pergi. Aku sudah bilang kalau kakak tidak ada di kafe, tapi beliau keras kepala mau tetap menunggu kakak pulang,” kata Devi melaporkan.“Kenapa tidak meneleponku?” tanya Argandara cepat. “Di mana sekarang kakekku?”Devi menunjuk ke arah di mana Alvonso duduk. “Aku mau menelepon kakak, tapi beliau melarangku. Katanya tidak mau mengganggu kakak.”Argandara mengikuti arah telunjuk Devi.Karena posisi meja Alvonso terhalang pilar, sehingga Argandara hanya bisa melihat sebagian sosok pria itu.“Devi, katakan padanya kalau aku tidak kembali sampai sore nanti dan minta dia untuk pulang saja,” kata Argandara cepat.“Tapi, Kak, …”“Lakukan saja. Nanti aku kasih kamu bonus lebih.”Argandara langsung pergi ke la

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 52

    “Aku tidak tahu apa tujuanmu kembali tinggal di kediaman Handaryana,” kata Albert lagi, mengabaikan Argandara. “Tapi satu hal yang pasti. Aku tidak akan membiarkanmu mendapatkan apa yang kamu inginkan.”Albert datang ke D’Larasa Restaurant untuk makan siang sekaligus membicarakan beberapa pekerjaan dengan relasi bisnisnya. Namun, dia tidak sengaja melihat Argandara juga datang ke D’Larasa Restaurant. Karena itu Albert sengaja menunggu Argandara di parkiran untuk memperingatkan Argandara.“Apa yang kakak katakan? Aku tidak mengerti,” kata Argandara yang pura-pura tidak tahu apa maksud Albert. Sebab dia tidak ingin berdebat dengan Albert.“Tidak perlu berpura-pura di hadapanku. Aku bukan Kakek yang mudah tertipu olehmu.”“Aku benar-benar tidak mengerti apa maksud kakak. Aku kembali ke rumah juga bukan keinginanku sendiri. Tapi Kakek yang memaksaku.”Albert tersenyum miring, mencemooh. “Kalau memang tidak ingin, kenapa tetap kembali? Bukankah kamu bis

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 51

    Tidak sampai satu jam, Bagas kembali ke kediaman Handaryana untuk melapor jika Albert benar-benar berada di perusahaan.Alvonso mengembuskan napas pelan.“Mungkin aku akan menuruti ucapan Argandara. Aku akan memberimu waktu selama enam bulan. Kalau dalam waktu itu kamu benar-benar berubah, aku akan mempertimbangkannya lagi,” kata Alvonso.Alvonso menatap Bagas yang berdiri di seberang meja kerjanya. “Kalau begitu kamu awasi terus dia,” perintah Alvonso.“Baik, Tuan,” kata Bagas yang langsung meninggalkan ruang kerja Alvonso.“Semoga kali ini kamu benar-benar berubah dan tidak mengecewakanku lagi,” monolog Alvonso penuh harap.Sejak kecil Alvonso memang sudah mendidik Albert untuk menjadi penerusnya. Awalnya Albert anak yang penurut. Namun, sejak Albert mengenal Narana, pria itu jadi sering melawan.Alvonso menatap foto sang anak yang ada di meja kerjanya. “Seandainya kamu masih hidup, mungkin keluarga kita tidak akan seperti ini,” ucapnya penuh penyesalan.**Pukul 11.47. D’Larasa Re

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 50

    Albert memasuki kamar dengan langkah cepat. Ekspresinya penuh dengan kemarahan. Lalu, dengan cepat dan kasar dia mengambil ponsel di tangan Aryana.“Bukankah sudah kukatakan untuk tidak pernah menyentuh barang-barangku tanpa seizinku?!” kata Albert marah, tapi sebisa mungkin dia memelankan suaranya agar orang lain tidak mendengar.“Aku tahu, Mas. Cuma dari tadi ponselmu bunyi terus. Aku mengambilnya untuk mengantarnya padamu,” kata Aryana jujur.Aryana menunduk. Bersiap menerima kekerasan yang dilayangkan Albert padanya. Namun, itu tidak terjadi.“Lain kali biarkan saja,” kata Albert, lalu duduk di tepi tempat tidur dengan kasar.“Halo, ada apa?” kata Albert pada Narana yang berada di ujung telepon.Aryana bergegas meninggalkan kamar. Tidak ingin membuat Albert semakin marah jika dia masih berada di sana.Di luar kamar, Aryana menghela napas lega karena Albert tidak memukulinya.A

