“Ca, bener nih, gak mau ikut ke kota?” Seru Anggi kencang dari pintu villa.Ica yang sejak tadi memperhatikan laut yang berarak sempat terhenyak. Tapi kemudian ia melambaikan tangannya.“Iya, aku agak papa. Aku lagi enjoy nieh! Titip minuman kesukaanku aja ya!” Teriaknya hampir tak terdengar, dilihatnya Anggi hanya manggut. Lagipula, tujuannya ikut ke pantai ini kan memang untuk menenangkan diri, meski sebenarnya, ia agak tergesa, dan memilih untuk tidak mengatakan apa-apa pada Rey yang waktu itu sedang ke Bandung.“Haaah!” Gadis itu menghembuskan nafasnya keras, seolah ingin mengeluarkan seluruh keluh kesah yang menggantung di hatinya. Ternyata, meski pergi ke tempat yang jauh pun, perasaannya tak kunjung membaik. Apalagi ia membayangkan, seluruh orang-orang yang ia tinggalkan sekarang ini sedang mengkhawatirkan keberadaanya yang tidak jelas.“Selama ini, aku mengira, kamu sudah bisa melepaskan sifat kekanak-kanakanmu, Ca! Tapi, aku dengar, kau masih mengigau tentang aku.” Mata Ica me
Last Updated : 2025-02-23 Read more