Setelah keheningan yang terasa seperti berjam-jam, Denzel meraih tangan Audrey lagi, kali ini memegangnya erat, bukan karena marah, melainkan untuk mencari kekuatan. "Baiklah," Denzel berbisik, nadanya berat, sebuah keputusan yang pahit. "Aku memilih... Pilihan pertamamu." Audrey menarik napas lega, tetapi air mata kembali menetes. "Aku akan menikahimu, secepatnya, secara tertutup. Di mata hukum, kamu akan menjadi Nyonya Shaquille. Tetapi di mata publik... kita akan tetap menjadi 'rekan kerja' atau 'kekasih yang masih dirahasiakan'," Denzel menegaskan, suaranya dipenuhi rasa jijik terhadap kata 'rahasia' itu. Denzel mencondongkan tubuhnya ke meja, menatap Audrey dengan intensitas yang membakar. "Tapi, ada syarat dariku. Syarat yang harus kamu ikuti, atau semua kesepakatan ini batal, dan aku akan memilih Pilihan Kedua besok pagi." Audrey mengangguk cepat. "Apa syaratmu, Denzel?" "Pertama, kamu tidak akan pernah, dalam keadaan apapun, meninggalkanku. Tidak ada lagi pembicaraa
최신 업데이트 : 2025-11-17 더 보기