Serena mengecap jari itu dan merasakan rasa asin dan aroma samar logam yang begitu memikat. “Sial, ada yang salah dengan diriku. Kenapa aku begitu menikmatinya?” batinnya.“Rasanya sangat nikmat bercinta dengan mulutmu,” ujar Jackie dengan seringai tampan yang memabukkan.Jackie kemudian membalikkan tubuh Serena sehingga wanita itu berdiri berhadapan dengannya. “Jangan menangis lagi, itu membuatku sedih.”Serena mengangguk mengiyakan dengan patuh. “Aku akan belajar untuk memahami karaktermu,” balas Serena.“Itu sungguh berani, siapapun tidak akan bisa mengerti karakterku, bahkan diriku sendiri tidak mampu mengendalikan karakterku,” ujar Jackie.“Aku akan berusaha keras,” tegas Serena.“Terserah dirimu saja, yang terpenting saat ini aku ingin meminta hakku setelah berhasil memuaskanmu,” tuntut Jackie yang membuat tubuh Serena bergetar hebat.Tangan Jackie bergerak ke bawah dan mencengkeram pinggiran baju tidur Serena. Dia
อ่านเพิ่มเติม