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 49

    Aryana berjalan cepat menuju pintu. Betapa terkejutnya dia saat melihat Albert berdiri di depan pintu.“Aku akan menginap,” kata Albert langsung mengatakan tujuan dari kedatangannya. “Kamu tidak keberatan, kan?”Aryana menggeleng. “Tidak, Mas. Aku justru senang kalau Mas mau menginap di sini. Ayo masuk, Mas!”Aryana membuka pintu lebih lebar.Albert mengikuti Aryana memasuki rumah.Aryana senang Albert datang untuk menginap. Namun, dia juga takut.‘Apa tadi Kakek memarahi Mas Albert, makanya dia datang ke sini untuk melampiaskan kemarahannya padaku?’ pikir Aryana, keringat dingin mulai muncul di pelipis.“Kamu ke ruang makan saja duluan, Mas. Biar aku taruh tasmu dulu di kamar,” kata Aryana saat melewati ruang tengah.Albert tidak menolak. Ia memberikan tasnya kepada Aryana yang langsung pergi ke kamar. Sementara dia pergi ke ruang makan.Di meja makan sudah ada Yudha dan Sinta. Bersiap untuk makan malam. Keduanya terkej

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 48

    “Sudah satu bulan lebih.” Alvonso membuka suara. “Kupikir sudah lebih dari cukup untukmu memikirkannya, Arga. Bagaimana? Apa kamu mau mengelola perusahaan untuk menggantikanku?”Argandara menghela napas lega dalam hati. Ternyata ketakutannya tidak terbukti.Sejujurnya Argandara tidak takut Alvonso menyakiti atau mengusirnya. Dia hanya takut Alvonso akan menjauhkannya dari Aryana.“Maaf, Kek, jawabanku tetap sama. Aku tidak bisa melakukannya,” kata Argandara tegas.“Kenapa?” tanya Alvonso, nadanya menuntut.“Karena aku sama sekali tidak mengerti tentang bisnis, Kek.”“Mengenai itu, kamu tidak perlu khawatir. Linggar akan mengajarimu pelan-pelan. Dia akan membantumu sampai kamu bisa melakukannya.”“Maaf, Kek. Aku tetap tidak bisa menerimanya. Daripada memintaku, kenapa kakek tidak meminta Kak Albert saja yang mengurusnya? Dia lebih mengerti bisnis dibandingkan aku, Kek.”“Aku tahu, tapi aku tidak bisa memberikannya pada Albert.”“Kenapa, Kek?” tanya Argandara penasaran.Argandara tidak m

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 9

    Albert menatap seluruh ruang kamarnya, tidak ada tempat bagi Narana untuk bersembunyi.Albert menghela napas berat. Dia menatap Narana. “Kamu cari saja tempat sembunyi, aku harus mandi sekarang dan menemui Kakek. Dia bisa curiga kalau aku tidak menemuinya.”Setelah itu, Albert meninggalkan Narana d

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 8

    Pukul lima pagi Aryana bangun dari tidurnya. Aryana langsung mengompres matanya yang sembap akibat menangis semalaman. Setelah sembapnya berkurang, Aryana keluar kamar menuju dapur. Walaupun Albert menyakiti hatinya, sebagai seorang istri, Aryana tetap berbakti kepada suaminya dengan melakukan kewa

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 7

    Aroma gosong masakan menyadarkan Aryana dari pikiriannya. Bergegas Aryana pergi ke dapur dan mematikan kompor. Ikan yang dimasaknya sudah setengah gosong.“Ya Tuhan, tolong kuatkan aku menghadapi sikap Mas Albert,” monolog Aryana lirih.Karena ikan yang dimasaknya tidak layak dimakan, Aryana pun me

  • Wanita Kesayangan Sang Pewaris Pengganti   BAB 6

    Seharian Albert menghabiskan waktu bersama Narana, melepas rasa rindu. Seminggu tinggal di kediaman Handaryana membuat Albert tidak bisa bebas menemui Narana. Dia hanya bisa melepas rindu dengan kekasihnya melalui panggilan video.Namun, saat pulang, Albert tidak sengaja melihat Aryana dan Argandar

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status