Ayura Nayara pernah menjadi korban tabrak lari empat tahun lalu. Malam itu, ia dan ayahnya baru saja pulang dari karnaval di tengah kota. Saat itu mereka masih tinggal di sebuah kota kecil yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk. Malam ulang tahunnya yang ketiga belas seharusnya menjadi kenangan bahagia—hingga segalanya berubah menjadi petaka. Mereka terlalu larut menikmati karnaval hingga baru pulang lewat tengah malam. Hujan turun deras tanpa peringatan. Jalanan licin, sementara rumah mereka berada di pelosok, melewati jalur panjang yang dikelilingi pohon-pohon pinus dengan penerangan seadanya. Petir menyambar, membelah langit dengan cahaya menyilaukan, disusul suara guntur yang menggelegar. Meski begitu, ayah Ayura masih mampu mengendalikan kemudi dengan tenang. Sampai dari arah berlawanan, sebuah mobil melaju kencang, seolah tak terkendali. Mobil itu oleng, membanting setir, lalu menghantam kendaraan mereka dengan keras. Sejak malam itu, hidup Ayura berubah. Ayahnya tak pe
Last Updated : 2026-01-09 Read more