Share

Bab 338

Author: Jayden Carter
Arlo benar-benar terkejut. Tiba-tiba dia teringat, saat pertama kali mendengar kabar duka orang tuanya di sekolah, dia sedang memanggul tas ransel itu.

Jadi, warisan yang dia terima berasal dari cincin ini? Apakah ayahnya tahu tentang cincin ini?

Arlo samar-samar merasa dia mulai menemukan sesuatu. Ayahnya pasti tahu tentang cincin ini, lalu sengaja menyembunyikannya di gantungan tas? Gantungan di tas anak-anak paling mudah hilang, jadi siapa yang akan menyangka benda paling berharga justru terg
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1206

    Arlo mendongak, lalu tertawa terbahak-bahak. "Anggap selesai sampai di sini? Kalian pikir aku lagi main rumah-rumahan dengan kalian?""Apa maumu sebenarnya?" bentak Azwar dengan marah.Arlo menyeringai dingin. "Awalnya kupikir kalian hebat. Ternyata cuma sekumpulan pecundang yang nggak berguna.""Kalian mau berunding? Sayangnya, kalian belum cukup pantas. Suruh grandmaster keluarga kalian yang datang bicara denganku!"Semua orang saling memandang. Orang ini benar-benar menganggap dirinya tak terkalahkan? Kalau grandmaster Keluarga Gaharu dan Keluarga Candra benar-benar datang, apa masih mungkin dia bisa pulang hidup-hidup?Neisya menatap Arlo dengan wajah tak percaya. Sudah menang, kenapa tidak segera pergi?Tepat saat itu, sebuah suara terdengar. "Bahkan bawahan Raja Hareast berani bertindak semena-mena di Cangga? Kalian benar-benar mengira Arlo tak terkalahkan di dunia ini?"Semua orang menoleh mengikuti arah suara. Mereka melihat sesosok bayangan hitam melompat dari puluhan meter ja

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1205

    "Aaah!" Diiringi jeritan memilukan, dada ahli semi-grandmaster dari Keluarga Candra langsung ditembus oleh cakar Zaem.Darah menyembur ke segala arah.Zaem mengibaskan lengannya. Tubuh ahli semi-grandmaster Keluarga Candra langsung terlempar lebih dari sepuluh meter, jatuh ke tengah kerumunan dan menimpa beberapa orang hingga mereka ikut terpental.Pada saat yang sama, Zaem kembali melancarkan cakar keduanya. Melihat keadaan tidak beres, Zikri segera memelesat mundur.Sebaliknya, Bowo sangat percaya diri dengan tubuh vajranya. Dia langsung mengepalkan tangan dan maju menyambut serangan.Cakar Zaem menghantam lengan Bowo. Lengan yang sekeras baja itu langsung berubah bentuk di bawah satu tebasan cakar Zaem. Lengannya terpelintir membentuk sudut yang mengerikan.Kemudian, Zaem menarik lengannya dengan keras. Krak! Seluruh lengan Bowo tercabik.Tak berhenti di situ, Zaem kembali mengayunkan beberapa cakar ke arah kepala dan lehernya. Kepala Bowo langsung dipatahkan. Daging dan darah beter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1204

    Azwar sangat murka. Dia segera mengayunkan tangan. Seorang ahli semi-grandmaster dari Keluarga Gaharu langsung melangkah maju.Gading kemudian menganggukkan dagunya ke arah Jahara.Baru saja, Neisya datang bersama seorang ahli semi-grandmaster dari Keluarga Candra. Ahli semi-grandmaster Keluarga Candra itu pun melangkah ke depan.Neisya benar-benar tercengang. Baru semalam tidak bertemu, anak orang kaya dari Provinsi Hareast ini sudah berhasil memancing lima keluarga besar untuk mengepungnya? Bukankah ini sama saja dengan cari mati?Dia menghela napas pelan. Semalam dia sudah berkali-kali memberi isyarat agar orang itu segera pergi. Namun, Yohan malah tetap memilih tinggal.Dikepung para ahli dari lima keluarga besar, bahkan seorang grandmaster pun mustahil bisa keluar hidup-hidup.Zaem mengangkat pandangannya. Ke mana pun dia melihat, musuh ada di mana-mana. Dia diam-diam mengumpat. Pantas saja Arlo berkembang secepat itu. Setiap keluar rumah, yang dihadapinya selalu pertarungan hidup

