Rumah tidak lagi sama. Padahal baru tadi pagi Calista berdiri di ruang tamu dengan tatapan ibunya penuh kebahagiaan. Calista mengenakan kebaya, menahan gugup karena akan bertunangan. Masih ada dekorasi bunga di sudut ruangan, masih ada pita yang belum dilepas.Sekarang, di tempat yang sama, namun dengan suasana duka.Suara doa bergema pelan. Tangis bercampur bisik-bisik pelayat.Dan di tengah semuanya Calista duduk diam di dekat jenazah ibunya.Tatapannya kosong, tidak ada lagi air mata dan jeritan seperti di rumah sakit.Tangannya terus saja menggenggam ujung kain putih yang menutupi tubuh ibunya."Calista," panggil Rita pelan. Suara Rita terdengar parau. "Istirahat dulu, Nak."Calista menggeleng."Aku di sini aja," jawabnya datar.Rita menutup mulutnya, menahan tangis yang kembali keluar saat melihat Calista.Dimas berdiri tidak jauh dari sana. Matanya merah, tapi ia berusaha tetap tegar. Sejak tadi, dialah yang mengurus semuanya. Menghubungi keluarga jauh, mengurus administrasi, me
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-17 อ่านเพิ่มเติม