"Bu Aulia bilang teman baik harus saling berbagi," jawab salah satu anak dengan percaya diri. Anak-anak lainnya mengangguk penuh semangat.Dimas juga mengangguk, tampak benar-benar tersentuh. "Pelajaran yang luar biasa. Terima kasih sudah mengajarkannya kepadaku.""Pak Dimas, ayo makan sama kami!" seru salah satu anak."Ya, Pak Dimas," tambah Marina dengan malu-malu sambil menyerahkan kotak susu stroberi kecil. "Ini untukmu."Dimas tersenyum cerah. "Terima kasih, Gadis Kecil. Siapa namamu?""Marina," jawabnya pelan."Kalau begitu, Marina, aku menerimanya dengan senang hati."Mereka melanjutkan makan siang dengan tawa ringan. Udara dipenuhi kepolosan dan kegembiraan. Sekarang Dimas memegang berbagai macam makanan. Nugget, potongan sandwich, bahkan kotak jus. Semuanya diberikan tanpa ragu oleh anak-anak di sekitarnya. Bagi mereka, dia bukan sekadar orang dewasa, tetapi sudah menjadi bagian dari lingkaran kecil mereka."Pak Dimas." Jevan bertanya dengan penasaran, matanya membesar, "Kamu
Mehr lesen