"Bella, Sayang! Coba keluar sebentar, lihat siapa yang datang," panggil Citra Dewi dengan nada suara yang terdengar begitu ceria dan bersemangat. Sembari mengelap tangannya yang basah, Bella melangkah keluar dari dapur menuju ruang depan. Namun, begitu kakinya menginjak halaman teras, langkah Bella seketika berhenti. Seluruh pasokan udara di paru-parunya seolah tersedot habis, dan matanya membelalak tak percaya. Juna sedang berdiri di depan pagar, membukakan pintu mobil taxi. Namun, bukan sosok suaminya yang membuat jantung Bella berpacu gila-gilaan, melainkan tiga orang yang berdiri di belakang Juna. Ada Ayah dan Ibunya, serta Mbok Yuli. Suasana haru seketika menyeruak, menggetarkan hati Bella. Baru semalam Juna berkata akan mengundang keluarganya, dan siang ini, keajaiban itu benar-benar nyata di depan matanya. Bagaimana bisa suaminya membawa mereka secepat ini ke rumah kecil di daerah pesisir? Citra Dewi yang melihat kecanggungan itu segera melangkah maju dan tersenyum rama
Read more