"Victor, Papi udah mati-matian jaga pola makan Mami kamu. Kamu malah nyeret dia ke tempat jajanan kayak gitu!" Victor hanya diam bersandar pada sandaran kursi mobil. Sementara Siti memegang tangan sang suami. "Mas, sebenernya aku punya kesempatan buat nolak kok. Tapi kan aku juga mau ke sana," bela Siti. Kini mereka ada di mobil van menuju ke pesta. Mobil Victor dibuat kempes bannya oleh sang ayah gara-gara kejadian tadi. Alhasil ia ikut di mobil ayahnya menuju tempat pesta. "Iya kamu juga salah, Yang. Aku khawatir sama kalian berdua," tegas Kieran. "Paham gak?" "Sama kalian berdua, maksudnya aku sama Mami, Pih?" tanya Victor tiba-tiba. Siti dan Kieran langsung menatapnya. "Becanda terus ya, kamu Vic!" ujar Kieran seolah ingin meninju anaknya. Siti pun langsung menengahi. "Tadi aku juga sempet mikir gitu." "Isi otak kalian sama atau gimana?" balas Kieran tambah kesal. Siti merasa ikut diomeli, tapi Victor yang menahan tawanya malah memilih pura-pura tidur.
Mehr lesen