“Banyak perempuan merasa mual, gampang kedinginan, atau seperti mau sakit di awal kehamilan,” ujar dokter sambil mencatat. “Selama tidak disertai keluhan berat, itu tanda tubuh sedang merespons hormon kehamilan. Jadi jangan langsung khawatir.” Satria masih ingat betul masa itu. Sepuluh tahun lalu, ketika satu kalimat dari dokter mengubah cara ia membaca dunia. Sejak hari Nadine dinyatakan hamil, isi kepalanya ikut bergeser. Buku-buku bisnis perlahan tergeser oleh bacaan tentang kehamilan, hormon, nutrisi, pola tidur, hingga hal-hal kecil yang bahkan jarang diperhatikan lelaki lain. Di sela rapat, di ruang tunggu bandara, di kursi belakang mobil, yang ia baca bukan lagi angka dan grafik, melainkan tubuh perempuan yang sedang membawa kehidupan. Ia sudah terlalu siap. Ironisnya, hampir semua kesiapan itu tak pernah benar-benar terpakai. Nadine tidak mengalami apa yang tertulis di buku-buku itu. Tidak mual berlebihan. Tidak mudah lelah. Tidak menggigil. Ia tetap tajam, tetap bergerak
Last Updated : 2026-02-02 Read more