Sejak tadi Susan sudah memperhatikan salah satu tangan Yunda terus bersembunyi di balik rok gaunnya, gerakannya kaku dan tidak wajar.Tanpa perlu berpikir panjang, Susan langsung menebak Yunda membawa alat perekam.Gaun malam yang dikenakan Yunda tidak memiliki saku.Kalau begitu, alat perekam itu hanya mungkin digenggam di tangannya.Begitu Susan menarik tangan Yunda ke depan, dugaannya terbukti.Di telapak tangan Yunda, sebuah alat perekam kecil tergenggam erat.Dengan nada datar, Susan berkata, "Nona Yunda, kalau begini caranya, sulit bagiku untuk berbicara denganmu."Melihat alat perekam itu terbongkar, raut wajah Yunda berubah-ubah.Beberapa detik kemudian, dia mengangkat tangannya dan mematikan alat perekam itu. "Begini sudah cukup, 'kan?" tanya Yunda.Susan mengulurkan tangannya ke depan, lalu berkata, "Berikan padaku. Aku mau melihatnya."Yunda mengerutkan kening dan berkata, "Kamu mencurigaiku?"Tanpa menjawab, Susan langsung merebut alat perekam itu, melemparkannya ke lantai,
อ่านเพิ่มเติม