“Benarkah? Tapi aku melihat nona Airin sangat membutuhkan bantuan ku.” Bisik Raditya menyeringai penuh arti. Jantung Airin berdegup sangat kencang, saat melihat bidikan tajam Raditya yang membuatnya ketakutan, apa lagi tubuh mereka menempel sampai tidak menyisakan ruang sedikit pun. “A-aku tidak bohong, biarkan aku pergi kalau tidak aku akan berteriak.” Sanggah Airin terpaksa mengancam, seraya memalingkan pandangannya ke samping. Raditya benar-benar kecewa melihat sikap Airin yang sangat berubah drastis, tidak sewaktu dulu. “Apa kamu begitu mencintai suami mu, Airin?” Airin memejamkan kedua mata, ketika Raditya melontarkan satu pertanyaan bernada sinis. Yang membuatnya terkadang jengah. “Iya! Aku sangat mencintai mas Adrian, tolong jangan bertanya seperti itu lagi, Dokter Raditya seharusnya tahu batasan atas status ku!” Jawab Airin tegas. Tatapan keduanya saling bertemu, kata-kata Airin menyulut emosi Raditya sampai kedua mata lelaki itu seketika memerah. “Heh, b
最終更新日 : 2025-12-28 続きを読む