‘Apa?’ batin Emily terkejut.Semua pelayan menunduk hormat kecuali Emily lalu mengucapkan serempak, “Selamat datang, Nyonya Alice.”Mata Emily bertemu pandang dengan Lucien. Tanpa harus berkata dengan suara keras, Emily tahu yang diperintahkan Lucien walau hanya dengan tatapan mata.Dengan setengah hati, Emily menunduk hormat dengan bibir bergerak pelan tanpa suara, “Selamat datang.”“Terima kasih sambutannya.”Alice berkata dengan suara lembut menatap satu per satu pelayan yang berjajar rapi di hadapannya. Alisnya berkerut saat melihat Emily. Dialihkan tatapannya pada Lucien.“Marquess, kau memiliki pelayan baru?” tanya Alice dengan suara yang bisa dikatakan lebih keras daripada biasanya.“Selalu ada pelayan baru setiap tahun, Alice.”Lucien menanggapi ucapan itu dengan kesan mengejek bagi Emily. Seolah dirinya hanya pelayan biasa yang akan pergi tidak lama lagi dikarenakan tidak betah.Alice mengangguk dengan senyum yang ramah bagi orang yang memandangnya. “Kuharap kalian betah bek
Last Updated : 2026-02-23 Read more