Rafael bangun jam setengah enam, kali ini nggak sengaja. Pikirannya udah kemana-mana. Grand opening tinggal dua minggu, masih banyak yang harus di urus. Dia coba tidur lagi, tapi nggak bisa.Akhirnya dia bangun, ke dapur, bikin kopi. Duduk di balkon sambil buka notes di HP, list hal-hal yang harus di follow-up hari ini. Mey keluar sekitar jam setengah tujuh, sambil ngucek mata, masih pake baju tidur, rambut acak-acakan. "Kamu udah bangun dari tadi?" tanya Mey sambil duduk di sebelah Rafael."Sejam-an. Nggak bisa tidur lagi.""Kepikiran apa?""Grand opening. Masih banyak yang harus di kejar.Mey perhatiin ketegangan di bahu Rafael, "Raf, it's gonna be fine. Semuanya on track kan?""Iya. Tapi tetep aja... ada pressure."Mey pegang tangan Rafael, lembut. "Hey.. kamu udah sejauh itu dan kamu bisa. Kalau kamu kewalahan, talk to me, okay?"Rafael cuma senyum kecil. Tapi tangannya refleks balas ngeg
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-11-22 อ่านเพิ่มเติม