"Tapi, kamu yakin kamu baik-baik saja, 'kan?" tanya Kelvin sambil berjongkok sedikit dan kembali menatap mata Jev, kembali memastikan luka bocah itu sudah ditangani dengan benar."Iya, Om Kelvin. Om Dimas sudah obati aku," jawab Jev dengan ceria seperti biasanya.Kelvin menghela napas lega. Sejujurnya, jantungnya sudah hampir berhenti berdetak saat salah satu staf melaporkan Jev menghilang. Lagi pula, saat dia menelepon Lydia, wanita itu sudah sangat panik dan cemas karena Jev tidak ditemukan di mana pun."Aku benar-benar menghargai bantuanmu, Pak Dimas," ujar Kelvin dengan tulus."Nggak masalah. Kebetulan aku berada di dekatnya saat dia jatuh," jawab Dimas sambil mengusap kepala Jev dengan lembut"Kamu sudah bilang terima kasih belum, Jev? Kita harus cari Tante dan Ibu, mereka sangat khawatir," tanya Kelvin dengan nada yang lembut, tetapi tegas."Ibu sudah datang?" tanya Jev yang wajahnya langsung bersinar."Sudah," jawab Kelvin sambil tersenyum kecil."Kalau begitu, ayo pergi. Aku ma
Mehr lesen