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1203

    Bowo terpental ke belakang. Tubuhnya menghantam meja batu dan gazebo di kejauhan hingga hancur berantakan.Pecahan batu beterbangan ke segala arah. Beberapa ahli bela diri tingkat rendah yang berada di dekat sana langsung mengalami patah tulang akibat tertimpa reruntuhan.Setelah jatuh ke tanah, Bowo segera melompat berdiri lagi. Dia berdecak kagum. Tatapannya pada Zaem kini dipenuhi sedikit apresiasi."Belum mencapai ranah grandmaster, tapi sudah mampu beradu kekuatan denganku. Benar-benar seorang genius. Kalau kamu bergabung dengan Sekte Vajra ....""Kalau aku bergabung dengan Sekte Vajra, justru masa depanku yang hancur!" Zaem mencibir.Genius apanya? Yang luar biasa sebenarnya adalah Teknik Tubuh Suci milik Arlo!Bowo langsung murka. Dia kembali mengepalkan tinjunya dan menerjang Zaem.Kali ini, semua orang berteriak sambil berlari makin jauh. Dua ahli bela diri spesialis tubuh fisik sedang bertarung. Kalau sampai terserempet hantaman tinju atau kaki mereka, atau bahkan hanya tersa

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1202

    Setelah menyelesaikan sembilan putaran penempaan tubuh, Zaem menyerap energi logam sesuai teknik kultivasinya.Otot-otot di sekujur tubuhnya menjadi sekeras baja, bahkan memancarkan kilau logam. Meski sudah mencapai puncak semi-grandmaster, dia masih belum berhasil menembus belenggu menuju ranah grandmaster.Karena itu, sebagian kekuatannya masih meluap ke luar.Saat dia mengentakkan kaki dengan keras ke lantai, tenaga yang meluap itu langsung membuat lantai bergetar hebat.Debu beterbangan ke mana-mana, sementara lantai di bawah kakinya amblas beberapa sentimeter."Ahli bela diri spesialis tubuh fisik yang sudah mencapai kesempurnaan?" Seseorang berseru kaget.Jahara dan Azwar juga sedikit tercengang. Saat bertemu Zaem semalam, auranya belum sekuat ini. Hanya dalam semalam, kekuatannya meningkat lagi?Hanya dari luapan tenaga itu saja, hampir bisa dipastikan bahwa di bawah ranah grandmaster, nyaris tidak ada yang sanggup menandinginya.Selain Kepala Keluarga Gaharu atau salah satu gra

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1201

    Arlo terkekeh pelan. Tanpa sedikit pun rasa takut, dia menatap langsung ke mata Gading. "Kamu mau membunuhku?"Tiba-tiba, Azwar melangkah maju dan berkata, "Tuan Yohan, bagaimanapun juga semua persoalan ini bermula di wilayah Keluarga Gaharu. Aku merasa kita cukup cocok, jadi izinkan aku memberi sebuah usul.""Tujuanmu datang ke sini adalah untuk mewakili Arlo. Jadi, kalau semua kesalahan ini dibebankan pada Arlo, bukankah itu juga nggak masalah?""Asalkan kamu menelepon Arlo dan memintanya datang ke sini, semua urusan akan kami selesaikan dengannya. Keluarga Gaharu dan Keluarga Candra bisa menjamin keselamatanmu bersama-sama."Arlo langsung merasa geli. "Aku kurang paham maksudmu. Kesalahan yang kulakukan sendiri malah dibebankan pada Arlo? Jangan-jangan kalian ingin aku memancingnya ke sini biar bisa dijebak?"Azwar tetap berbicara dengan nada membujuk, "Kamu sudah melakukan kesalahan sebesar ini. Bagaimanapun juga, harus ada yang menanggung akibatnya.""Setelah Arlo datang, asalkan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 545

    Malik langsung tidak senang. Dia menepuk meja. "Ada masalah apa denganmu? Matamu lihat ke mana?"Sheila juga memandang Arlo dengan curiga.Arlo menunjuk kalung yang dikenakan Isla di lehernya. "Kalungnya juga agak nggak beres!"Kata "juga" itu membuat Sheila langsung teringat pada jimat yang pernah

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 541

    Dia termasuk salah satu yang memiliki kemampuan reaksi terbaik terhadap penyiksaan. Namun, menghadapi Arlo, tidak ada yang namanya menjerat dengan kata, tidak ada trik, bahkan tidak ada metode penyiksaan biasa. Hanya rasa sakit yang sederhana, kasar, dan langsung mengenai sasaran."Penawar Racun Asa

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 523

    Levin mengernyit. Itu adalah barang pertama yang diminati Arlo. Dia sebenarnya berniat menghadiahkan barang itu. Melihat Risty masih terus memprovokasi, dia langsung hendak mengangkat papan untuk menawar lagi.Namun tepat saat itu, Arlo menarik lengannya."Kamu bodoh ya? Barang ini bahkan nggak lebi

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 414

    "Keluarga Artika ini memang kekuatan lama di lingkungan militer, nggak gampang dihadapi. Aku selalu merasa diriku sudah cukup bikin onar, tapi dibandingkan denganmu, aku ini seperti anak baik!"Arlo menyadari bahwa wanita ini punya kecenderungan cerewet.Tak lama kemudian, mobil berbelok ke sana kem

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status