Stephen saling lirik dengan Ginna. Mereka sedang makan makanan perayaan penyambutan kepulangan William di meja makan, tetapi kuping keduanya terus tertuju pada suara Ling Ling.Wanita itu tengah asyik bertelepon di ruangan sebelah. Namun, karena memang suara Ling Ling yang selalu heboh, hingga seluruh isi percakapan pun bisa didengar dengan jelas dan lengkap.“Aiyaaa! Iya, looh! Hotel punya menantunya Koh Lim itu, loh. Iya, loh. Yang dekat rumah sakit. Aiyaa! Tolong, ya.”“Jangan salah, begitu-begitu, dia punya banyak channel. Banyak istri-istri pengusaha besar yang temenan sama Mama. Entah juga, kenapa mereka mau temenan sama emak-emak cerewet berisik kayak Mama.” Stephen berbisik.“Eh, Mama itu menyenangkan, loh. Pembawaannya ceria. Wajar kalau banyak temannya.” Ginna membela sang mertua.“Terus itu bagaimana caranya Mama lacak si Gwen? Emang Mama mau pake cara apa? Polisi saja sampai sekarang gagal terus nangkap si Gwen, meski yaaa … memang pasti kongkalikong sama Roy yang pejabat
더 보기