LOGINBukannya Aspen belum pernah mendengar kemampuan Arlo. Teknik sihir dan bela diri Arlo termasuk yang terbaik di antara para ahli dunia sekuler Doraia. Artinya, di dunia ini hanya ada segelintir orang yang mampu menandingi Arlo.Aspen tentu saja tidak termasuk di antara segelintir orang itu. Karena itu, sejak awal dia memang tidak berharap bisa membunuh Arlo. Namun, kemampuan super yang dibangkitkannya adalah kekuatan mental yang luar biasa kuat.Dia sudah membangkitkan kemampuan super sejak kecil. Ditambah lagi, dia berasal dari keluarga besar seperti Keluarga Lingga di Korlia. Setelah keluarganya mengetahui bahwa dia memiliki kemampuan super, mereka langsung memberinya pelatihan terbaik.Bisa dikatakan bahwa dia sama sekali berbeda dengan para pengguna kemampuan super yang berkembang sendiri tanpa bimbingan. Sejak kecil, dia sudah mendapatkan metode kultivasi khusus bagi pengguna kemampuan super dan terus melatih serta menempa kemampuan supernya.Di usia muda, dia sudah mencapai pering
Arlo tidak terlalu memedulikan masalah itu. Dia hanya menyetujui untuk makan malam bersama Keluarga Parham, lalu kembali menatap Bagas."Baiklah, lanjutkan."Saat itu, wajah Bagas dipenuhi amarah dan aura membunuh. "Orang-orang ini benar-benar sudah gila! Tadi malam, puluhan orang menyerbu basis produksi Cairan Kehidupan. Kalau Kelompok Naga nggak tiba tepat waktu, garis pertahanan kita hampir saja ditembus!"Arlo hanya bergumam pelan, "Orang dari pihak mana?""Keluarga Lingga dari Korlia!" jawab Bagas dengan geram."Mereka tahu tempat itu dijaga pemerintah, tapi masih mengerahkan begitu banyak orang untuk menyerbu. Bukankah itu sama saja dengan sengaja mengantarkan nyawa?" Arlo tertawa geli.Dia sama sekali tidak meragukan kemampuan pemerintah. Di wilayah Doraia, menyerbu basis yang dijaga militer sama saja dengan mencari mati."Sekarang berbagai pihak mulai bergerak. Banyak kekuatan menggunakan segala macam koneksi untuk mendapatkan formulanya. Ada yang terang-terangan menawarkan tra
Alis Fellis berkerut. Isu ini mulai muncul sejak khasiat Serbuk Pengusir Wabah dipastikan dan pemerintah mendukung penggunaannya secara luas. Belakangan ini, isu tersebut semakin gencar. Jelas ada seseorang yang sengaja mengomporinya dari belakang.Yang lebih menggelikan adalah logika yang digunakan untuk membuat orang memercayai isu tersebut.Wabah baru merebak sekitar sebulan. Penelitian berbagai negara terhadap virus itu masih berada pada tahap awal. Jangankan membuat obat, laporan penelitian terkait pun masih sangat sedikit.Ketika semua orang tidak berdaya menghadapi virus tersebut, Arlo justru tiba-tiba mengeluarkan obat untuk mencegah dan mengobatinya. Ditambah lagi, sekarang ada pihak yang sengaja menyebarkan kabar bahwa virus tersebut pertama kali menyebar dari Keluarga Soraya.Hal ini semakin membuat orang curiga, apakah laboratorium farmasi milik Arlo sengaja menciptakan dan membocorkan virus tersebut demi menjual obat dan meraup keuntungan?Sudut bibir Muraki sedikit terang
"Orang-orang ini kemungkinan besar tertarik datang karena Cairan Kehidupan dan Serbuk Pengusir Wabah. Itu bahkan belum termasuk Konsorsium Miles, Keluarga Miyamoto dari Gorasa, dan Keluarga Rothschild.""Setahuku, ketiga keluarga itu memiliki banyak hubungan bisnis dengan Grup Lisung. Kemunculan Aspen kali ini berarti mereka mungkin juga akan muncul. Meskipun aku punya beberapa cara untuk memperingatkan mereka, dengan daya tarik sebesar ini, kurasa mereka tetap akan nekat mengambil risiko," kata Bagas.Arlo mengangguk pelan. Dia setuju dengan dugaan itu, tetapi tidak terlalu khawatir.Kalau bicara soal kekayaan, Arlo saat ini memang belum bisa dibandingkan dengan para konglomerat tersebut. Namun, menghadapi orang-orang yang membangkitkan kemampuan super sama sekali bukan masalah baginya."Nggak usah peringatkan mereka. Kalau datang, bunuh saja! Bukankah terakhir kali kamu bilang meskipun sudah menangkap Rusdi, dia masih belum cukup penting? Kebetulan kalau Zolon muncul, tangkap dia sek
Bagas menggelengkan kepala. "Kalau dinilai dari segi manfaatnya, Cairan Kehidupan mungkin bisa membuat Doraia memiliki lebih banyak petarung tingkat tinggi. Baik orang yang membangkitkan kemampuan super, pendekar, maupun praktisi sihir, semuanya akan terbantu dalam kultivasi mereka."Di beberapa medan pertempuran yang tidak terlihat oleh masyarakat umum, kita akan memperoleh keuntungan yang sangat besar. Hal itu saja sudah tak ternilai harganya.""Kalau suatu hari tiba saatnya seluruh rakyat harus menguasai bela diri, ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa penting bagi Doraia.""Ini ucapan langsung Dewa Militer. Aku juga nggak akan menyembunyikannya darimu.""Jadi, kalau kamu memintaku menyebutkan harga, aku hanya bisa mengatakan, katakan saja apa yang kamu inginkan. Aku akan menyampaikannya kepada atasan!"Arlo bergumam pelan. Ucapan Bagas sangat terus terang, sama saja dengan mengungkapkan semua kartu mereka secara langsung.Ini juga didasarkan pada pemahaman mereka terhadap Arlo.
Bahkan seseorang yang telah mencapai ranah transenden pun tetap memiliki hal-hal yang bisa dan tidak bisa dilakukan. Bagaimanapun, ranah transenden hanya berarti memperoleh kekuatan yang melampaui manusia biasa, bukan menjadi mahatahu dan mahakuasa.Arlo langsung menatap Kunal sambil tersenyum. "Pak Kunal, kamu bisa jelaskan dulu hasil penelitian kalian.""Untuk saat ini, kami dapat memastikan bahwa di dalam Cairan Kehidupan terdapat suatu kekuatan ajaib yang mampu mengaktifkan evolusi gen manusia, meningkatkan fungsi tubuh, dan memperlambat penuaan! Tapi, kekuatan ini nggak bisa disimulasikan dengan teknologi. Kekuatan ini sama dengan yang terkandung di dalam Serbuk Pengusir Wabah, hanya saja intensitasnya berbeda!""Mengaktifkan evolusi? Istilah itu cukup menarik!" Arlo mengangguk. Dia juga cukup terkesan dengan efisiensi Doraia.Mampu memperoleh kesimpulan seperti itu dalam waktu sesingkat ini sudah sangat bagus.Dia tersenyum dan berkata, "Kalau dijelaskan seperti itu, memang nggak
Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray
"Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan
Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu
Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter







