“Wil, tunggu dulu, ih!” Vera berhasil mengejar Wilona yang sudah melangkah cepat menuju pintu keluar mall. Nafasnya sedikit terengah, tapi ia tetap berusaha mengejar sahabatnya. Wilona menoleh sekilas, mata berbinar kesal.“Kamu ngambek lagi?” tanya Vera setengah geli, setengah khawatir.“Menurut kalian?” balas Wilona cepat, nada suaranya penuh emosi. “Sumpah ya, kebiasaan banget dia pergi tiba-tiba!”Tika, yang berjalan sedikit di belakang, mencoba menenangkan suasana.“Mungkin tadi ada yang urgent, Wil,” katanya lembut.Sekejap, Wilona menatap Tika tajam, seolah tidak percaya.“Urgent? Selalu aja urgent dari dulu!” gerutunya, tangan terkepal di samping tubuh.Vera menghela napas sambil mencoba memahami sahabatnya.“Bener juga sih… Entah Maya atau siapa, pokoknya yang berhubungan sama BEM. Pasti dia bilang urgent!” imbuhnya sambil mengangkat bahu.Wilona mendengus kesal, matanya menatap ke depan, fokus pada tujuan. “Dah lah, aku mau ke banda
最終更新日 : 2026-01-25 続きを読む