“Tuan, apa yang terjadi?”Rayden keluar dengan penampilan yang kacau. Jack dan Rega segera menopang tubuh pria itu.Di belakangnya, Vince berjalan sempoyongan. Kedua tangannya menyibak kerumunan dan berkata, “Minggir!”Rayden tak bergeming. Dia tetap di ambang pintu, tubuh besarnya tidak menghalangi jalan Vince untuk keluar dari sana, justru pintu itu masih cukup lebar kalau hanya digunakan lewat.Saat Vince berada tepat di dekat Rayden, ia menatapnya dengan sengit. “Pecundang!” Rayden tak berniat memberi bogem mentah lagi ke wajah Vince, ia memilih membiarkan pria itu berlalu begitu saja tanpa sepatah kata pun.Setelah tubuh Vince menghilang di ujung lorong, Rayden menatap beberapa anak buahnya yang menatapnya dengan cengo.“Tuan, ada apa?” Rega mendesak, dia sempat berpikir apakah tuannya itu memukuli Vince dengan brutal?“Dia mengakui semuanya, tentang perselingkuhannya dengan Dea,” sahut Rayden ringan, tega
Mehr lesen