“Oh hell …. Apa yang kamu lakukan di sini, Dokter Darrel McKenzie?” Sebelum menekan handle pintu ke bawah, Rayden mengintip melalui lubang intip yang ada di daun pintu. Namun saat Rayden memicingkan mata untuk melihat dengan jelas siapa yang datang kala itu, tubuhnya seketika membeku, kaku. Itu Dokter Ken! Tanpa banyak kata, Rayden langsung membuka pintu, melayangkan konfrontasi pada Ken. Agar Dea tak melihatnya, Rayden segera menyeret sosok yang ia kenal itu untuk masuk ke dalam kamar Aurin. Di belakangnya, Rega ikut masuk. Di dekat pintu, Rayden mencecar pria berkemeja coklat gelap itu dengan tatapan sinis. Tangannya bersendekap di depan dada, wajahnya mendongak angkuh. Kedatangan Ken di sini cukup mencurigakan, mengusik ketenangan. Apalagi yang Rayden tahu, Ken adalah sahabat baik Dea. Benak mulai menduga, saat beberapa kali periksa, Dea pasti telah membayar Ken untuk tutup mulut. Lalu, Ken juga menukar alat USG Dea dan Aurin. Sial! Artinya, Ken perlu dia
Mehr lesen