Ternyata yang dipikirkan oleh Marissa bukan tentang uang, tapi tentang pekerjaannya. "Bukankah kau memasukan rambut palsu itu ke dalam koper, ya?" tanya Fanny. Marissa pun mengangguk. "Ya, sudah! Besok pas kita pulang, kau langsung pakai saja!" Fanny menyarankan, "Kita cari dulu! Besok, adakah pesawat yang terbang dini hari? Kalau ada, kita pulang dini hari saja! Bagaimana?" Fanny segera membuka ponsel untuk mencari jadwal penerbangan di aplikasi. "Perjalanan dari kota ini ke kota kita hanya satu jam, kan? Jadi, kalau kita berangkat dari sini dini hari, kau masih sempat pergi ke rumah itu sebelum pukul enam pagi!" "Enh, ya! Boleh juga!" Marissa mengangguk. Ia setuju dengan ide Fanny. Dengan cara itu, dirinya masih bisa menginap di hotel bersama Fanny dan Ray, juga masih bisa pergi bekerja di pagi harinya. Itu ide yang bagus. Tidak lama, taksi sudah sampai di depan gedung hotel. Marissa dan Fanny segera turun dari dalam mobil, lalu mengeluarkan satu koper berisi pakai
最終更新日 : 2026-01-09 続きを読む