Suara Susan tetap stabil, dia berkata dengan pelan.Dia berkata, "Pilihan pertama, aku menyerahkanmu ke kantor polisi. Aku nggak akan menghapus unggahan yang sudah kamu buat di internet, tetapi aku juga akan mengunggah video lengkap saat aku bertanding. Saat itu, biarlah para netizen yang menghakimi perbuatanmu.""Kalau aku melakukan itu, kurasa kamu juga bisa menebak akhirnya," lanjut Susan.Susan dengan jelas melihat berbagai emosi melintas di mata Rusman. Setelah beberapa saat, Rusman menggertakkan giginya. Dengan napas berat, dia bertanya, "Lalu, pilihan kedua?"Susan berkata, "Pilihan kedua, kamu memberitahuku siapa yang membantumu masuk, lalu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di internet. Dengan begitu, aku akan bersedia menyelesaikannya secara damai. Kamu nggak perlu pergi ke kantor polisi, dan aku jamin video saat kamu membuat keributan nggak akan kuunggah."Saat mendengar kata permintaan maaf secara terbuka, tatapan Rusman bergetar. Jelas dia tidak menerima hasil sep
Mehr lesen