Seperti yang dia lakukan, ada cukup banyak orang lain yang melakukan hal serupa, sehingga pada awalnya Pak Firman tidak hanya memiliki satu cucu bernama Ryan Sutedja, melainkan juga beberapa cucu lainnya.Namun, beruntungnya, bakat Ryan jauh melampaui anak-anak lain, sehingga dengan cepat menarik perhatian Pak Firman.Setelah Ryan berusia sepuluh tahun, Pak Firman sudah secara samar menunjukkan niat untuk menjadikannya sebagai pewaris Keluarga Sutedja, bahkan mengirim anak-anak lainnya kembali ke sisi orang tua mereka, serta menyatakan bahwa dia tidak akan lagi mengasuh mereka.Ryan juga tidak mengecewakan. Baik akademik, minat, maupun kepribadian, semuanya berada di tingkat teratas. Tanpa perlu banyak campur tangan darinya, Ryan sudah menjadi sosok luar biasa, jauh melampaui anak-anak seusianya, menonjol sendirian di antara kerumunan. Tapi, pada saat yang sama, dia tetap rendah hati dan tertutup, nyaris tanpa cela, sepenuhnya memenuhi semua standar pewaris ideal di hati Pak Firman.Se
Mehr lesen