Yang bisa diundang khusus untuk menghadiri upacara hanya segelintir pejabat tinggi pemerintahan serta para veteran yang pernah berjasa besar di medan perang. Memangnya siapa Arlo?Hendy tersenyum mengejek, lalu memandang Renata. "Paman, Bibi, Isyana, besok aku akan menyuruh kakakku jemput kalian. Sedangkan kamu ....""Aku sarankan jangan pura-pura. Ikut saja sekalian untuk menambah wawasan, supaya bisa membuat keputusan yang benar!"Setelah berkata begitu, Hendy pun pamit, lalu pergi.Begitu orangnya pergi, Renata langsung meledak. Dengan kesal, dia menatap Arlo dan berkata, "Arlo, bukannya aku mau ngomel! Apa salahnya berhubungan baik dengan Keluarga Pramono? Kenapa harus keras kepala melawan calon tokoh besar masa depan?"Arlo menjawab tak sabar, "Kalau kamu mau berhubungan baik, silakan saja. Tapi jangan bawa-bawa aku!"Renata merasa kesal, tetapi mengingat Arlo sekarang berbeda dari dulu, nadanya pun sedikit melunak."Sudahlah, aku juga malas ngomel lagi! Cuma satu kalimat, kali in
Leer más