Pagi itu, Jessy sudah berdiri di depan cermin besar kamarnya di Kemang dengan perasaan yang meledak-ledak. Ada kombinasi antara kegembiraan, kecemasan, dan gairah yang sudah lama tidak ia rasakan. Ia memilih pakaian santai—kaos tanpa lengan yang sedikit ketat dan celana pendek—namun di dalam tas jinjingnya, ia sudah menyiapkan senjata rahasia: sebuah pakaian renang two-piece berwarna merah marun yang ia beli di Singapura tahun lalu namun belum sempat ia pakai.Saat menuruni tangga, ia melihat Brian sudah berbincang akrab dengan Pak Baskoro. Brian tampak maskulin dengan kaos oblong putih yang menonjolkan bentuk dadanya dan celana kargo pendek."Sudah siap, Jess?" tanya Brian sambil berdiri, tatapannya menyapu penampilan Jessy dengan sopan namun ada kilat kekaguman yang tak bisa disembunyikan."Sudah, Mas. Ayo, nanti keburu siang, udaranya pasti makin panas," jawab Jessy sambil tersenyum manis.***Rumah pribadi Jessy di kawasan
더 보기