Di ruang kantornya, Ares menekan tombol interkom di mejanya. "David, ke ruangan saya sekarang." Tak lama kemudian, David masuk dengan tablet di tangannya. "Ya, Pak Ares? Ada yang bisa saya bantu?" Ares menyandarkan punggungnya, menatap David dengan tatapan yang sulit dibantah. "Susun ulang jadwal perayaan ulang tahun perusahaan. Majukan menjadi minggu depan." David tertegun, jemarinya yang hendak mencatat jadwal mendadak berhenti. "Maaf, Tuan? Tapi bukankah anniversary kantor masih satu bulan lagi? Persiapannya baru berjalan tiga puluh persen." "Saya tidak peduli. Tambah vendor, kerahkan semua staf, atau bayar lembur lebih besar. Saya mau acara itu diadakan minggu depan," tegas Ares. David sedikit ragu, namun ia tahu jika bosnya sudah mengeluarkan perintah dengan nada seperti itu, tidak ada ruang untuk negosiasi. "Boleh saya tahu alasannya, Tuan? Agar saya bisa menyesuaikan tema acaranya." Ares terdiam sejenak, memutar pena di tangannya. "Kenzie akan segera berangkat k
Terakhir Diperbarui : 2026-02-26 Baca selengkapnya